Makna Ayat 23-65 Al-Qur'an Surah Al-Mu'minun
Mereka pun kemudian ditimpa siksa berupa pekikan amat keras yang membinasakan. Mereka memang pantas dibinasakan. Mereka Kami jadikan terhina dan tak berdaya bagai sampah--seperti batang kayu dan dedaunan--yang hanyut dihempas air. Binasalah dan terusirlah orang-orang yang zalim itu dari kasih sayang Kami akibat sifat buruk dan kesombongan mereka!
Ayat 23-24
23|42|Setelah mereka, Kami menciptakan lagi beberapa generasi yang lain seperti kaum Shâlih, Lûth dan Syu'ayb.
23|43|Masing-masing umat memiliki batas akhir kehidupannya yang tidak akan maju atau mundur sedikit pun.
Ayat 25-30
23|44|Lalu Kami mengutus rasul-rasul Kami kepada kaumnya masing-masing secara berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada kaumnya, ia dianggap bohong dalam menyampaikan dakwahnya. Mereka pun kemudian Kami binasakan secara berturut-turut. Kabar tentang mereka Kami jadikan bahan omongan dan keheranan orang. Terusirlah dari kasih sayang Kami dan binasalah orang-orang yang tidak mempercayai dan tidak tunduk kepada kebenaran!
23|45|Setelah itu Kami mengutus Mûsâ dan saudaranya, Hârûn, dengan membawa bukti-bukti kuat yang menunjukkan kebenaran mereka. Selain itu, mereka juga membawa alasan-alasan yang jelas, yang menerangkan bahwa mereka benar-benar diutus oleh Allah.
23|46|Mereka Kami utus kepada Fir'aun dan pengikut-pengikutnya yang kemudian menolak dengan sombong untuk beriman kepada ajaran mereka. Mereka memang kaum yang memiliki sifat sombong, angkuh dan keras.
23|47|Mereka berkata dengan penuh heran dan ingkar, Apakah kita harus beriman kepada dua orang manusia yang sama seperti kita? Sedangkan pengikut-pengikut mereka saja, yaitu Banû Isrâ'îl, tunduk dan patuh kepada kita bagaikan budak!
23|48|Mereka pun mendustakan dakwah yang di sampaikan oleh Mûsâ dan Hârûn. Mereka akhirnya termasuk orang-orang yang Kami binasakan dengan cara menenggelamkan mereka ke dalam lautan.
Ayat 31-36
23|49|Kami mewahyukan Tawrât kepada Mûsâ, agar kaumnya dapat mengambil petunjuk, pelajaran, hukum dan jalan kebahagiaan melalui kitab suci itu.
23|50|Kemudian, Kami menciptakan 'Isâ putra Maryam yang dikandung oleh bundanya tanpa proses berhubungan dengan laki-laki. Kelahiran 'Isâ tanpa ayah itu merupakan bukti yang jelas mengenai kemahakuasaan Kami. Maryam pun Kami tempatkan di tebing tinggi terhampar yang baik untuk tempat tinggal. Di sana terdapat persediaan air yang cukup sebagai sarana utama penunjang kehidupan yang mudah.
23|51|Kami katakan kepada rasul-rasul Kami untuk disampaikan kepada pengikut-pengikut mereka, Makanlah dan nikmatilah aneka ragam makanan yang halal dan baik. Syukurilah karunia itu dengan melakukan amal saleh. Sesungguhnya Aku Mahatahu apa yang kalian lakukan dan akan memberi balasannya.
23|52|Kami katakan kepada rasul-rasul Kami untuk disampaikan kepada pengikut-pengikutnya, Sesungguhnya agama yang kalian Aku utus untuk membawanya adalah satu, baik akidah, maupun pokok-pokok ajarannya. Kalian pun adalah satu umat sepanjang masa. Di antara pengikut-pengikut mereka itu ada yang mendapat petunjuk dan ada juga yang tersesat. Aku adalah Tuhan yang memerintahkan kalian untuk mengikuti agama itu. Maka takutlah siksa-Ku jika kalian mendurhakai-Ku.
Ayat 37-42
23|53|Umat manusia kemudian memutus kesatuan agama itu. Mereka ada yang mendapat petunjuk, ada juga yang tersesat, yang mengikuti kecenderungan hawa nafsu. Akibatnya, mereka terpecah belah menjadi beberapa kelompok yang saling bermusuhan. Masing-masing kelompok merasa senang dan puas dengan apa yang ada padanya, dan menyangka bahwa hanya dialah yang benar.
23|54|Oleh karena itu, hai Muhammad, biarkan orang-orang kafir berada dalam kebodohan dan kedunguan selama kamu telah menasihati mereka, sampai Allah memutuskan hukuman buat mereka dengan siksaan yang akan segera tiba.
23|55|Apakah orang-orang yang durhaka itu mengira bahwa ketika Kami membiarkan mereka menikmati kekayaan dan anak yang Kami berikan,
23|56|berarti Kami meridai mereka, lalu melimpahkan mereka berbagai kenikmatan dalam waktu singkat dan dalam jumlah yang banyak? Mereka sungguh-sungguh bagaikan binatang yang tidak dapat merasa karena tidak menggunakan akal pikirannya. Kami sama sekali tidak meridai mereka. Nikmat-nikmat itu hanya merupakan istidrâj (penundaan hukuman) Kami untuk mereka.
Ayat 43-48
23|57|Sesungguhnya orang-orang yang takut dan merasakan kebesaran Tuhannya, dan telah terbiasa bersikap demikian,
23|58|orang-orang yang beriman dengan tanda-tanda kekuasaan Allah yang terdapat di alam raya dan di dalam kitab suci yang diturunkan-Nya,
23|59|orang-orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun,
23|60|orang-orang yang mengeluarkan zakat dari kekayaan yang dikaruniakan Allah, dan melakukan pekerjaannya dengan penuh rasa khawatir kalau-kalau pekerjaannya itu tidak sempurna, karena sadar bahwa mereka akan kembali kepada Allah dan akan diperhitungkan melalui pembangkitan kembali,
23|61|mereka semua, dengan apa yang mereka kerjakan itu, bersegera dan mendahului orang lain untuk mencapai berbagai kebaikan.
Ayat 49-55
23|62|Kami tidak akan membebani seseorang kecuali sesuatu yang mampu dilakukannya, dalam batas-batas kemampuan. Setiap perbuatan manusia tercatat dalam buku yang ada pada Kami, dan akan Kami beritahukan kepadanya seperti apa adanya. Mereka tidak akan dicurangi dengan penambahan siksa atau pengurangan pahala.
23|63|Tetapi orang-orang kafir, akibat sikap membangkang dan sikap fanatisme mereka, lalai melakukan perbuatan baik dan tugas yang sebenarnya mampu mereka lakukan serta lalai akan telitinya perhitungan. Di samping itu, mereka selalu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang keji.
23|64|Maka, ketika Kami menyiksa orang-orang kaya dan hidup mewah, mereka goncang dan berteriak meminta pertolongan.
23|65|Kepada mereka Kami mengatakan, Sekarang kalian berteriak dan meminta tolong, sebab kalian tidak akan luput dari siksa Kami. Teriakan kalian pun sama sekali tidak akan berguna.