Firman Allah SWT
{اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ}
{#Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya.#} (Al-Baqarah, [2:285])
Ayat ini memberitakan perihal Nabi SAW dalam hal tersebut.
Ayat ini memberitakan perihal Nabi SAW
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Bisyr, telah menceritakan kepada kami Yazid, telah menceritakan kepada kami Sa'id, dari Qatadah yang menceritakan, "Telah diceritakan kepada kami bahwa tatkala diturunkan kepada Rasulullah SAW ayat ini (Al-Baqarah, [2:285]), maka Rasulullah SAW bersabda: 'Dan sudah seharusnya baginya beriman'."
Ayat ini memberitakan perihal Nabi SAW
Imam Hakim meriwayatkan di dalam kitab Mustadrak-nya, telah menceritakan kepada kami Abun Nadr Al-Faqih, telah menceritakan kepada kami Mu'az ibnu Najdah Al-Qurasyi, telah menceritakan kepada kami Khallad ibnu Yahya, telah menceritakan kepada kami Abu Uqail, dari Yahya ibnu Abu Kasir, dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa setelah diturunkan kepada Nabi SAW firman-Nya: {#Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya.#} (Al-Baqarah, [2:285]), Maka Nabi SAW bersabda: Sudah merupakan keharusan baginya beriman. Kemudian Imam Hakim mengatakan bahwa hadis ini sahih sanadnya, tetapi keduanya (Bukhari dan Muslim) tidak mengetengahkannya.
Firman Allah SWT
{وَالْمُؤْمِنُوْنَ}
{#demikian pula orang-orang yang beriman.#} (Al-Baqarah, [2:285]) di-ataf-kan kepada lafaz Ar-Rasul, kemudian Allah SWT memberitakan perihal semuanya (Rasul dan orang-orang mukmin). Untuk itu Allah SWT berfirman:
{كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ}
{#Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan), "Kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya."#} (Al-Baqarah, [2:285])
Ayat ini mengandung makna permohonan ampun dan rahmat serta belas kasihan
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Harb Al-Mausuli, telah menceritakan kepada kami Ibnu Fadl, dari Ata ibnus Saib, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya: {#Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman.#} (Al-Baqarah, [2:285]) sampai dengan firman-Nya: {#(Mereka berdoa), "Ampunilah kami, ya Tuhan kami."#} (Al-Baqarah, [2:285]) Maka Allah SWT berfirman, "Aku telah mengampuni bagi kalian."
Ayat ini mengandung makna permohonan ampun dan rahmat serta belas kasihan
{وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ}
{#dan kepada Engkaulah tempat kembali.#} (Al-Baqarah, [2:285])
Yang dimaksud dengan AL-MASHĪR ialah tempat kembali dan merujuk kelak di hari perhitungan.
Ayat ini mengandung makna permohonan ampun dan rahmat serta belas kasihan
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Jarir, dari Sinan, dari Hakim, dari Jabir yang menceritakan bahwa ketika diturunkan kepada Rasulullah SAW ayat ini, yaitu firman-Nya: {#Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan), "Kami tidak membedabedakan antara seorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya," dan mereka mengatakan, "Kami dengar dan kami taat." (Mereka berdoa), "Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada Engkaulah tempat kembali."#} (Al-Baqarah, [2:285]), Lalu Malaikat Jibril berkata: Sesungguhnya Allah telah memujimu dengan baik dan juga kepada umatmu. Maka mintalah, niscaya kamu akan diberi apa yang kamu minta. Maka Nabi SAW meminta, seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya: {#Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.#} (Al-Baqarah, [2:286]), hingga akhir ayat.
Hadis Pertama
Hadis pertama diriwayatkan oleh Imam Bukhari.
Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Kasir, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Sulaiman, dari Ibrahim, dari Abdur Rahman, dari Ibnu Mas'ud, dari Nabi SAW yang telah bersabda: Barang siapa yang membaca dua ayat ini... Telah menceritakan kepada kami Abu Na'im, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Mansur, dari Ibrahim, dari Abdur Rahman ibnu Yazid, dari Ibnu Mas'ud yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
{مَنْ قَرَاَ بِالْاٰيَتَيْنِ مِنْ اٰخِرِ سُوْرَةِ الْبَقَرَةِ فِيْ لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ}
{#"Barang siapa yang membaca dua ayat ini dari akhir surat Al-Baqarah di suatu malam, maka kedua ayat ini dapat mencukupinya."#}
Hadis Kedua
Diketengahkan pula oleh jamaah lainnya melalui jalur Sulaiman ibnu Mihran Al-A'masy berikut sanadnya dengan lafaz yang semisal. Kalau menurut Sahihain diriwayatkan melalui jalur As-Sauri, dari Mansur, dari Ibrahim, dari Abdur Rahman, dari Ibnu Mas'ud dengan lafaz yang sama. Di dalam kitab Sahihain pula dari Abdur Rahman, dari Alqamah, dari Ibnu Mas'ud; Abdur Rahman mengatakan, "Kemudian aku bersua dengan Abu Mas'ud, lalu ia menceritakan hadis ini kepadaku."
Hadis Ketiga
Demikian pula menurut apa yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ibnu Hambal, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Adam, telah menceritakan kepada kami Syarik, dari Asim, dari Al-Musayyab ibnu Rafi', dari Alqamah, dari Ibnu Mas'ud, dari Nabi SAW yang telah bersabda:
{مَنْ قَرَاَ بِالْاٰيَتَيْنِ مِنْ اٰخِرِ سُوْرَةِ الْبَقَرَةِ فِيْ لَيْلَتِهٖ كَفَتَاهُ}
{#"Barang siapa yang membaca kedua ayat dari akhir surat Al-Baqarah di malam harinya, maka kedua ayat itu mencukupinya."#}
Hadis Keempat
Hadis ketiga diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Abu Bakar ibnu Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, telah menceritakan kepada kami Malik ibnu Magul. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair serta Zuhair ibnu Harb, semuanya dari Abdullah ibnu Numair, lafaz-lafaz mereka hampir sama. Ibnu Numair mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Malik ibnu Magul, dari Az-Zubair ibnu Addi, dari Talhah, dari Murrah, dari Abdullah yang menceritakan bahwa ketika Rasulullah SAW menjalani Isra, beliau sampai ke Sidratul Muntaha yang terletak di langit ketujuh. Hanya sampai batas Sidratul Muntaha, berhenti segala sesuatu yang naik dari bumi, lalu dihentikan sampai padanya. Hanya sampai kepadanya segala sesuatu turun dari atasnya, lalu dihentikan sampai padanya. Abdullah (Ibnu Mas'ud) mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: {#(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.#} (An-Najm, [53:16]) Yang dimaksud dengan 'sesuatu yang meliputinya' adalah kupu-kupu emas. Abdullah Ibnu Mas'ud mengatakan pula bahwa Rasulullah SAW dianugerahi tiga perkara, yaitu beliau dianugerahi salat lima waktu, dan dianugerahi ayat-ayat yang mengakhiri surat Al-Baqarah, serta diampuni bagi orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu pun dari kalangan umatnya, dengan ampunan yang menyeluruh.
