Selanjutnya Allah SWT memberitahukan bahwa berhala-berhala yang mereka sembah itu tidak dapat menimpakan mudarat dan tidak pula memberikan manfaat. Berhala-berhala itu tiada lain hanyalah buat-buatan kalian belaka, lalu kalian memberinya nama-nama sebagai tuhan-tuhan buatan. Sesungguhnya berhala-berhala itu hanyalah makhluk, sama halnya dengan kalian. Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Al-Aufi, dari Ibnu Abbas, dan hal yang sama dikatakan oleh As-Saddi dan Mujahid.
Al-Walibi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa lafaz TAKHLUQŪNA dibaca TASHNA'ŪNA, yang artinya 'kalianlah yang memahatnya, lalu menjadikannya sebagai patung-patung (berhala-berhala).' Hal yang sama dikatakan oleh Mujahid dalam suatu riwayatnya, juga oleh Ikrimah, Al-Hasan, Qatadah, dan lain-lainnya, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir rahimahullah, yakni berhala-berhala itu tidak memiliki rezeki bagi kalian.
Maka mintalah rezeki itu di sisi Allah.
{فَابْتَغُوْا عِنْدَ اللّٰهِ الرِّزْقَ}
{#maka mintalah rezeki itu di sisi Allah.#} (Al-'Ankabut, [29:17])
Ungkapan ini merupakan ungkapan Hasr yang paling kuat. Pengertian Hasr-nya sama dengan apa yang terdapat di dalam firman-Nya:
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
{اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ}
{#Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.#} (Al-Fatihah, [1:5])
Dan firman Allah SWT:
Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga.
{رَبِّ ابْنِ لِيْ عِنْدَكَ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ}
{#Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga.#} (At-Tahrim, [66:11])
Karena itulah dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya: {#maka mintalah rezeki itu di sisi Allah.#} (Al-'Ankabut, [29:17]) Yaitu mintalah rezeki itu kepada Allah, bukan pada selain-Nya, karena sesungguhnya selain Allah tidak memiliki sesuatu apa pun.
Dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya.
{وَاعْبُدُوْهُ وَاشْكُرُوْا لَهٗ}
{#dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya.#} (Al-'Ankabut, [29:17])
Artinya, makanlah sebagian dari rezeki-Nya, sembahlah Dia semata serta bersyukurlah kepada-Nya atas semua nikmat yang telah Dia limpahkan kepada kalian.
Hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
{اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ}
{#Hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.#} (Al-'Ankabut, [29:17])
Yakni kelak di hari kiamat, lalu Dia akan membalas setiap orang dengan balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.