Surat Thaha ayat 64
Agar kamu lebih kuat berbuat dan lebih ditakuti.
Maksud hari ini ialah hari berlangsungnya pertandingan.
fa ajmi‘ū kaidakum ṡumma'tū ṣaffā, wa qad aflaḥal-yauma manista‘lā
Maka kumpulkanlah segala tipu daya (sihir) kamu, kemudian datanglah dengan berbaris, dan sungguh, beruntung orang yang menang pada hari ini."
Agar kamu lebih kuat berbuat dan lebih ditakuti.
Maksud hari ini ialah hari berlangsungnya pertandingan.
Seorang di antara mereka berkata, "Bersatu dan bersepepakatlah kalian mengenai apa yang akan kalian perdayakan kepada Mûsâ. Datanglah dalam barisan teratur agar kalian tampak berwibawa dan perkasa di mata orang-orang yang melihat kalian. Sungguh beruntung orang yang menang pada hari ini."
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Maka kuatkanlah tipu daya kalian, dan bulatkan tekad kalian tanpa ada perselisihan di antara kalian. Kemudian datanglah dalam satu barisan, dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kalian dalam waktu bersamaan; agar kalian dapat mengelabuhi penglihatan dan mengalahkan sihir Musa dan saudaranya.
Sesungguhnya siapa saja yang pada hari ini mampu mengungguli lawannya, lalu mengalahkannya, maka ia meraih apa yang diinginkannya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Mereka berkata, فَأَجْمِعُوا كَيْدَكُمْ "Maka himpunlah segala daya (sihir) kamu sekalian," maksudnya, tunjukkanlah (kemampuan kalian) sekaligus dengan cara bahu-membahu, saling mendukung, dan menolong dalam keadaan perkataan dan hati kalian bersatu.
ثُمَّ ائْتُوا صَفًّا "Kemudian datanglah dengan berbaris," agar kalian lebih leluasa menjalankan pekerjaan kalian dan lebih disegani dalam hati. Dan supaya sebagian kalian tidak menyisihkan kemampuannya.
Ketahuilah, siapa saja yang beruntung hari ini, sukses dan berhasil mengalahkan yang lain, maka sesungguhnya dia menjadi seorang yang beruntung lagi menang. Inilah hari keberuntungan baginya, tiada hari setelah ini.
Alangkah teguhnya mereka dalam kebatilan dan betapa dahsyatnya mereka berada di dalamnya! Pasalnya, mereka mengusahakan setiap cara, piranti, dan tipu daya untuk melancarkan makar kepada al-Haq.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Kumpulkanlah segala tipu daya kalian, kuatkanlah tipu daya kalian dengan dikumpulkan untuknya. Kemudian datanglah dalam satu barisan, dan majulah dengan berbaris.
Sungguh beruntung kemenangan yang diinginkan. Orang yang menang menaklukkan musuhnya pada hari ini.
{فَاَجْمِعُوْا كَيْدَكُمْ ثُمَّ ائْتُوْا صَفًّا}
{#Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris.#} (Tha Ha, [20:64])
Yakni berkumpullah kamu sekalian dalam satu saf, lalu lemparkanlah segala yang ada di tangan kalian dalam waktu yang bersamaan, agar mengejutkan pandangan mata dan kalian dapat mengalahkan orang ini dan saudaranya.
{وَقَدْ اَفْلَحَ الْيَوْمَ مَنِ اسْتَعْلٰى}
{#dan sesungguhnya beruntunglah orang yang menang pada hari ini.#} (Tha Ha, [20:64])
di antara kami dan dia, para ahli sihir berkata, "Adapun kita, maka raja ini (Fir'aun) telah menjanjikan kepada kita akan memberikan pemberian yang berlimpah; sedangkan orang ini apabila menang, maka ia mendapat kedudukan yang sangat besar."
