Makna Kekuasaan Allah SWT
Allah SWT menceritakan tentang kesempurnaan kekuasaan-Nya dan kebesaran pengaruh-Nya, bahwa dengan seizin dan perintah-Nya langit ditinggikan tanpa pilar penyangga. Bahkan dengan seizin dan perintah-Nya serta penundukan dari-Nya, langit ditinggikan dari bumi dalam jarak yang tingginya tak terperikan dan tak terjangkau oleh ukuran.
Langit Pertama
Langit pertama mengelilingi bumi dan sekitarnya -termasuk air dan udara- dari semua arah dan kawasannya serta berada jauh tinggi dari semuanya dengan ketinggian yang merata dari semua sisinya. Jarak antara langit pertama dan bumi dari setiap arah adalah perjalanan lima ratus tahun, sedangkan ketebalan langit pertama juga sejauh perjalanan lima ratus tahun.
Langit Kedua dan Seterusnya
Kemudian langit kedua mengelilingi langit pertama beserta semua isinya, dan jarak antara langit pertama ke langit kedua adalah lima ratus tahun perjalanan, sedangkan ketebalan langit kedua adalah perjalanan lima ratus tahun. Demikian pula seterusnya pada langit yang ketiga, langit keempat, langit kelima, langit keenam, dan langit ketujuh.
Firman Allah SWT
Allah SWT telah berfirman:
{اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ وَّمِنَ الْاَرْضِ مِثْلَهُنَّ}
{#Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.#} (Ath-Thalaq: [65:12]), hingga akhir ayat.
Hadis
Di dalam sebuah hadis disebutkan:
{مَا السَّمٰوٰتُ السَّبْعُ وَمَا فِيْهِنَّ وَمَا بَيْنَهُنَّ فِى الْكُرْسِيِّ اِلَّا كَحَلْقَةٍ مُلْقَاةٍ بِاَرْضِ فَلاَةٍ وَالْكُرْسِيِّ فِى الْعَرْشِ كَتِلْكَ الْحَلْقَةِ فِيْ تِلْكَ الْفَلَاةِ}
{#Tiadalah ketujuh langit beserta apa yang ada di dalamnya dan semua yang ada di antaranya bila dibandingkan dengan Al-Kursi kecuali seperti sebuah gelang yang dilemparkan di sebuah padang pasir. Dan (tiadalah) Al-Kursi bila dibandingkan dengan 'Arasy yang agung, melainkan seperti gelang itu yang berada di padang pasir.#}
Riwayat
Di dalam riwayat yang lain disebutkan:
{وَالْعَرْشُ لَا يُقَدِّرُ قَدْرَهٗ اِلَّا اللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ}
{#'Arasy tidak dapat diperkirakan luasnya kecuali hanya oleh Allah#}
Jarak 'Arasy ke Bumi
Disebutkan dari sebagian ulama salaf bahwa jarak antara 'Arasy sampai ke bumi memakan waktu lima puluh ribu tahun, dan jarak di antara kedua sisinya adalah perjalanan lima puluh ribu tahun. 'Arasy berupa yaqut merah.
Firman Allah SWT
Firman Allah SWT:
{بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا}
{#tanpa tiang (sebagaimana) yang kalian lihat.#} (Ar-Ra'd, [13:2])
Hadis Ibnu Abbas
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa langit itu mempunyai pilar penyangga, tetapi kalian tidak dapat melihatnya.
Pendapat Iyas ibnu Mu'awiyah
Lain pula halnya dengan Iyas ibnu Mu'awiyah, ia mengatakan bahwa langit di atas bumi seperti kubah, yakni tanpa tiang penyangga.
Pendapat Qatadah
Hal yang sama telah dikatakan oleh Qatadah melalui riwayat yang bersumber darinya; pendapat inilah yang lebih sesuai dengan konteks ayat dan makna lahiriah dari firman Allah SWT yang mengatakan:
{وَيُمْسِكُ السَّمَاۤءَ اَنْ تَقَعَ عَلَى الْاَرْضِ اِلَّا بِاِذْنِهٖ}
{#Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya.#} (Al-Hajj, [22:65])
Firman Allah SWT
Dengan demikian, berarti firman Allah SWT yang menyebutkan {#(sebagaimana) yang kalian lihat.#} (Ar-Ra'd, [13:2]) mengukuhkan ketiadaan hal tersebut, yakni langit ditinggikan tanpa memakai tiang penyangga seperti yang kalian lihat. Hal ini menunjukkan kekuasaan Allah SWT Yang Mahasempurna.
Firman Allah SWT
Firman Allah SWT:
{ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ}
{#kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy.#} (Ar-Ra'd, [13:2])
Tafsir Ayat
Tafsir ayat ini telah disebutkan di dalam tafsir surat Al-A'raf, bahwa penyebutan sifat ini bagi Allah disertai dengan pengertian tanpa menggambarkan dan tanpa menyerupakan-Nya dengan sesuatu pun, Mahasuci Allah dari segala misal dan perumpamaan, lagi Mahatinggi dengan ketinggian yang setinggi-tingginya.
Firman Allah SWT
Firman Allah SWT:
{وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَّجْرِيْ لِاَجَلٍ مُّسَمًّى}
{#dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan.#} (Ar-Ra'd, [13:2])
Makna Firman Allah SWT
Menurut suatu pendapat, makna yang dimaksud ialah matahari dan bulan terus beredar sampai batas waktu penghentiannya, yaitu dengan terjadinya hari kiamat. Perihalnya sama dengan pengertian yang terkandung di dalam ayat lain melalui firman-Nya:
{وَالشَّمْسُ تَجْرِيْ لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا}
{#dan matahari berjalan di tempat peredarannya.#} (Ya Sin, [36:38])
Pendapat Lain
Menurut pendapat lain, makna yang dimaksud ialah matahari dan bulan berjalan sampai ke tempat menetapnya, yaitu di bawah 'Arasy yang bersebelahan dengan perut bumi dari sisi lainnya. Matahari dan semua bintang-bintang langit apabila telah sampai di tempat itu, maka letaknya sangat berjauhan dengan 'Arasy.
Firman Allah SWT
Mengenai firman Allah SWT:
{يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاۤءِ رَبِّكُمْ تُوْقِنُوْنَ}
{#Menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kalian meyakini pertemuan (kalian) dengan Tuhan kalian.#} (Ar-Ra'd, [13:2])
Arti Firman Allah SWT
Artinya, menjelaskan tanda-tanda dan dalil-dalil yang menunjukkan bahwa Dialah Tuhan yang tidak ada Tuhan selain Dia, dan bahwa Dia dapat menghidupkan kembali makhluk, bila Dia menghendakinya, seperti Dia memulai penciptaannya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.