Makna kata
(23) وَلَمَّا وَرَدَ مَاءَ مَدْيَنَ وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِنَ النَّاسِ يَسْقُونَ "Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Madyan, dia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan" ternaknya. Penduduk Madyan ini adalah masyarakat peternak hewan yang sangat banyak, وَوَجَدَ مِنْ دُونِهِمُ "dan dia menjumpai di belakang orang banyak itu," di belakang sekumpulan orang itu, امْرَأتَيْنِ تَذُودَانِ "dua orang wanita yang sedang menghambat," domba-dombanya agar tidak mendekat kepada keru-munan orang banyak itu, karena keduanya merasa tidak mampu untuk berdesakan dengan kaum lelaki, dan karena kaum lelaki itu bakhil dan tidak mempunyai kepribadian baik (jiwa sosialnya) untuk membiarkan keduanya memberi minum hewan ternaknya.
قَالَ "Musa berkata" kepada kedua gadis itu, مَا خَطْبُكُمَا "Apakah maksudmu berdua?" Maksudnya, bagaimana kalian dengan kondisi seperti ini?
قَالَتَا لا نَسْقِي حَتَّى يُصْدِرَ الرِّعَاءُ "Kedua wanita menjawab, 'Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sehingga penggembala-penggembala itu memulangkan (ternaknya)'." Maksudnya, sudah menjadi kebiasaan bahwa kami tidak mungkin dapat meminumkan ternak sehingga para penggembala memulangkan ternak-ternaknya, lalu apabila keadaan sudah lengang, barulah kami meminumkan, وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ "sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umur-nya," maksudnya, sudah tidak mempunyai kekuatan untuk memi-numkan ternaknya, dan kami pun tidak mempunyai daya untuk melakukannya dan kami juga tidak mempunyai orang laki-laki yang bisa berdesakan dengan para penggembala.
Pelajaran dari ayat
Penduduk Madyan ini adalah masyarakat peternak hewan yang sangat banyak, dan mereka memiliki kebiasaan yang tidak memungkinkan wanita untuk meminumkan ternak mereka sendiri. Mereka memulangkan ternak-ternak mereka kepada penggembala-penggembala, dan hanya setelah keadaan sudah lengang, barulah wanita dapat meminumkan ternak mereka. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Madyan memiliki kebiasaan yang tidak adil dan tidak memungkinkan wanita untuk memiliki hak-hak yang sama dengan laki-laki.
Makna ayat
Ayat ini menunjukkan bahwa Musa bertemu dengan dua wanita yang sedang menghambat domba-dombanya agar tidak mendekat kepada kerumunan orang banyak. Wanita-wanita ini menjawab bahwa mereka tidak dapat meminumkan ternak mereka sendiri karena penggembala-penggembala tidak memungkinkan mereka untuk melakukannya. Mereka juga menjelaskan bahwa bapak mereka adalah orang tua yang telah lanjut umur-nya, dan mereka tidak mempunyai daya untuk melakukannya.
Pelajaran dari ayat
Ayat ini menunjukkan bahwa Musa bertemu dengan dua wanita yang sedang menghadapi kesulitan dalam meminumkan ternak mereka. Wanita-wanita ini menjawab bahwa mereka tidak dapat meminumkan ternak mereka sendiri karena penggembala-penggembala tidak memungkinkan mereka untuk melakukannya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Madyan memiliki kebiasaan yang tidak adil dan tidak memungkinkan wanita untuk memiliki hak-hak yang sama dengan laki-laki.
Makna kata
Ayat ini menunjukkan bahwa Musa bertemu dengan dua wanita yang sedang menghambat domba-dombanya agar tidak mendekat kepada kerumunan orang banyak. Wanita-wanita ini menjawab bahwa mereka tidak dapat meminumkan ternak mereka sendiri karena penggembala-penggembala tidak memungkinkan mereka untuk melakukannya. Mereka juga menjelaskan bahwa bapak mereka adalah orang tua yang telah lanjut umur-nya, dan mereka tidak mempunyai daya untuk melakukannya.
Pelajaran dari ayat
Ayat ini menunjukkan bahwa Musa bertemu dengan dua wanita yang sedang menghadapi kesulitan dalam meminumkan ternak mereka. Wanita-wanita ini menjawab bahwa mereka tidak dapat meminumkan ternak mereka sendiri karena penggembala-penggembala tidak memungkinkan mereka untuk melakukannya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Madyan memiliki kebiasaan yang tidak adil dan tidak memungkinkan wanita untuk memiliki hak-hak yang sama dengan laki-laki.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.