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang Fir'aun, bahwa setelah dia berjanji dengan nabi Musa di waktu dan tempat yang ditentukan, yaitu Fir'aun mulai mengumpulkan semua ahli sihir dari kota-kota di bawah kekuasaannya, yaitu setiap orang yang ahli dalam sihir di masa itu, dan bahwa sihir itu banyak dilakukan orang-orang dan sangat laku, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Fir’aun berkata (kepada pemuka kaumnya),"Datangkanlah kepadaku semua ahli sihir yang pandai”) (Surah Yunus: 79)
(Kemudian dihadapkan) yaitu orang-orang berkumpul di hari yang dijanjikan yaitu hari raya mereka. Fir'aun duduk di atas singgasana kerajaannya, dan para pembesar kerajaannya duduk berbaris di sampingnya, dan rakyatnya berdiri di bagian kiri dan kanannya. Nabi Musa datang dengan berpegang pada tongkatnya bersama saudaranya, nabi Harun. Para ahli sihir berdiri di hadapan Fir'aun dalam keadaan berbaris, sedangkan Fir'aun menyemangati dan mendorong mereka melakukan pekerjaannya pada hari itu. Mereka berharap kepada dari Fir'aun, dan Fir'aun memberikan janji dan hadiah kepada mereka. Mereka berkata: ("(Apakah) sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?” (41) Fir’aun menjawab, "Ya, dan sesungguhnya kalian benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku)” (42)) (Surah Asy-Syu’ara’) dan (Berkata Musa kepada mereka, "Celakalah kalian, janganlah kalian mengada-adakan kedustaan terhadap Allah”) yaitu, janganlah membuat ilusi terhadap orang-orang dengan perbuatan kalian, sesuatu yang tidak ada hakikatnya. dan hal itu adalah makhluk, padahal kenyataannya bukanlah makhluk. Sehingga kalian telah mengada-adakan kedustaan terhadap Allah (maka Dia membinasakan kalian dengan siksa) yaitu Allah membinasakan kalian dengan azab yang tidak menyisakan seorang pun di antara kalian (Dan sesungguhnya telah merugi orang yang mengada-adakan kedustaan (61) Maka mereka berbantah-bantahan tentang urusan di antara mereka)
Dikatakan bahwa maknanya adalah mereka bersengketa dalam hal yang ada di antara mereka. Ada yang berkata,”Ini bukanlah ucapan seorang penyihir, melainkan ucapan seorang nabi” Ada yang berkata juga bahwa dia adalah seorang tukang sihir. Dikatakan juga hal lainnya. Hanya Allah yang lebih mengetahui.
Firman Allah: (dan mereka merahasiakan percakapan (mereka)) yaitu mereka berbisik-bisik di antara mereka (Mereka berkata, "Sesungguhnya dua orang ini adalah benar-benar ahli sihir”) Ini adalah bahasa sebagian orang Arab yang dibaca berdasarkan i’rabnya. Maksudnya adalah bahwa para tukang sihir itu berkata di antara mereka,”Kalian mengetahui bahwa lelaki ini dan saudaranya (yakni nabi Musa dan nabi Harun) adalah dua orang tukang sihir yang sangat pandai dan ahli dalam sihir. Keduanya bermaksud mengalahkan kalian dan kaum kalian pada hari ini, dan merebut hati manusia, serta orang-orang awam akan mengikuti keduanya. Keduanya memerangi Fir'aun dan tentaranya. Lalu keduanya menang atas Fir'aun, dan keduanya akan mengusir kalian dari tanah air kalian"
Firman Allah: (dan hendak melenyapkan kedudukan kalian yang utama) yaitu keduanya bisa merebut kedudukan kalian dengan sihirnya, dan para ahli sihir diagungkan karena harta dan rezeki mereka dengan sihir itu. Mereka berkata,"Jika keduanya mengalahkan kalian, maka keduanya akan membinasakan dan mengusir kalian dari negeri ini. Dengan demikian keduanyal menguasainya tanpa kalian.
Ibnu Abbas berkat tentang firmanNya: (dan hendak melenyapkan kedudukan kalian yang utama) yaitu menguasai mereka di dalamnya dan penghidupannya.
Qatadah berkata bahwa kedudukan mereka saat itu adalah kedudukan Bani Israil. Mereka adalah orang yang jumlahnya dan hartanya banyak. Lalu musuh Allah berkata,"Keduanya hendak merebut hal itu untuk diri mereka sendiri"
Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata tentang firmanNya: (kedudukan kalian yang utama) yaitu, yang sekarang kalian kuasai.
(Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris) yaitu berkumpullah kalian dalam satu barisan, lalu lemparkanlah apa yang ada di tangan kalian di waktu yang bersamaan untuk mengejutkan pandangan dan kalian bisa mengalahkan orang ini dan saudaranya (dan sesungguhnya beruntunglah orang yang menang pada hari ini) di antara kami dan dia. Adapun kita, maka raja ini telah menjanjikan kepada kita akan memberikan hadiah yang berlimpah, sedangkan orang ini jika menang, maka dia mendapat kedudukan yang sangat besar"
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
(Maka himpunkanlah segala daya upaya kalian) semua kekuatan dan keahlian sihir kalian. Kalau dibaca Fajma'uu berasal dari lafal Jama'a dan kalau dibaca Fa-ajmi'uu berasal dari lafal Ajma'a, artinya kerahkanlah (kemudian datanglah dengan berbaris).
