Makna Ayat
Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? Ini adalah ungkapan pengagungan dan pembesaran untuk neraka hawiyah ini, ditanyakan apakah itu? Apakah anda tahu neraka itu. Sungguh dia adalah sesuatu yang besar, dia adalah neraka yang amat panas, yang derajat panasnya sampai pada puncak tertinggi. Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam telah bersabda tentangnya:
Neraka lebih panas dibanding api dunia dengan kelipatan sembilan puluh sembilan kali lipat"(1) jika Anda memperhatikan api dunia semuanya, baik api kayu bakar atau daun atau api kompor atau yang lebih besar dari itu, maka tetap;ah api neraka lebih panas sembilan puluh sembilan kali lipat dari itu semua, nasalullaaha al-'aafiyah.
Dalam Ayat Ini Terkandung Ancaman dan Peringatan
Dalam ayat ini terkandung ancaman dan peringatan dari hari ini, dan bahwa manusia tidak akan keluar dari dua kondisi: Bisa jadi dia sesorang yang lebih berat kebaikan-kebaikannya atau dia menjadi orang yang lebih berat keburukan-keburukannya.
Timbangan di Hari Kiamat
Di dalamnya juga terdapat dalil yang menunjukkan bahwa pada hari kiamat akan ada timbangan-timbangan. Dan telah datang dalil-dalil yang menyebutkan bahwa itu adalah timbangan, apakah dia satu timbangan ataukah lebih dari satu?
Timbangan Hanya Satu
Sebagian ahli Ilmu mengatakan bahwa timbangan tersebut hanya satu, disebutkan dengan bentuk jamak karena menyesuaikan dengan yang ditimbang. Karena dengan timbangan tersebut ditimbang kabaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan, dan ditimbang dengannya kebaikan-kebaikan fulan dan fulan, dan ditimbang juga dengannya kebaikan-kebaikan umat ini dan umat lainnya. Maka timbangan tersebut dibentuk dengan jamak karena disesuaikan dengan yang ditimbang, bukan karena jumlah timbangannya itu sendiri (yang jamak). Tetapi timbangan itu hanya satu saja.
Timbangan Banyak
Sebagian Ahli Ilmu mengatakan bahwa timbangan tersebut banyak, setiap umat mempunyai timbangan sendiri, dan setiap amalan ada timbangan mizannya, oleh karenanya disebutkan dengan bentuk jamak. Dan yang paling nampak jelas wallaahu a'lam, timbangan tersebut hanya satu timbangan, tetapi dia disebutkan dengan jamak karena menyesuaikan dengan sesuatu yang ditimbang sesuai dengan amalan perbuatan, atau sesuai dengan umat-umat juga disesuaikan dengan person-person setiap orang.
Kondisi Manusia
Di dalam ayat ini juga terkandung dalil yang menunjukkan bahwa manusia, apabila kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukannya seimbang, maka kondisinya ini tidak dijelaskan oleh ayat ini, akan tetapi Allah Ta'ala menjelaskan dalam surat al-A'raf bahwa mereka tidak akan masuk ke dalam neraka, akan tetapi mereka akan ditahan di tempat yang disebut dengan al-A'raaf, dan Allah Ta'ala menyebutkan apa-apa yang terjadi antara mereka dengan orang-orang yang beriman, dan mereka itu apa bila diperlihatkan kepada penduduk neraka mereka akan mengatakan
Ya Tuhan kami janganlah jadikan kami bersama orang-orang yang zalim" Kita meminta kepada Allah 'Azza Wa Jalla agar menjadikan kita termasuk orang yang lebih berat kebaikannya dari pada keburukannya, juga mengampuni kita dan memperlakukan kita dengan kemaafannya sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (1) Dikeluarkan oleh Bukhari (3265) dan Muslim (2843) dari hadits Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu.