Makna kata
(لَّا تَجۡعَلۡ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَ) laa taj’al ma’allaahi ilaahan `aakhar : jangan kalian menyekutukan Allah ta’ala dengan selain-Nya berupa sesembahan yang batil.
(فَتَقۡعُدَ مَذۡمُومٗا مَّخۡذُولٗا) fataq’uda madzmuumam makhdzuulaa : sehingga engkau menjadi tercela di hadapan para malaikat dan kaum mukminin, serta jauh dari Allah ta’ala.
Makna ayat
Firman-Nya ta’ala “Janganlah engkau mengadakan tuhan yang lain di samping Allah...” wahai rasul Kami janganlah engkau menjadikan tuhan di samping Allah, engkau beriman, beribadah, dan mengakui di samping Kami ketuhanannya, karena jika engkau melakukannya—dan mustahil ia akan melakukannya, karena Allah tidak menghendakinya—“nanti engkau menjadi tercela dan terhina.” Terhina karena kaum mukminin dan para malaikat akan menghinamu, terusir dari sisi Rabbmu sehingga engkau tidak punya penolong. Sekalipun konteks ayat adalah percakapan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun yang dimaksud adalah manusia seluruhnya. Allah ta’ala melarang hamba-Nya untuk beribadah kepada selain-Nya sedangkan ia juga beribadah kepada Allah, sehingga ia pun menjadi celaka wal’iyaadzubillah ta’ala.
Pelajaran dari ayat
- Pengharaman syirik serta ancaman pelakunya dengan abadi di neraka Jahanam.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.