Makna kata
(نَنقُصُهَا مِنۡ مِنۡ أَطۡرَافِهَاۚ) nanqushuhaa min athraafihaa : “Kami menguranginya sedikit demi sedikit” dari negeri satu ke yang lain, dengan pembebasan dan masuknya Islam ke dalam negeri tersebut dan musnahnya syirik darinya.
(لَا مُعَقِّبَ لِحُكۡمِهِۦۚ) laa mu’aqqiba lihukmih : “tidak ada yang menentang hukum-Nya.” Tidak ada yang membantahnya sehingga tidak ada yang menyanggah hukumnya seraya hilang.
Makna ayat
Firman-Nya : (أَوَ لَمۡ يَرَوۡاْ) “Apakah mereka tidak melihat” orang-orang musyrik yang menentang lagi senantiasa membuat makar dan menuntut ayat-ayat sebagai bukti kebenaran kenabian nabi Kami (أَنَّا نَأۡتِي ٱلۡأَرۡضَ نَنقُصُهَا مِنۡ أَطۡرَافِهَاۚ) “Kami mendatangi daerah-daerah lalu Kami kurangi sedikit demi sedikit dari tepinya.” Kami buka satu per-satu negeri untuk Islam, bukankah itu adalah tanda akan benarnya Rasul dan dakwahnya?
Firman-Nya : (وَٱللَّهُ يَحۡكُمُ لَا مُعَقِّبَ لِحُكۡمِهِۦۚ) Allah jalla jalaaluh menetapkan hukum untuk makhluk-Nya sesuai dengan kehendak-Nya, memuliakan dan menghinakan, memberi dan menahan, menolong dan mengalahkan, dan tidak ada yang mampu menolak hukum-Nya, yaitu tidak ada yang bisa mengubah hukum-Nya sehingga rusak. Apabila Dia telah menetapkan kemenangan Islam dan hancur kekufuran, siapa yang dapat menolak-Nya?
Firman-Nya : (وَهُوَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ) “Dan Dia Maha Cepat perhitungannya.” Jika Dia menghitung perbuatan seorang hamba, maka perhitungannya sangat cepat membalas pelakunya dengan segara tanpa lama dan ditunda.
Pelajaran dari ayat
• Ketentuan-ketentuan Allah tidak dapat ditolak, dan tidak boleh merevisi suatu hukum dari hukum-hukum Allah ta’la dalam kitab-Nya atau sunnah Rasul-Nya shallahu ‘alaihi wa sallam.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.