Ayat 71-75
Ayat 71
Allah SWT berfirman seraya membaritahukan tentang orang-orang musyrik yang meminta agar kiamat disegerakan, padahal mereka menganggap mustahil terjadinya hal itu (Dan mereka (orang-orang kafir) berkata, "Bilakah datangnya azab itu, jika memang kamu orang-orang yang benar” (71) Maka Allah berfirman seraya menjawab mereka: (Katakanlah) wahai Muhammad (Mungkin telah hampir datang kepadamu sebagian dari (azab) yang kamu minta (supaya) disegerakan itu)
Makna Ayat 71
Ibnu Abbas bahwa maknanya adalah sudah dekat, atau dekat bagi kalian azab yang kalian minta untuk disegerakan. Hal ini yang dimaksud oleh firmanNya SWT: (dan mereka berkata, "Kapan itu (akan terjadi)?" Katakanlah, "Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat”)
Ayat 72-73
Dan sesungguhnya huruf lam masuk ke dalam firmanNya (radifa lakum) karena mengandung makna disegerakan kepada kalian. Seperti yang dikatakan Mujahid dalam suatu riwayat tentang firmanNya: (Mungkin telah hampir datang kepadamu) yaitu disegerakan terhadap kalian. Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai karunia yang besar (yang diberikan-Nya) kepada manusia) yaitu melimpahkan nikmat-nikmatNya kepada mereka, sekalipun dengan kezaliman mereka terhadap diri mereka sendiri; dan dengan semua itu mereka tidak bersyukur kepadaNya atas nikmat-nikmat itu, kecuali hanya sedikit orang dari mereka
Ayat 74
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengetahui apa yang disembunyikan hati mereka dan apa yang mereka nyatakan (74) yaitu mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati dan hal rahasia, sebagaimana mengatahui hal yang tampak: (Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu) (Surah Ar-Ra'd: 10) dan (Dia mengetahui rahasia dan yang tersembunyi) (Surah Thaha: 7) serta (Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka tampakkan) (Surah Hud: 5)
Ayat 75
Kemudian Allah SWT memberitahukan bahwa Dia mengetahui hal yang ghaib dari di langit dan bumi, dan bahwa sesungguhnya Dia mengetahui hal ghaib dan nyata, yaitu sesuatu yang ghaib dan tampak bagi para hamba. Jadi Allah SWT berfirman: (Tidak ada sesuatu pun yang gaib di langit dan bumi)
Makna Ayat 75
Ibnu Abbas berkata bahwa makna yang dimaksud adalah tidak ada sesuatu pun (di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauhil Mahfuz)) Ini sebagaimana firmanNya SWT: (Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi? Bahwa yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauhil Mahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah (70)) (Surah Al-Hajj)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.