Ayat 77-78
Pendapat Imam tentang Sujud pada Ayat Sajdah Kedua
Para Imam berbeda pendapat tentang ayat sajdah kedua dalam surah Al-Hajj. Apakah disyariatkan untuk sujud pada ayat ini atau tidak? Ada dua pendapat.
Firman Allah tentang Jihad
Firman Allah: (Dan berjihadlah pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya) yaitu dengan harta, lisan, dan jiwa kalian. Sebagaimana Allah SWT berfirman (bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya) (Surah Ali Imran: 102)
Firman Allah tentang Pilihan Umat
Firman Allah: (Dia telah memilih kalian) yaitu, wahai umat ini, Allah telah memilih kalian di atas semua umat. Dia juga mengutamakan, memuliakan, dan mengkhususkan kalian dengan rasul yang paling mulia dan syariat paling sempurna. (dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kalian dalam agama suatu kesempitan) yaitu Dia tidak membebankan kepada kalian apa-apa yang tidak mampu kalian kerjakan; Dia tidak mengharuskan sesuatu yang berat bagi kalian, melainkan Allah menjadikan bagi kalian jalan keluar.
Shalat dalam Islam
Shalat yang merupakan rukun terbesar Islam setelah dua kalimah syahadat, maka wajib dilakukan empat rakaat dalam keadaan di tempat, dan dalam perjalanan diringkas menjadi dua rakaat. Dalam situasi takut perang, maka bisa shalat dengan satu rakaat menurut sebagian imam, sesuai dengan apa yang terdapat dalam hadits. Kemudian bisa shalat dalam keadaan jalan kaki dan berkendara; baik menghadap kiblat atau tidak. Demikian juga shalat sunah dalam perjalanan, maka menghadap ke arah kiblat atau tidak.
Berdiri dalam Shalat
Berdiri dalam shalat merupakan wajib, tetapi menjadi gugur bagi orang yang sakit. Jadi orang yang sakit shalat sambil duduk, dan jika tidak mampu, maka dengan berbaring lain sebagainya yang termasuk keringanan pada semua hal fardu dan wajib.
Nabi SAW dan Agama Islam
Oleh karena itu Nabi SAW bersabda,”Aku diutus dengan membawa agama Islam yang lurus dan penuh toleransi”
Ibnu Abbas dan Firman Allah
Oleh karena Ibnu Abbas berkata tentang firmanNya (dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan) yaitu kesempitan.
Firman Allah tentang Agama Ibrahim
Firman Allah: ((ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim) Ibnu Jarir berkata bahwa itu menjadi nashab dari firmanNya: (Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kalian dalam agama suatu kesempitan) yaitu suatu kesempitan, bahkan meluaskannya bagi kalian sebagaimana agama orang tua kalian, nabi Ibrahim. Dia berkata,”Bisa juga menjadi nashab, yang bentuknya adalah,”ilzamu millata abiikum Ibrahim” (ikutilah agama orang tua kalian, Ibrahim)
Makna Ayat
Saya berkata, bahwa makna ayat ini sebagaimana firmanNya: (Katakanlah, "Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus”...) (Surah Al-An'am: 161).
Firman Allah tentang Umat Muslim
Firman Allah: (Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya (Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu) dia berkata bahwa yang dimaksud adalah Allah SWT. Demikian juga dikatakan Mujahid, ‘Atha’, Adh-Dhahhak, As-Suddi, Muqatil bin Hayyan, dan Qatadah.
Abdurrahman bin Zaid bin Aslam
Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata tentang firmanNya: (Dia telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu) yaitu nabi Ibrahim. Demikian itu karena doanya: (Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepadaMu) (Surah Al-Baqarah: 128) Ibnu Jarir berkata bahwa pendapat ini tidak mengandung tujuan apapu, karena sudah diketahui bahwa nabi Ibrahim tidak menyebutkan dalam Al-Qur'an nama umat ini dengan sebutan orang-orang muslim.
