Makna kata
(مُوسَىٰ) muusaa : Musa bin Imran, Kaliimullah (orang yang Allah ajak bicara secara langsung) dan rasul-Nya kepada Bani Israil.
(بَِٔايَٰتِنَا) bi aayaatinaa : 9 ayat yang sebagian besarnya disebutkan dalam surat Al-A’raaf
(وَسُلۡطَٰنٖ مُّبِينٍ) wa sulthaanim mubiin : argumen yang kuat untuk mengalahkan Firaun, musuh Allah.
Makna ayat
Inilah sebuah potongan kisah Musa ‘alaihi salam dan Firaun yang tercantum pada 4 ayat pendek, Allah ta’alaa berfirman-Nya (وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا مُوسَىٰ) setelah Kami utus Syu’aib kepada penduduk Madyan, Kami mengutus Musa bin Imran bersama (بَِٔايَٰتِنَا) ayat-ayat Kami sebagai tanda (dia adalah utusan Allah) dan benarnya dakwah dan ajakannya. (وَسُلۡطَٰنٖ مُّبِينٍ) argumentasi yang kuat lagi jelas atas diharuskannya mentauhidkan Allah dan batilnya sesembahan selain-Nya, seperti Firaun—laknat Allah atasnya—ketika ia berkata: (وَقَالَ فِرۡعَوۡنُ يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡمَلَأُ مَا عَلِمۡتُ لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرِي) “Aku tidak tahu bahwa ada tuhan selain aku.”
Pelajaran dari ayat
• Orang yang ditetapkan celaka tidak akan beriman dengan ayat-ayat-Nya, bahkan membantah dan mendustakanya, sehingga ia binasa.
• Kuatnya argumentasi dan bukti tidak memastikan ketaatan dan keimanan seseorang.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.