Makna Kata
Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)?
Yakni apakah ada tuhan lain yang disembah selain Allah? Padahal telah jelas bagi kalian dan juga bagi setiap orang yang berakal, bahwa hanya Allahlah Yang Menciptakan dan Yang Memberi rezeki (yang patut disembah).
Di antara mufassirin ada yang mengatakan bahwa makna firman-Nya: {#Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)?#} (An-Naml, [27:60]) Yang menciptakan semuanya ini.
Pengertian pendapat ini ada kaitannya dengan makna yang pertama, karena hipotesis jawaban mereka ialah bahwa tiada seorang pun yang melakukan ini bersama-Nya, bahkan Dia sendirilah yang melakukannya. Lalu dikatakan kepada mereka, "Mengapa kalian menyembah selain Dia bersama-Nya, padahal hanya Dialah Yang Menciptakan, Yang Memberi rezeki dan Yang Mengatur semuanya?"
Makna Ayat
Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)?
Lafaz AMMAN dalam ayat-ayat ini semuanya mengandung takwil, 'Apakah Tuhan yang mengerjakan semuanya ini sama dengan yang tidak dapat mengerjakan sesuatu pun darinya?". Demikianlah makna konteks secara keseluruhan, sekalipun sebagian darinya tidak disebutkan, mengingat ada indikasi kuat yang menunjuk ke arah tersebut.
Pelajaran dari Ayat
Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?
Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).
Yaitu mereka menjadikan bagi Allah tandingan dan persamaannya.
Pelajaran dari Ayat Lain
Apakah orang yang berperilaku seperti ini sama dengan orang yang tidak berperilaku demikian?
Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:
Katakanlah, "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang menerima pelajaran.
Dan firman Allah SWT:
Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam, lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesalan yang nyata.
Apakah Tuhan yang menjaga setiap diri terhadap apa yang diperbuatnya (sama dengan yang tidak demikian sifatnya)?
Apakah Tuhan Yang Menyaksikan semua perbuatan makhluk-Nya, semua gerakan dan diam mereka, lagi mengetahui semua yang gaib -baik yang besar maupun yang terkecilnya- sama dengan yang tidak mengetahui, tidak mendengar dan tidak melihat, yakni berhala-berhala yang mereka sembah-sembah selain Allah itu?
Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:
Mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah. Katakanlah, "Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu!".
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.