Makna Ayat
Allah SWT memberitahukan bahwa kekasih-kekasih-Nya adalah mereka yang beriman dan bertakwa, seperti yang ditafsirkan oleh banyak ulama. Dengan demikian, setiap orang yang bertakwa adalah wali (kekasih) Allah.
Ayat Pertama
{لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ}
{#tidak ada kekhawatiran terhadap mereka.#} (Yunus, [10:62])
Dalam menghadapi masa mendatangnya, yaitu kengerian-kengerian dan hal-hal yang sangat menakutkan di hari akhirat nanti.
Ayat Kedua
{وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Terhadap apa yang ada di belakang mereka di dunia.
Hadis Pertama
Abdullah ibnu Mas'ud, Ibnu Abbas, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama salaf telah mengatakan bahwa wali-wali Allah adalah orang-orang yang apabila terbersit perasaan riya dalam hati mereka, maka mereka segera ingat kepada Allah.
Hadis Kedua
Ibnu Jarir mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Abu Hisyam Ar-Rifa'i, telah menceritakan kepada kami Abu Fudail, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Imarah ibnul Qa'qa', dari Abu Zur'ah, dari Amr ibnu Jarir Al-Bajali, dari Abu Hurairah RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{اِنَّ مِنْ عِبَادِ اللّٰهِ عِبَادًا يَغْبِطُهُمُ الْاَنْبِيَاءُ وَالشُّهَدَاءُ}
{#"Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat banyak hamba yang para nabi dan para syuhada merasa iri melihat mereka."#}
Hadis Ketiga
Ketika ditanyakan, "Siapakah mereka itu, wahai Rasulullah? Mudah-mudahan kami dapat mencintai mereka." Rasulullah SAW bersabda:
{هُمْ قَوْمٌ تَحَابُّوْا فِى اللّٰهِ مِنْ غَيْرِ اَمْوَالٍ وَلَا اَنْسَابٍ وُجُوْهُهُمْ نُوْرٌ عَلٰى مَنَابِرَ مِنْ نُوْرٍ لَا يَخَافُوْنَ اِذَا خَافَ النَّاسُ وَلَا يَحْزَنُوْنَ اِذَا حَزِنَ النَّاسُ}
{#"Mereka adalah suatu kaum yang saling mengasihi karena Allah tanpa ada harta benda dan tanpa nasab (keturunan di antara sesama mereka), wajah mereka bercahaya berada di atas mimbar-mimbar dari nur (cahaya). Mereka tidak merasa khawatir di saat manusia dicekam oleh kekhawatiran, mereka pun tidak bersedih hati di saat manusia bersedih hati."#}
Ayat Ketiga
{اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Hadis Keempat
Imam Abu Daud meriwayatkannya pula melalui hadis Jarir, dari Imarah ibnul Qa'qa' dari Abu Zur'ah, dari Amr ibnu Jarir, dari Umar ibnul Khattab RA, dari Nabi SAW dengan lafaz yang semisal.
Hadis Kelima
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Abus Saib, telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah, dari Al-A'masy, dari Abu Saleh, dari Ata ibnu Yasar, dari seorang lelaki dari kalangan penduduk Mesir, dari Abu Darda sehubungan dengan makna firman-Nya: {#Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat.#} (Yunus, [10:64]); Bahwa ada seorang lelaki bertanya kepada Abu Darda mengenai makna ayat ini, lalu Abu Darda menjawab, "Sesungguhnya engkau telah menanyakan sesuatu yang belum pernah aku dengar ada seseorang menanyakannya selain seorang lelaki yang pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentangnya. Maka Rasulullah SAW menjawab:
{هِيَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الرَّجُلُ الْمُسْلِمُ اَوْ تُرٰى لَهٗ}
{#"Hal itu berupa mimpi yang baik yang dilihat oleh seorang muslim atau mimpi baik yang diperlihatkan kepadanya, sebagai berita gembira buatnya dalam kehidupan di dunia, sedangkan berita gembira untuknya dalam kehidupan di akhirat adalah surga."#}
Ayat Keempat
{اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Hadis Keenam
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdur Razzaq, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Al-A'masy, dari Zakwan ibnu Abu Saleh, dari seorang lelaki, dari Abu Darda RA, dari Nabi SAW sehubungan dengan makna firman-Nya: {#Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat.#} (Yunus, [10:64]) Nabi SAW bersabda menerangkan hal tersebut:
{الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ اَوْ تُرٰى لَهٗ}
{#"Mimpi yang baik yang dilihat oleh seorang muslim atau mimpi yang baik yang diperlihatkan kepadanya."#}
Ayat Kelima
{اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Hadis Ketujuh
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Aban, telah menceritakan kepada kami Yahya, dari Abu Salamah, dari Ubadah ibnus Samit; ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang makna firman-Nya: {#Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat.#} (Yunus, [10:64]) Maka Rasulullah SAW bersabda:
{لَقَدْ سَاَلْتَنِيْ عَنْ شَيْءٍ مَا سَاَلَنِيْ عَنْهُ اَحَدٌ مِنْ اُمَّتِيْ -اَوْ اَحَدٌ قَبْلَكَ. قَالَ تِلْكَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الرَّجُلُ الصَّالِحُ اَوْ تُرٰى لَهٗ}
