Mereka dilanda kebingungan, tidak mengetahui takwil mimpi itu sama sekali. قَالُوا أَضْغَاثُ أَحْلَامٍ "Mereka menjawab, '(Itu) adalah mimpi-mimpi yang kosong'," mimpi-mimpi yang tidak memiliki hasil apa pun dan tidak mempunyai penakwilan. Ini adalah kemantapan pendapat dari mereka atas perkara yang tidak mereka ketahui dan pengajuan alasan dari mereka dengan sesuatu yang tidak pantas untuk dijadikan alasan.
Makna kata
Mereka menjawab dengan kata-kata yang tidak bermakna, seperti mimpi-mimpi yang kosong. Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu.
Makna ayat
قَالُوا أَضْغَاثُ أَحْلَامٍ "Mereka menjawab, '(Itu) adalah mimpi-mimpi yang kosong'," mimpi-mimpi yang tidak memiliki hasil apa pun dan tidak mempunyai penakwilan.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Mereka berkata, وَمَا نَحْنُ بِتَأْوِيلِ الأحْلَامِ بِعَالِمِينَ "Dan kami sekali-kali tidak tahu mena'birkan mimpi itu", maksudnya, kami tidak mampu menafsirkan kecuali hanya mimpi saja.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Adapun tentang bunga tidur, yang berasal dari setan atau dari bisikan hati (yang mendominasi), maka kami tidak (perlu) menafsirkannya.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Akhirnya, mereka memadukan antara ketidaktahuan dan ketegasan bahwa itu merupakan mimpi-mimpi kosong semata, dengan sikap ujub terhadap diri sendiri, di mana mereka tidak (terus terang) mengucapkan, "Kami tidak mengetahui penakwilannya!"
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Kejadian itu juga merupakan bukti perhatian Allah ﷻ kepada Yusuf ‘alaihissalam ‘alaihissalam. Seandainya dia langsung mena'birkan kandungan mimpi itu, sebelum ditawarkan oleh raja kepada orang-orang terkemuka dan para ulama negeri itu lalu mereka tidak mampu menakwilkannya, maka tidak akan menimbulkan pengaruh yang membekas.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Namun, ketika sang raja menyampaikannya kepada mereka dan akhirnya tidak mampu menjawab, maka sang raja akan benar-benar memikirkannya.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Ketika Yusuf ‘alaihissalam berhasil mena'birkannya, maka dia mempunyai kedudukan tinggi di sisi mereka.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Ini sepadan dengan peristiwa saat Allah ﷻ memperlihatkan keutamaan Adam di atas para malaikat dengan ilmu setelah Allah ﷻ mengajukan pertanyaan kepada mereka, tapi mereka tidak mengetahuinya.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Kemudian Allah ﷻ bertanya kepada Adam, maka ia mampu menjelaskan kepada mereka nama-nama segala sesuatu.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Melalui itu, terbuktilah kelebihannya.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Sebagaimana Allah ﷻ memperlihatkan keutamaan manusia yang paling utama Muhammad, di Hari Kiamat kelak, dengan mengilhamkan makhluk-makhluk untuk memohon syafa'at melalui Adam, kemudian Nuh, selanjutnya kepada Ibrahim, lalu Musa dan berikutnya kepada Isa ‘alaihissalam.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Lalu mereka merasa tidak mampu memberikannya, kemudian mereka mendatangi Muhammad ﷺ.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Beliau pun berkata, "Akulah orangnya, akulah orangnya (yang berhak memberikan syafa'at)" (Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 4712; Muslim, no. 193).
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Maka beliau pun mengusahakan syafa'at bagi semua makhluk dan berhasil merengkuh maqam mahmud (kedudukan terpuji) yang diincar orang-orang terdahulu dan orang-orang akhir zaman.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Makna kata
Mahasuci Dzat yang kelembutanNya tersembunyi dan teliti dalam mencurahkan kebaikan dan kenikmatan bagi orang-orang pilihan dan wali-waliNya.
Makna ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Pelajaran dari ayat
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang takwil mimpi itu, dan mereka tidak memiliki alasan yang pantas untuk menjelaskan hal itu.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.