Lafal Shaffan adalah Hal atau kata keterangan keadaan, maksudnya dalam keadaan berbaris (dan sesungguhnya beruntunglah) yakni akan memperoleh keuntungan (orang yang menang pada hari ini") yakni yang dapat mengalahkan musuhnya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir ini kosong pada sumber data.
Karena itu, maka bersatulah menghadapi kedua orang itu.
Kumpulkanlah segala tipu daya kamu, baik berupa sihir maupun yang lain,
kemudian datanglah kamu semua dengan berbaris rapi dan kompak
agar kita dapat mengalahkan mereka berdua,
dan sesungguhnya beruntung orang yang menang pada hari ini,
yaitu hari ketika kita dan mereka berdua unjuk keahlian masing-masing.
Firman Allah ﷻ ,
فَاَجْمِعُوْا كَيْدَكُمْ
“Maka kumpulkanlah segala tipu daya (sihir) kamu
Terdapat 2 qiraah atau bacaan pada kata فَاَجْمِعُوْا, ada yang membaca فَاَجْمِعُوْا dan ada juga yang membaca فَاجْمَعُوْا,(81 ) namun makna keduanya tidak jauh berbeda. فَاجْمَعُوْا artinya berkumpullah, bersatu padulah, dan bekerja samalah kalian untuk melawan Nabi Musa ‘alaihissalam dan Nabi Harun ‘alaihissalam, jangan sampai ada salah satu dari kalian yang tertinggal. Karena mereka berdua bukanlah musuh yang lemah, mereka berdua adalah musuh yang kuat. Adapun dalam qiraah yang kita baca فَاَجْمِعُوْا artinya فَأَحْكِمُوْا yaitu kalian harus benar-benar serius dalam mengerahkan kemampuan, ilmu, dan tenaga kalian untuk bisa melawan Nabi Musa ‘alaihissalam. Jangan sampai kalian salah dalam mengambil tindakan karena yang menjadi lawan adalah orang yang hebat yaitu Nabi Musa ‘alaihissalam dan Nabi Harun ‘alaihissalam.
Firman Allah ﷻ ,
ثُمَّ ائْتُوْا صَفًّاۚ وَقَدْ اَفْلَحَ الْيَوْمَ مَنِ اسْتَعْلٰى
“kemudian datanglah dengan berbaris.”
Mereka saling menasihati untuk datang dalam satu barisan bersama melawan Nabi Musa ‘alaihissalam seorang diri. Nabi Harun ‘alaihissalam tidak ikut berduel, dan dia hanya menyaksikan saja.
Firman Allah ﷻ ,
وَقَدْ اَفْلَحَ الْيَوْمَ مَنِ اسْتَعْلٰى
“dan sungguh, beruntung orang yang menang pada hari ini.”
Memang sungguh beruntung orang yang menang pada hari itu, karena yang menyaksikan sangat banyak. Yang menang akan menjadi orang yang mulia, karena yang menonton adalah seluruh penduduk kota Mesir di waktu duha yang terang benderang. Belum lagi disebutkan dalam ayat yang lain para penyihir berata kepada Firaun,
إِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِنْ كُنَّا نَحْنُ الْغَالِبِينَ
"(Apakah) sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?"” (QS. Al-A’raf: 113)
Firaun menjawab,
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ لَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
“Firaun menjawab: "Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku)".” (QS. Al-A’raf: 114)
Jadi keberuntungan yang luar biasa bagi para penyihir jika mereka menang melawan Nabi Musa ‘ALAIHISSALAM. Mereka akan mendapatkan upah dari Firaun, mereka akan mendapatkan jabatan, dan mereka akan terkenal di kalangan penduduk Mesir. Adapun jika Nabi Musa ‘alaihissalam yang menang maka sangat jel’alaihissalam dia akan lebih terkenal, bagaimana ia sendirian melawan ribuan penyihir, tentunya jika ia bisa menang maka dia adalah orang yang hebat luar biasa.
Yakni jadikanlah tujuan kalian semua adalah membuat tipu daya baginya.
ثُمَّ ائْتُوا۟ صَفًّا ۚ( kemudian datanglah dengan berbaris)
Yakni dengan berbaris dan bersatu agar kalian lebih teratur dan lebih menakutkan.
وَقَدْ أَفْلَحَ الْيَوْمَ مَنِ اسْتَعْلَىٰ (dan sesungguhnya beruntunglah oran yang menang pada hari ini)
Ini semua adalah perkataan para tukang sihir kepada sesama mereka. Pendapat lain mengatakan ini merupakan perkataan Fir’aun kepada para tukang sihir.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.