Surat Thaha Ayat 54
Surat Thaha ayat 54: Susunan ayat ini nampaknya menunjukkan karunia-Nya kepada manusia. Ayat ini menunjukkan bahwa hukum asal semua tumbuhan adalah mubah, sehingga tidak ada yang haram selain yang membahayakan seperti racun, ganja, dsb.
Demikian pula menunjukkan karunia Allah, ihsan-Nya, rahmat-Nya, luasnya kepemurahan-Nya, perhatian-Nya, dan menunjukkan bahwa hanya Allah-lah Tuhan yang berhak disembah satu-satunya, dan yang berhak mendapat pujian dan sanjungan, dan bahwa Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Di samping itu, dihidupkan-Nya tanah yang sebelumnya mati menunjukkan bahwa Dia mampu menghidupkan orang-orang yang telah mati.
Makna Kata "Nuha"
Akal disebut “nuha” karena ia melarang pemiliknya dari mengerjakan perbuatan buruk. Dikhususkan kepada orang-orang yang berakal, karena hanya mereka yang dapat mengambil manfaat dan pelajaran darinya, di mana mereka memandangnya dengan pandangan yang disertai pengambilan pelajaran.
Pelajaran dari Ayat
Adapun selain mereka, maka tidak ubahnya seperti hewan ternak, melihat tanpa mengambil pelajaran, pandangan mereka tidak sampai mengetahui maksud daripadanya, bahkan yang mereka peroleh sebagaimana yang diperoleh binatang ternak yaitu bersenang-senang semata; hanya makan dan minum, sedangkan hati mereka lalai dan badan mereka berpaling.
Ayat Tambahan
Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman, ”Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka lalui, sedang mereka berpaling daripadanya.” (Terj. Yusuf: 105)