Ayat 26-27
Allah SWT berfirman: (Dan kepunyaan-Nyalah siapa saja yang ada di langit dan di bumi) yaitu milikNya dan hamba-hambaNya (Semuanya hanya kepadaNya tunduk) yaitu tunduk dan patuh, baik dengan taat maupun terpaksa
Firman Allah
(Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkannya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagiNya) Ibnu Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa maknanya adalah lebih mudah bagiNya.
Makna Ayat
Mujahid berkata bahwa mengembalikan hidup itu lebih mudah daripada menciptakannya dari awal. Sedangkan menciptakan dari awal itu juga mudah bagiNya
Bisa jadi bahwa dhamir dalam firmanNya: (dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagiNya) merujuk kepada makhluk, yaitu lebih mudah bagi makhluk.
Firman Allah
(Dan bagi-Nyalah sifat Yang Maha Tinggi di langit dan di bumi) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa maknanya seperti firmanNya: (tidak ada sesuatu pun yang semisal dengan Dia) (Surah Asy-Syura: 11)
Makna Ayat
Qatadah berkata bahwa serupa dengan ayat ini yaitu kalimat "tidak ada Tuhan dan Rabb selain Dia" Ibnu Jarir juga mengemukakan pendapat yang serupa dengan ini
Sifat Allah
Dia Maha Perkasa yang tidak terkalahkan dan tertandingi, bahkan Dia mengalahkan dan menundukkan segala sesuatu dengan kekuasaan dan pengaruhNya. Dzat yang Maha Bijaksana dalam semua firman dan perbuatanNya secara syariat maupun takdir.
Makna Firman Allah
Diriwayatkan dari Malik dalam tafsirannya yang diriwayatkan darinya dari Muhammad bin Al-Munkadir tentang firmanNya: (Dan bagi-Nyalah sifat Yang Maha Tinggi) dia berkata yaitu semakna dengan kalimat "Tidak ada Tuhan selain Allah"
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.