Makna ayat
Allah SWT berfirman mengancam orang-orang musyrik karena mereka terlalu berkepanjangan dalam kebatilannya dan teperdaya oleh keduniawian, bahwa tiadalah yang mereka tunggu-tunggu melainkan kedatangan para malaikat kepada mereka untuk mencabut nyawa mereka. Demikianlah menurut keterangan yang dikemukakan oleh Qatadah.
{اَوْ يَأْتِيَ اَمْرُ رَبِّكَ}
{#atau datangnya perintah Tuhanmu.#} (An-Nahl, [16:33])
Yakni hari kiamat beserta kengerian-kengerian yang mereka derita di dalamnya.
Pelajaran dari ayat
Firman Allah SWT:
{كَذٰلِكَ فَعَلَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ}
{#Demikianlah yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir) sebelum mereka.#} (An-Nahl, [16:33])
Maksudnya, demikianlah telah berlarut-larut dalam kemusyrikannya para pendahulu mereka, orang-orang yang setara dan serupa dengan mereka dari kalangan kaum musyrik, hingga mereka merasakan pembalasan Allah, dan tertimpa azab serta murka Allah akibat perbuatannya.
Makna ayat
{وَمَا ظَلَمَهُمُ اللّٰهُ}
{#Dan Allah tidak menganiaya mereka.#} (An-Nahl, [16:33])
Karena Allah SWT mempunyai alasan yang kuat terhadap mereka dan telah menegakkan hujah-hujah (bukti-bukti)-Nya terhadap mereka, yaitu melalui utusan-utusan-Nya dan penurunan kitab-kitab-Nya.
Pelajaran dari ayat
{وَلٰكِنْ كَانُوْٓا اَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُوْنَ}
{#tetapi merekalah yang selalu menganiaya diri mereka sendiri.#} (An-Nahl, [16:33])
Karena menentang para rasul dan mendustakan apa yang disampaikan oleh mereka, maka orang-orang musyrik itu tertimpa hukuman dari Allah atas perbuatannya sendiri.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.