Makna Ayat
Allah SWT menyebutkan bahwa Dia berkuasa untuk menjadikan seluruh manusia sebagai umat yang satu dalam hal keimanan atau kekufurannya. Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan-Nya dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:
{#Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya.#} (Yunus, [10:99])
Adapun firman Allah SWT:
{#tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu.#} (Hud: 118-119)
Maksudnya, perselisihan masih tetap ada di kalangan manusia dalam masalah agama, dan akidah mereka menjadi terbagi ke dalam berbagai mazhab dan pendapat.
Orang-Orang yang Dirahmati
Ikrimah mengatakan bahwa mereka masih tetap berselisih pendapat dalam hal petunjuk. Al-Hasan Al-Basri mengatakan, mereka berselisih pendapat dalam masalah rezeki; sebagian dari mereka menguasai sebagian yang lain. Tetapi pendapat yang terkenal dan yang sahih adalah yang pertama tadi.
Firman Allah SWT
{#kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu.#} (Hud, [11:119])
Artinya, kecuali orang-orang yang diberi rahmat dari kalangan para pengikut rasul-rasul; yaitu mereka yang tetap berpegang teguh kepada perintah-perintah agama yang diwajibkan atas diri mereka dan disampaikan oleh rasul-rasul Allah kepada mereka.
Hadis Nabi SAW
{#Sesungguhnya orang-orang Yahudi itu telah berpecah belah menjadi tujuh puluh satu golongan, dan sesungguhnya orang-orang Nasrani itu telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan kelak umat ini akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya masuk neraka kecuali satu golongan.#}
Lalu para sahabat bertanya, "Siapakah mereka yang satu golongan itu, wahai Rasulullah?" Rasulullah SAW menjawab:
{#"(Orang-orang yang) mengerjakan apa yang aku dan sahabat-sahabatku mengerjakannya."#}
Makna Ayat
{#tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.#} (Hud: [11:118]-[11:119])
Makna yang dimaksud ialah bahwa untuk rahmat dan perselisihan Allah menciptakan mereka.
Pendapat Ulama
Ibnu Wahb mengatakan, telah menceritakan kepadaku Muslim ibnu Khalid, dari Abu Najih, dari Tawus, bahwa pernah ada dua orang lelaki bersengketa kepadanya dengan persengketaan yang sengit. Lalu Tawus berkata, "Kalian sering bertengkar dan berselisih pendapat." Salah seorang di antara keduanya menjawab, "Memang demikianlah kita diciptakan.' Tawus berkata, "Kamu dusta." Lalu lelaki itu berkata, "Bukankah Allah SWT telah berfirman: {#tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.#} (Hud: [11:118]-[11:119])?" Tawus berkata, "Allah tidaklah menciptakan mereka agar mereka berselisih pendapat, tetapi Dia menciptakan mereka agar bersatu dan untuk dirahmati."
Firman Allah SWT
{#Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.#} (Hud, [11:119])
Al-Hasan Al-Basri (menurut suatu riwayat yang bersumberkan darinya) menyebutkan bahwa makna ayat ini ialah mereka diciptakan untuk berselisih pendapat.
Pendapat Lain
Menurut pendapat lain, makna yang dimaksud ialah bahwa untuk rahmat dan perselisihan Allah menciptakan mereka.
Firman Allah SWT
{#Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan bahwa sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) kesemuanya.#} (Hud, [11:119])
Allah SWT menyebutkan bahwa telah ditetapkan di dalam qada dan takdirNya berkat pengetahuan-Nya yang Maha Sempurna dan kebijaksanaanNya yang Mahaperiksa, bahwa di antara makhluk yang diciptakan-Nya ada yang berhak mendapat surga, ada pula yang berhak mendapat neraka. Dan sudah merupakan suatu kepastian bahwa Dia akan memenuhi neraka Jahanam dari kedua jenis makhluknya, yaitu jin dan manusia.
Hadis Nabi SAW
"Surga dan neraka mengadu (kepada Allah). Surga berkata, 'Mengapa aku, tiada yang memasuki aku kecuali hanya orang-orang yang lemah dan orang-orang yang rendah?' Neraka berkata, 'Aku dipilih untuk tempat orang-orang yang angkuh dan orang-orang yang kelewat batas.' Maka Allah SWT berfirman kepada surga, 'Engkau adalah rahmat-Ku, Aku merahmati orang yang Aku kehendaki denganmu.' Dan berfirman kepada neraka, 'Engkau adalah azab-Ku, Aku membalas denganmu terhadap orang yang Aku kehendaki. Dan bagi masing-masing dari kamu berdua Aku akan memenuhinya.'"
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.