Ayat 26-27
Ayat ini merupakan perumpamaan kebathilan dari apa yang dilakukan orang-orang yang mengingkari dan menyekutukan Allah dalam menyembahNya dengan sembahan selain Dia, sebagaimana yang dikatakan nabi Nuh: (dan melakukan tipu daya yang amat besar (22)) (Surah Nuh) yaitu, mereka melakukan tipu muslihat dalam menyesatkan manusia dengan segala tipu daya, dan mereka memikat manusia untuk condong kepada kemusyrikan mereka dengan berbagai sarana. Sebagaimana para pengikut mereka berkata kepada mereka pada hari kiamat: ((Tidak) sebenarnya tipu daya (kalian) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kalian menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya) (Surah Saba: 33)
Firman Allah: (maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari pondasinya) yaitu Allah mencabutnya dari dasarnya dan membatalkan amal mereka. Sebagaimana firman Allah SWT: (Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya) (Surah Al-Maidah: 64)
(maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari azab yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menimpakan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumahnya sendiri dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan) (Surah Al-Hasyr: 2) Allah SWT berfirman di sini: (maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari pondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari. Kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat) yaitu,, Allah menampakkan aib mereka dan apa yang mereka sembunyikan dalam hatinya sehingga menjadi terang dan jelas. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Pada hari ditampakkan segala rahasia (9)) (Surah Ath-Thariq: 9) yaitu ditampakkan dan diumumkan, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim dari Ibnu Umar, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda,”Pada hari kiamat akan ditegakkan panji bagi setiap orang yang berkhianat di belakangnya sesuai dengan perbuatan khianatnya, lalu dikatakan bahwa inilah pengkhianatan Fulan bin Fulan” Demikian juga, Allah menampakkan kepada manusia apa yang disembunyikan mereka berupa tipu muslihat, lalu Dia menghinakan mereka di mata semua makhluk. Kemudian Allah SWT berfirman kepada mereka seraya mencemoohkan dan mencela mereka: (Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu kalian selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang-orang mukmin)?) kalian berperang dan memusuhi jalan mereka dimanapun mereka berada, apakah mereka bisa menolong dan menyelamatkan kalian dari sini? (Dapatkah mereka menolong kalian atau menolong diri mereka sendiri?) (Surah Asy-Syu'ara: 93) Maka ketika hujjah diarahkan kepada mereka, bukti ditegakkan terhadap mereka, dan ketentuan azab telah pasti atas mereka, maka mereka diam tidak beralasan ketika tidak ada jalan keluar (Berkatalah orang-orang yang telah diberi ilmu) Mereka adalah orang-orang yang terkemuka di dunia dan akhirat, dan mereka adalah orang-orang yang memberitahukan tentang kebenaran di dunia dan akhirat. Lalu mereka berkataa saat itu juga: (Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir) yaitu aib dan azab yang menyelimuti pada hari itu bagi orang yang mengingkari dan menyekutukan Allah dengan sesuatu yang tidak membahayakan dan memberikan manfaat kepadanya
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.