Ayat 44-46
Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang yang zalim terhadap diri sendiri ketika mereka menyaksikan azab: (Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruanMu dan akan mengikuti rasul-rasul) sebagaimana Allah berfirman: ((Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, “Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia) (99) agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan (100)) (Surah Al-Mu’minun)
Allah SWT berfirman tentang mereka di padang Mahsyar
(Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang mereka tentang keadaan mereka di padang Mahsyar: (Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan. Sungguh, kami adalah orang-orang yang yakin” (12)) (Surah As-Sajdah)
Jawaban Allah SWT
Allah SWT berfirman seraya menjawab ucapan mereka melalui di sini: (Bukankah kalian telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kalian tidak akan binasa?) yaitu, bukankah kalian pernah bersumpah sebelum berada di keadaan ini bahwa kalian tidak akan binasa dari keadaan kalian, dan tidak ada hari kembali serta hari pembalasan, maka rasakanlah ini.
Tafsir Mujahid dan Lainnya
Mujahid dan lainnya berkait tentang firmanNya: (sekali-kali kalian tidak akan binasa?) yaitu tidaklah kalian berpindah dari dunia ke akhirat. Sebagaimana Allah SWT memberitahukan tentang mereka: (an mereka bersumpah dengan (nama) Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh, “Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati.” Tidak demikian (pasti Allah akan membangkitkannya), sebagai suatu janji yang benar dari-Nya) (Surah An-Nahl: 38) dan (Dan kalian telah berdiam di tempat-tempat kediaman orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri, dan telah nyata bagi kalian bagaimana Kami telah berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan kepada kalian beberapa perumpamaan (45)) yaitu kalian telah melihat dan telah sampai kepada kalian tentang apa yang telah Kami timpakan kepada umat-umat terdahulu yang mendustakan. Bersamaan dengan itu, kalian tidak mengambil pelajaran dari mereka, dan tidak pula menjadikan apa yang telah Kami timpakan kepada mereka sebagai peringatan (itulah hikmah yang sempurna, maka peringatan-peringatan itu tiada berguna (bagi mereka) (5)) (Surah Al-Qamar)
Diriwayatkan dari Hasan Al-Bashri
Diriwayatkan dari Hasan Al-Bashri tentang firmanNya: (Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya) dia berkata bahwa tidaklah makar mereka itu bisa melenyapkan gunung-gunung. Lalu dijelaskan Ibnu Jarir, bahwa apa yang mereka perbuat berupa menyekutukan dan mengingkari Allah. Hal itu sama sekali tidak membahayakan gunung-gunung itu sedikit pun, dan tidak pula lainnya. Melainkan bencana dari hal itu akan menimpa diri mereka.
Saya Berkata
Saya berkata, Ini serupa dengan firman Allah SWT: (Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung (37)) (Surah Al-Isra)
Pendapat Kedua
Pendapat kedua tentang tafsir ayat ini adalah apa yang diriwayatkan Ali bin Abi Thalhah dari Ibnu Abbas tentang firman Allah: (Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya) dia berkata yaitu kemusyrikan mereka, sebagaimana firmanNya (hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu) (Surah Maryam: 90)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.