Ayat 12-13
Allah SWT memberitahukan bahwa Dia adalah yang menundukkan kilat, yaitu cahaya kilauannya yang menyilaukan dari celah awan.
Terkait firman Allah: (ketakutan dan harapan) Qatadah berkata bahwa ketakutan bagi orang yang dalam perjalanan yaitu takut terhadap bahaya dan kesulitannya. Dan harapan bagi orang yang bermukim yaitu mengharapkan keberkahan dan manfaat dari kilat, serta mengharapkan rezeki Allah.
(dan Dia mengadakan awan mendung)
yaitu Dia menciptakannya dalam bentuk yang baru. karena banyaknya air yang dikandungnya dan dekat dengan bumi. Mujahid berkata bahwa “as-sahabu ats-tsiqaalu” yang mengandung air.
(Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah)
sebagaimana firman Allah: (Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya) (Surah Al-Isra’: 44)
Firman Allah SWT (lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki) yaitu Dia mengirimkannya sebagai hukuman yang Dia gunakan untuk membalas orang yang Dia kehendaki. Oleh karena itu Kami memperbanyaknya di akhir zaman.
Firman Allah SWT:
( dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah) yaitu, mereka meragukan keagunganNya yang sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Dia (dan Dialah Tuhan Yang Maha Keras siksa-Nya) Ibnu Jarir berkata bahwa kerasnya siksaanNya merupakan hukuman orang yang melampaui batas terhadapNya dan terus menerus dalam kekufurannya. Ayat ini serupa dengan firmanNya: (Dan mereka pun merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedangkan mereka tidak menyadari (50) Maka perhatikanlah betapa sesungguhnya akibat makar mereka itu, bahwasanya Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya (51)) (Surah An-Naml)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.