Surat Al-Kahfi ayat 108
Yang demikian karena mereka tidak melihat di surga selain yang menyenangkan mereka dan mereka tidak melihat kenikmatan yang lebih daripada itu.
khālidīna fīhā lā yabgūna ‘anhā ḥiwalā
mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin pindah dari sana.
Yang demikian karena mereka tidak melihat di surga selain yang menyenangkan mereka dan mereka tidak melihat kenikmatan yang lebih daripada itu.
Jika dikatakan : sesungguhnya surga itu penuh dengan kebaikan-kebaikan, maka dari segi apa untuk meyakinkan bahwa penghuninya tidak akan berpindah darinya? dijawab : bahwasanya manusia kadang kala menemukan dalam rumah yang mewah kejenuhan dan hal yang tidak ia senangi secara pribadi, sehingga membuatnya ingin berpindah ke rumah yang lainnya, namun surga tidak demikian adanya.
Coba banyangkan keadaan penghuni dunia dengan firman Allah tentang penghuni surga : { لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلً } "mereka tidak ingin berpindah dari padanya." Kamu akan menemukan dari mereka yang memiliki apartemen berkeinginan untuk mempunyai rumah pribadi, setelah memilikinya ia kemudian berkeinginan untuk memiliki istana yang megah, dan seterusnya... namun tidak dengan penghuni surga; sesungguhnya semua fasilitas tempat tinggal telah tersedia untuk mereka, sehingga tidak ada lagi keinginan untuk berpindah darinya.
Mereka pun tidak ingin mencari kenikmatan selainnya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Firman Allah, خَالِدِينَ فِيهَا "Mereka kekal di dalamnya." Ini kelengkapan nikmatnya, di dalamnya terdapat kenikmatan yang sempurna.
Termasuk bentuk kesempurnaannya adalah bahwa nikmat tersebut tidak berhenti لا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلا "mereka tidak ingin berpindah darinya," maksudnya berpindah dan beralih.
Karena mereka tidak melihat kecuali hal yang menakjubkan mereka, menceriakan mereka, menyenangkan mereka dan membahagiakan mereka. Tidak pernah menyaksikan kenikmatan yang lebih dari apa yang mereka rasakan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin tidak ingin pindah dari sana pindah ke tempat lain
{خٰلِدِيْنَ فِيْهَا}
{#mereka kekal di dalamnya.#} (Al-Kahfi, [18:108])
Maksudnya, mereka menetap padanya dan tidak akan pergi darinya selama-lamanya.
{لَا يَبْغُوْنَ عَنْهَا حِوَلًا}
{#mereka tidak ingin berpindah darinya.#} (Al-Kahfi, [18:108])
Yaitu mereka tidak memilih tempat selain darinya, dan tidak suka kepada tempat lainnya. Perihalnya sama dengan makna yang terkandung di dalam perkataan seorang penyair yang menyebutkan dalam salah satu bait syairnya:
{!فَحَّلْت سُوَيدا القَلْب لَا أنَا بَاغيًا..سِوَاهَا وَلَا عَنْ حُبّها أتَحوّلُ!}
Suwaida buah hatiku, aku tidak menginginkan selainnya, dan tidak pula mencintai yang lainnya.
{لَا يَبْغُوْنَ عَنْهَا حِوَلًا}
{#mereka tidak ingin berpindah darinya.#} (Al-Kahfi, [18:108])
Terkandung pengertian yang menunjukkan bahwa mereka menginginkan surga Firdaus dan menyukainya. Karena sesungguhnya ada suatu pengertian yang mengatakan bahwa seseorang yang tinggal selamanya di suatu tempat akan merasa jenuh dan bosan. Untuk itu Allah SWT menyebutkan bahwa sekalipun mereka menetap selamanya di dalam surga Firdaus, mereka tidak ingin berpindah darinya, tidak ingin pula pergi meninggalkannya atau menggantinya dengan tempat yang lain.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Allah SWT memberitahukan tentang para hambaNya yang berbahagia. Mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya serta membenarkan para rasul dalam apa yang mereka sampaikan. Bagi mereka itu surga Firdaus. Mujahid berkata bahwa surga Firdaus adalah taman dalam bahasa Romawi. Disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim,”Apabila kalian meminta kepada Allah, mintalah kepadaNya surga Firdaus, karena sesungguhnya Firdaus adalah bagian tengah surga dan darinya mengalir semua sungai surga.