Hadis Kelima
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Ibrahim Ar-Razi, telah menceritakan kepada kami Salamah ibnul Fadl, telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnu Ishaq, dari Yazid ibnu Abu Habib, dari Marsad ibnu Abdullah Al-Yazni, dari Uqbah ibnu Amir Al-Juhanni yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
{اِقْرَأْ الْاٰيَتَيْنِ مِنْ اٰخِرِ سُوْرَةِ الْبَقَرَةِ فَاِنِّيْ اُعْطِيْتُهُمَا مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ}
{#"Bacalah dua ayat dari akhir surat Al-Baqarah, karena sesungguhnya Aku memberikan keduanya dari perbendaharaan di bawah Arsy (untuk kamu)."#}
Hadis Keenam
Ibnu Murdawaih mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Kamil, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Ishaq Al-Harbi, telah menceritakan kepada kami Marwan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Awwanah, dari Abu Malik, dari Rab'i, dari Huzaifah yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{فُضِّلْنَا عَلَى النَّاسِ بِثَلَاثٍ اُوتِيْتُ هَؤُلَاءِ الْاٰيَاتِ مِنْ اٰخِرِ سُوْرَةِ الْبَقَرَةِ مِنْ بَيْتٍ كَنْزٍ تَحْتَ الْعَرْشِ لَمْ يُعْطَهُنَّ نَبِيٌّ قَبْلِيْ وَلَا يُعْطَاهَا اَحَدٌ بَعْدِيْ}
{#Kami diberi keutamaan di atas semua orang karena tiga perkara, yaitu: "Aku diberi ayat-ayat yang mengakhiri surat Al-Baqarah dari rumah perbendaharaan di bawah Arsy yang tidak pernah diberikan kepada seorang pun sebelumku dan tidak pula diberikan kepada seorang pun sesudahku."#}
Hadis Ketujuh
Abu Isa At-Turmuzi mengatakan, telah menceritakan kepada kami Bandar, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Mahdi, telah menceritakan kepada kami Hammad ibnu Salamah, dari Asy'as ibnu Abdur Rahman Al-Harami, dari Abu Qilabah, dari Abul Asy'as As-San'ani, dari An-Nu'man ibnu Basyir, dari Nabi SAW yang telah bersabda:
{اِنَّ اللّٰهَ كَتَبَ كِتَابًا قَبْلَ اَنْ يَخْلُقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِاَلْفَيْ عَامٍ اَنْزَلَ مِنْهُ اٰيَتَيْنِ خَتَمَ بِهِمَا سُوْرَةَ الْبَقَرَةِ وَلَا يُقْرَأْنَ فِيْ دَارٍ ثَلَاثَ لَيَالٍ فَيَقْرَبُهَا شَيْطٰنٌ}
{#"Sesungguhnya Allah telah menulis Kitab-Nya sebelum menciptakan langit dan bumi dalam jangka dua ribu tahun. Dia menurunkan dua ayat darinya untuk mengakhiri surat Al-Baqarah dengan keduanya. Tidaklah ayat-ayat itu dibaca di dalam sebuah rumah selama tiga malam, melainkan setan tidak ada yang berani mendekatinya."#}
Hadis Kedelapan
Ibnu Murdawaih mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Muhammad ibnu Madyan, telah menceritakan kepada kami Al-Hasan ibnul Jahm, telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Amr, telah menceritakan kepada kami Ibnu Maryam, telah menceritakan kepadaku Yusuf ibnu Abul Hajjaj, dari Sa'id, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW apabila membaca ayat terakhir dari surat Al-Baqarah dan ayat Kursi, maka beliau tersenyum, lalu bersabda: "Sesungguhnya kedua ayat ini berasal dari perbendaharaan Tuhan Yang Maha Pemurah di bawah Arsy." Apabila beliau SAW membacakan firman-Nya: {#Barang siapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatannya itu.#} (An-Nisa, [4:123]) {#Dan bahwa seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwa usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.#} (An-Najm, [53:39]-[53:41]) Maka beliau membaca istirja' dan diam (tenang).
Hadis Kesembilan
Ibnu Murdawaih mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Muhammad ibnu Kufi, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Yahya ibnu Hamzah, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Bakar, telah menceritakan kepada kami Makki ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Abu Humaid, dari Abu Malih, dari Ma'qal ibnu Yasar yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{اُعْطِيْتُ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَخَوَاتِيْمَ سُوْرَةِ الْبَقَرَةِ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ وَالْمُفَصَّلُ نَافِلَةٌ}
{#"Aku diberi Fatihatul Kitab dan ayat-ayat terakhir surat Al-Baqarah dari bawah Arasy, sedangkan Al-Mufassal adalah nafilah (tambahannya)."#}
Hadis Kesepuluh
Dalam pembahasan terdahulu mengenai keutamaan surat Al-Fatihah telah disebutkan sebuah hadis melalui riwayat Abdullah ibnu Isa ibnu Abdur Rahman ibnu Abu Laila, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa ketika Rasulullah SAW sedang menghadapi Malaikat Jibril, tiba-tiba beliau mendengar suara gemerincing di atasnya. Maka Malaikat J
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.