Makna Ayat
Firman Allah SWT:
{فَكَذَّبُوْهُ فَاَهْلَكْنٰهُمْ}
{#Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan.#} (Asy-Syu'ara', [26:139])
Yakni mereka tetap mendustakan Nabi Allah Hud, menentangnya, dan ingkar kepadanya. Maka Allah membinasakan mereka. Mengenai dibinasakan-Nya mereka telah disebutkan di dalam Al-Qur'an bukan hanya pada satu tempat saja, bahwa Allah mengirimkan angin kencang yang dingin lagi kuat. Maka azab inilah yang mengakibatkan kebinasaan mereka, yaitu azab yang sesuai dengan tubuh mereka, karena sesungguhnya mereka adalah makhluk yang paling kejam dan paling sewenang-wenang.
Azab Terhadap Kaum 'Ad
Mereka adalah kaum 'Ad yang terdahulu, seperti yang disebutkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya:
{وَاَنَّهٗ اَهْلَكَ عَادًا ۨالْاُوْلٰى}
{#dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Ad yang pertama.#} (An-Najm, [53:50])
{اِرَمَ ذَاتِ الْعِمَادِ}
{#Mereka adalah keturunan Iram ibnu Sam ibnu Nuh yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi.#} (Al-Fajr, [89:7])
Mereka adalah orang-orang yang mendiami bangunan-bangunan yang tinggi. Pendapat orang yang mengatakan bahwa Iram adalah nama sebuah kota, sesungguhnya ia mengambil sumber dari kisah Israiliyat, yaitu dari perkataan Ka'b dan Wahb. Pendapat seperti itu tidak mempunyai sumber yang asli. Karena itulah disebutkan dalam firman selanjutnya:
{الَّتِيْ لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى الْبِلَادِ}
{#yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain.#} (Al-Fajr, [89:8])
Yakni belum pernah diciptakan makhluk seperti mereka dalam hal kekuatan, kekerasan, dan kesewenang-wenangannya. Seandainya yang dimaksud dengan Iram adalah nama sebuah kota, tentulah ayat tidak menyebutkannya {#lam yukhlaq#} (yang belum pernah diciptakan makhluk seperti mereka), melainkan {#lam yubna#} (yang belum pernah dibangun suatu kota seperti itu).
Azab Terhadap Kaum 'Ad (Lanjutan)
Dalam pembahasan terdahulu telah kami sebutkan bahwa Allah tidak mengirimkan angin kencang atas mereka kecuali hanya sebentar. Angin itu menerjang perbendaharaan mereka, dan Allah memerintahkan kepada angin tersebut untuk menghancurkan mereka. Lalu angin itu memorak-porandakan negeri mereka dan segala sesuatu milik mereka, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
{تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍۢ بِاَمْرِ رَبِّهَا}
{#yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya.#} (Al-Ahqaf, [46:25]), hingga akhir ayat.
Dan firman Allah SWT:
{وَاَمَّا عَادٌ فَاُهْلِكُوْا بِرِيْحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍ سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَّثَمٰنِيَةَ اَيَّامٍ حُسُوْمًا فَتَرَى الْقَوْمَ فِيْهَا صَرْعٰى كَاَنَّهُمْ اَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍ}
{#Adapun kaum 'Ad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus, maka kamu lihat kaum 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).#} (Al-Haqqah, [69:6]-[69:7])
Yakni tinggal tubuh mereka tanpa kepala. Demikian itu karena angin kencang itu menerbangkan setiap orang dari mereka dan membunuhnya, lalu menerbangkannya ke udara, kemudian menjatuhkannya dalam keadaan kepala di bawah sehingga kepalanya hancur, dan angin itu menjatuhkannya seakan-akan mereka seperti tunggul-tunggul pohon kurma yang telah lapuk.
Ketetapan Allah
{اِنَّ اَجَلَ اللّٰهِ اِذَا جَاۤءَ لَا يُؤَخَّرُ}
{#Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan.#} (Nuh, [71:4])
Karena itulah Allah SWT menyebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:
{فَكَذَّبُوْهُ فَاَهْلَكْنٰهُمْ}
{#Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka.#} (Asy-Syu'ara', [26:139])
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.