Ayat 5-7
Allah SWT berfirman: (Barang siapa yang mengharap pertemuan dengan Allah) yaitu di akhirat, dia mengerjakan amal shalih dan mengharapkan pahala yang melimpah di sisi Allah, maka sesungguhnya Allah pasti akan mewujudkan harapannya dan memenuhi pahala amalnya secara sempurna dan melimpah. Sesungguhnya hal itu pasti terjadi, karena Allah Maha Mendengar doa dan Maha Melihat semua makhlukNya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Barang siapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (5))
Firman Allah SWT: (Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri) sebagaimana firmanNya: (Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri) (Surah Fushshilat: 46) yaitu siapa saja yang mengerjakan amal shalih, maka sesungguhnya manfaat dari amalnya itu kembali kepada dirinya sendiri; karena sesungguhnya Allah SWT tidak memerlukan amal perbuatan hamba-hambaNya, sekalipun mereka semuanya bertakwa sebagaimana bertakwanya diri seseorang dari mereka, hal itu tidak menambah sesuatupun ke dalam kerajaanNya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakaya dari alam semesta (6))
Hasan Al-Bashri berkata bahwa sesungguhnya seorang lelaki benar-benar dinilai sebagai orang yang berjihad, tetapi dia tidak pernah memukul dengan pedang sehari pun.
Kemudian Allah Swt. memberitahukan bahwa sekalipun Dia Maha Kaya dari semua makhlukNya dan sekalipun Dia telah berbuat baik kepada mereka, Dia membalas orang-orang yang beriman dan beramal shalih dengan pahala terbaik. Dia menghapuskan dari mereka amal keburukan yang pernah mereka lakukan dan membalas pahala mereka dengan balasan yang lebih baik. Dia menerima sedikit amal baik mereka dan memberinya pahala setiap amal baik dengan sepuluh kali lipatnya hingga sampai tujuh ratus kali lipat. Dia membalas setiap amal buruk dengan balasan yang serupa dengan amal itu, atau Dia memaafkan dan menghapuskannya, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang, walaupun sebesar dzarrah; dan jika ada kebaikan sebesar dzarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari sisiNya pahala yang besar (40)) (Surah An-Nisa’) dan di sini Allah berfirman: (Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan (7))
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.