Firman Allah SWT:
{اَمَّنْ يَّبْدَؤُا الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيْدُهٗ}
{#Atau siapakah yang menciptakan (manusia dari permulaannya), kemudian mengulanginya (lagi),#} (An-Naml, [27:64])
Dialah Allah yang dengan kekuasaan dan kemampuan-Nya memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya lagi, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:
{اِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيْدٌ. اِنَّهٗ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيْدُ}
{#Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras. Sesungguhnya Dialah Yang Menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).#} (Al-Buruj, [85:12]-[85:13])
Dan firman Allah SWT:
{وَهُوَ الَّذِيْ يَبْدَؤُا الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيْدُهٗ وَهُوَ اَهْوَنُ عَلَيْهِ}
{#Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan) kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah.#} (Ar-Rum, [30:27])
Adapun firman Allah SWT:
{وَمَنْ يَّرْزُقُكُمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ}
{#dan siapa (pula) yang memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi.#} (An-Naml, [27:64])
Yakni melalui hujan yang Dia turunkan dari langit, lalu menumbuhkan keberkatan yang terkandung di dalam bumi. Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
{وَالسَّمَاۤءِ ذَاتِ الرَّجْعِ. وَالْاَرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِ}
{#Dan langit yang mengandung hujan dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan.#} (At-Tariq, [86:11]-[86:12]).
{يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى الْاَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاۤءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيْهَا}
{#Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar darinya, dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya.#} (Al-Hadid, [57:4])
Allah SWT menurunkan hujan dari langit yang mengandung berkah, lalu air hujan itu meresap ke dalam tanah, kemudian dari dalam tanah keluarlah berbagai macam tanaman dan pepohonan serta bunga-bungaan dan lain-lainnya yang mempunyai warna beraneka ragam.
{كُلُوْا وَارْعَوْا اَنْعَامَكُمْ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّاˇولِى النُّهٰى}
{#Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal.#} (Tha Ha, [20:54])
Karena itulah dalam ayat ini disebutkan oleh firman-Nya:
{ءَاِلٰهٌ مَّعَ اللّٰهِ}
{#Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)?#} (An-Naml, [27:64])
Yakni yang melakukan itu semua. Menurut pendapat lain, yang wajib disembah sesudah semuanya itu?
{قُلْ هَاتُوْا بُرْهَانَكُمْ}
{#Katakanlah, "Unjukkanlah bukti kebenaranmu."#} (An-Naml, [27:64]) untuk membenarkan keabsahan dari apa yang kalian dakwakan itu, bahwa ada tuhan lain yang disembah selain Dia?
{اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ}
{#"Jika kamu memang orang-orang yang benar."#} (An-Naml, [27:64]) dalam pengakuanmu itu, dan telah diketahui bahwa mereka tidak mempunyai alasan ataupun bukti yang membenarkan perbuatan mereka, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
{وَمَنْ يَّدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهٗ بِهٖ فَاِنَّمَا حِسَابُهٗ عِنْدَ رَبِّهٖ اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُوْنَ}
{#Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalil pun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung.#} (Al-Mu'minun, [23:117])
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.