Firman Allah: (menjadi tempat tinggal) yaitu tempat perjamuannya. Firman Allah (mereka kekal di dalamnya) yaitu, menetap di dalamnya dan tidak akan pergi darinya selamanya (mereka tidak ingin berpindah darinya) yaitu mereka tidak memilih tempat selain darinya, dan tidak suka tempat lainnya. sebagaimana yang dikatakan oleh penyair:
“Suwaida buah hatiku, aku tidak menginginkan selainnya, dan tidak pula berubah mencintai lainnya”
Dalam firmanNya: (mereka tidak ingin berpindah darinya) pemberitahuan tentang keinginan dan kecintaan mereka terhadap surga Firdaus. Sesungguhnya ada yang mengatakan bahwa seseorang yang tinggal selamanya di suatu tempat akan jenuh dan bosan. Jadi Allah SWT menyebutkan bahwa meskipun mereka menetap selamanya, mereka tidak ingin berpindah darinya, tidak pula pergi meninggalkannya atau menggantinya dengan tempat lain.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Mereka mendapatkan nikmat yang kekal. Mereka pun tidak ingin mencari kenikmatan selainnya.
Karena nikmat yang demikian banyak dan kepuasan di dalam surga itu mereka tidak ingin pindah dari sana untuk mendapatkan kenikmatan yang lain.
Ada beberapa penafsiran di kalangan ulama berkaitan dengan kata حِوَلًا. Ada yang mengatakan bahwa makna لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًا adalah mereka tidak mau berubah kondisinya(392 ), dan ada juga yang mengatakan bahwa maksudnya adalah mereka tidak mau berpindah(393 ). Kedua tafsiran ini semuanya benar.
Jadi ketika mereka memasuki surga tersebut mereka tidak ingin kondisi mereka berubah dan tidak ingin pergi ke tempat lain. Ini dikarenakan mereka telah merasa nyaman dengan surga tersebut.
Oleh karenanya para ulama mengatakan penghuni surga ketika mereka mengetahui bahwa ada penghuni surga yang lebih tinggi dari mereka maka mereka tetap puas dengan apa yang telah mereka miliki dan tidak ada hasad dan dengki di hati mereka.
Sehingga ada beberapa pendapat dari kalangan para ulama bahwa penghuni surga yang berada di tingkatan teratas memungkinkannya bermain ke surga yang berada di tingkatan paling bawah darinya. Adapun penghuni surga yang berada di tingkatan bawah maka dia tidak bisa bermain ke penghuni surga yang tingkatannya lebih tinggi darinya. Ini hanya sekedar pendapat dari kalangan ulama yang tidak ada dalilnya yang jelas berdasarkan nas Al-Quran.
Intinya mereka tidak perlu untuk berpindah karena mereka sudah merasa nyaman. Berbeda dengan kenikmatan dunia ketika melihat kenikmatan yang lebih tinggi darinya maka akan membuatnya tertarik dan dia tidak akan pernah puas. Karena kepuasan hanya ada di akhirat.
Yakni mereka tidak ingin berpindah darinya karena surga itu jauh lebih mulia dari yang lain.
Imam Ahmad dan Tirmidzi mengeluarkan hadits dari Ubadah bin Shamit, bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya di surga terdapat seratus tingkatan, setiap tingkatnya berjarak antara langit dan bumi, dan surga Firdaus adalah tingkat yang tertinggi, yang di atasnya terdapat ‘Arsy, dan dari surga Firdaus terpancar empat sungai surga, oleh sebab itu jika kalian meminta kepada Allah maka mintalah surga Firdaus.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.