Mujahid
Mujahid berkata bahwa Allah menamai kalian dengan sebutan orang-orang muslim itu dari dahulu dalam kitab-kitab terdahulu, dan di dalam Adz-Dzikir (Al-Qur'an). (Dan dalam (Al-Qur’an) ini) yaitu dalam Al-Qur’an. Demikian juga dikatakan selain Ibnu Jarir.
Saya Berkata
Saya berkata, Ini adalah pendapat yang benar, karena Allah SWT berfirman: (Dia telah memilih kalian dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kalian dalam agama suatu kesempitan) Kemudian Allah mendorong dan membangkitkan semangat mereka untuk mengikuti apa yang disampaikan oleh Rasulullah SAW dengan menyebutkan bahwa agama Islam itu adalah agama bapak moyang mereka, yaitu nabi Ibrahim.
Firman Allah tentang Karunia
Kemudian Allah menyebutkan tentang karuniaNya kepada umat ini, yang di dalamnya diisyaratkan pujian dan sebutan yang baik terhadap umat ini sejak zaman dahulu, yang tertera di dalam kitab-kitab para nabi dan dibaca para rahib dan pendeta.
Firman Allah tentang Umat Muslim
Firman Allah: (Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu) yaitu sebelum Al-Qur'an ini (dan (begitu pula) dalam (Al-Qur'an) ini) Oleh karena itu Allah berfirman: (supaya Rasul itu menjadi saksi atas diri kalian dan supaya kalian semua menjadi saksi atas segenap manusia) yaitu sesungguhnya Kami menjadikan kalian demikian sebagai umat yang pertengahan, adil, terpilih, dan keadilan kalian telah disaksikan semua umat, agar kalian semua pada hari kiamat (menjadi saksi atas segenap manusia) karena pada hari itu semua umat mengakui kepemimpinan dan keutamaan umat ini atas umat lainnya.
Pembahasan tentang Saksi
Jadi kesaksian mereka atas semua manusia di hari kiamat diterima, bahwa para rasul itu menyampaikan risalah Tuhan mereka. Rasulallah SAW menjadi saksi atas umat ini, bahwa beliau telah menyampaikan risalah kepada mereka. Pembahasan ini telah kami sebutkan pada firmanNya: (Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kalian (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kalian menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kalian) (Surah Al-Baqarah: 143)
Firman Allah tentang Shalat dan Zakat
Kami telah menyebutkan kisah nabi Nuh dan umatnya, sehingga tidak perlu mengulanginya lagi. Firman Allah: (maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat) yaitu terimalah nikmat yang agung ini dengan mensyukurinya. Dan tunaikanlah hak Allah pada kalian dengan mengerjakan semua yang Dia fardhukan, menaati segala yang Dia wajibkan, dan meninggalkan apa yang Dia haramkan.
Firman Allah tentang Berpegang Teguh
Di antara yang paling penting adalah mendirikan shalat dan menunaikan zakat, yaitu berbuat kebaikan kepada makhluk Allah. yaitu menunaikan apa yang Dia wajibkan atas orang kaya untuk meneluarkan sebagian hartanya setiap tahun sekali untuk orang fakir, orang-orang lemah, dan orang-orang yang membutuhkan. Sebagaimana pembahasannya dan rinciannya telah dijelaskan di dalam ayat zakat dari surah At-Taubah.
Firman Allah tentang Pelindung
Firman Allah: (dan berpeganglah kalian pada tali Allah) yaitu, berpegang teguhlah kepada Allah, mintalah pertolongan kepadaNya, berserah dirilah kepadaNya, dan mintalah dukungan kepadaNya (Dia adalah Pelindung kalian) yaitu Pemelihara, Penolong, dan Dzat yang memenangkan kalian atas musuh-musuh kalian (maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong) yaitu sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong terhadap para musuh.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.