{#"Sesungguhnya kamu menanyakan sesuatu kepadaku yang belum pernah ditanyakan dari kalangan umatku atau tiada seoran pun yang menanyakannya sebelum kamu; itu adalah mimpi yang baik yang dilihat seseorang atau diperlihatkan kepadanya."#}
Ayat Keenam
{اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Hadis Kedelapan
Ibnu Jarir meriwayatkannya dari hadis Musa ibnu Ubadah, dari Ayyub ibnu Khalid ibnu Safwan, dari Ubadah ibnu Samit; ia pernah berkata kepada Rasulullah SAW mengenai firman-Nya: {#Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat.#} (Yunus, [10:64]) Ia mengatakan, "Kami telah mengetahui bahwa berita gembira di akhirat adalah surga, maka apakah yang dimaksud dengan berita gembira di dunia?" Rasulullah SAW bersabda:
{الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْعَبْدُ اَوْ تُرٰى لَهٗ وَهِيَ جُزْءٌ مِنْ اَرْبَعَةٍ وَاَرْبَعِيْنَ جُزْءًا اَوْ سَبْعِيْنَ جُزْءًا مِنَ النُّبُوَّةِ}
{#"Mimpi yang baik yang dilihat oleh seorang hamba atau yang diperlihatkan kepadanya. Mimpi yang baik itu merupakan suatu bagian dari empat puluh empat atau tujuh puluh bagian dari kenabian."#}
Ayat Ketujuh
{اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Hadis Kesembilan
Imam Ahmad mengatakan pula bahwa telah menceritakan kepada kami Bahz, telah menceritakan kepada kami Hammad, telah menceritakan kepada kami Abu Imran, dari Abdullah ibnus Samit, dari Abu Dzar, bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, bagaimanakah dengan seorang lelaki yang melakukan amalnya, lalu mendapat pujian dari manusia dan sanjungan mereka kepadanya atas amalnya itu?" Maka Rasulullah SAW menjawab:
{تِلْكَ عَاجِلُ بُشْرَى الْمُؤْمِنِ}
{#"Hal itu adalah berita gembira yang disegerakan untuk orang mukmin."#}
Ayat Kesepuluh
{اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Hadis Kesepuluh
Imam Ahmad mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Hasan (yakni Al-Asy-yab), telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah, telah menceritakan kepada kami Darraj dari Abdur Rahman ibnu Jubair, dari Abdullah ibnu Amr, dari Rasulullah SAW Disebutkan bahwa Rasulullah SAW membacakan firman-Nya: {#Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia.#} (Yunus, [10:64]) Lalu beliau SAW bersabda:
{الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يُبَشَّرُهَا الْمُؤْمِنُ هِيَ جُزْءٌ مِنْ تِسْعَةٍ وَاَرْبَعِيْنَ جُزْءًا مِنَ النُّبُوَّةِ فَمَنْ رَاٰى ذٰلِكَ فَلْيُخْبِرْ بِهَا وَمَنْ رَاٰى سِوٰى ذٰلِكَ فَاِنَّمَا هُوَ مِنَ الشَّيْطٰنِ لِيُحْزِنَهٗ فَلْيَنْفُثْ عَنْ يَسَارِهٖ ثَلَاثًا وَلِيُكَبِّرْ وَلَا يُخْبِرْ بِهَا اَحَدًا}
{#"Mimpi yang baik yang disampaikan kepada seorang mukmin sebagai berita gembira baginya adalah suatu bagian dari empat puluh sembilan bagian dari kenabian. Maka barang siapa yang melihat hal itu dalam mimpinya, hendaklah ia menceritakannya. Dan barang siapa yang melihat selain itu, maka sesungguhnya hal itu hanyalah dari setan dengan maksud untuk membuatnya bersedih hati. Untuk itu hendaklah ia meludah ke arah kirinya sebanyak tiga kali seraya bertakbir, dan janganlah ia menceritakan hal itu kepada seorang pun."#}
Ayat Kesebelas
{اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Hadis Keduabelas
Ibnu Jarir mengatakan bahwa telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnu Abu Hatim Al-Mu-addib. telah menceritakan kepada kami Ammar ibnu Muhammad, telah menceritakan kepada kami Al-A'masy, dari Abu Saleh, dari Abu Hurairah dari Nabi SAW sehubungan dengan firman-Nya: {#Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat.#} (Yunus, [10:64]) Lalu beliau SAW bersabda:
{هِيَ فِى الدُّنْيَا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْعَبْدُ اَوْ تُرٰى لَهٗ وَهِيَ فِى الْاٰخِرَةِ الْجَنَّةُ}
{#"Di dunia berupa mimpi yang baik yang dilihat oleh seorang hamba atau diperlihatkan kepadanya, sedangkan di akhirat berita gembira itu adalah surga."#}
Ayat Keduabelas
{اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ}
{#Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.#} (Yunus, [10:62])
Hadis Keduapuluh
Ibnu Jarir mengatakan pula bahwa telah menceritakan kepadaku Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar ibnu Ayyasy, telah menceritakan kepada kami Hisyam, dari Ibnu Sirin, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ هِيَ الْبُشْرٰى يَرَاهَا الْمُسْلِمُ اَوْ تُرٰى لَهٗ}
{#"Mimpi yang baik adalah berita gembira yang dilihat oleh orang muslim atau diperlihatkan kepadanya."#}
Ayat Keduapuluh
{*اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْ
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.