Makna Ayat
Dan apabila kedua orangtuamu memaksamu untuk menyekutukan Allah dengan sesuatu yang kamu ketahui bahwa dia tidak pantas untuk disembah, maka janganlah kalian menaati mereka. Pergaulilah mereka berdua di dunia dengan baik. Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada ketauhidan dan keikhlasan. Kemudian kepada-Kulah tempat kembali kalian semua, kemudian Aku akan memberitahukan kepada kalian kebaikan dan keburukan yang telah kalian lakukan, agar Aku memberikan balasan atasnya.
Makna Kata
- Kedua orangtuamu: Orang tua yang mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan seseorang.
- Memaksamu: Membuat seseorang melakukan sesuatu yang tidak diinginkannya.
- Menyekutukan Allah: Menganggap sesuatu sebagai tuhan selain Allah.
- Pergaulilah mereka berdua di dunia dengan baik: Berinteraksi dengan orang tua dengan baik dan hormat.
- Jalan orang yang kembali kepada ketauhidan dan keikhlasan: Jalan yang benar dan lurus dalam beribadah dan berakhlak.
Makna Ayat
31|16|Wahai anakku, sesungguhnya kebaikan dan keburukan manusia, meskipun sekecil biji sawi dan berada pada tempat yang paling tersembunyi--seperti di balik karang, di langit, ataupun di bumi--Allah pasti akan menampakkan dan memperhitungkannya. Sesungguhnya Allah Mahahalus, tak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya; Mahatahu yang mengetahui hakikat segala hal.
Makna Kata
- Kebaikan dan keburukan manusia: Perbuatan baik dan buruk yang dilakukan oleh manusia.
- Meskipun sekecil biji sawi: Bahkan jika perbuatan baik atau buruk itu sangat kecil.
- Paling tersembunyi: Tempat yang paling sulit untuk ditemukan.
- Allah pasti akan menampakkan dan memperhitungkannya: Allah akan mengetahui dan menghitung perbuatan baik dan buruk manusia.
- Mahahalus: Allah memiliki kekuatan untuk mengetahui dan menghitung segala sesuatu.
- Tak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya: Tidak ada sesuatu pun yang dapat disembunyikan dari Allah.
- Mahatahu: Allah memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam.
Makna Ayat
31|17|Wahai anakku, jagalah salat, perintahlah manusia untuk melakukan segala kebaikan dan laranglah untuk melakukan segala kejahatan. Bersabarlah atas kesulitan yang menimpamu. Sesungguhnya apa yang telah diwasiatkan oleh Allah adalah hal-hal yang harus selalu dilakukan dan dijaga.
Makna Kata
- Jagalah salat: Melaksanakan shalat dengan benar dan konsisten.
- Perintahlah manusia untuk melakukan segala kebaikan: Mendorong manusia untuk melakukan perbuatan baik.
- Laranglah untuk melakukan segala kejahatan: Mencegah manusia dari melakukan perbuatan buruk.
- Bersabarlah atas kesulitan yang menimpamu: Menjadi sabar dan kuat dalam menghadapi kesulitan.
- Apa yang telah diwasiatkan oleh Allah: Perintah dan larangan Allah yang harus diikuti.
- Hal-hal yang harus selalu dilakukan dan dijaga: Perintah dan larangan Allah yang harus diikuti dengan konsisten.
Makna Ayat
31|18|Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia dengan sikap sombong serta jangan pula berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang sombong yang selalu membangga-banggakan perbuatan baiknya.
Makna Kata
- Memalingkan mukamu dari manusia: Menghindari atau tidak mau berinteraksi dengan manusia.
- Sikap sombong: Sifat yang sombong dan angkuh.
- Berjalan di muka bumi dengan angkuh: Berperilaku dengan sombong dan angkuh.
- Allah tidak menyukai orang-orang sombong: Allah tidak menyukai sifat sombong dan angkuh.
- Selalu membangga-banggakan perbuatan baiknya: Selalu membanggakan perbuatan baiknya sendiri.
Makna Ayat
31|19|Berjalanlah kamu dengan wajar, antara cepat dan lambat, rendahkanlah suaramu, karena sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai: awalnya siulan yang tidak menarik dan akhinya tarikan nafas yang buruk.
Makna Kata
- Berjalanlah kamu dengan wajar: Berperilaku dengan sopan dan hormat.
- Antara cepat dan lambat: Berperilaku dengan tidak terlalu cepat atau lambat.
- Rendahkanlah suaramu: Berbicara dengan suara yang rendah dan sopan.
- Seburuk-buruk suara: Suara yang paling buruk.
- Suara keledai: Suara keledai yang tidak menarik.
- Awalnya siulan yang tidak menarik: Awalnya suara yang tidak menarik.
- Akhinya tarikan nafas yang buruk: Akhirnya suara yang buruk.
Makna Ayat
31|20|Telah kalian lihat bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di langit seperti matahari, bulan, bintang-bintang dan lain sebagainya untuk kalian. Dia juga menundukkan apa yang ada di bumi, yaitu sungai-sungai, buah-buahan dan binatang-binatang. Dia juga telah menyempurnakan nikmat-nikmat-Nya yang nyata dan tersembunyi darimu. Di antara manusia ada yang membantah tentang Zat dan sifat-sifat Allah tanpa bukti dan petunjuk yang didapatkan dari seorang nabi dan juga tanpa wahyu yang menerangi jalan kebenaran.
Makna Kata
- Telah kalian lihat: Kalian telah melihat.
- Allah telah menundukkan: Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan bumi untuk kalian.
- Apa yang ada di langit: Matahari, bulan, bintang-bintang dan lain sebagainya.
- Apa yang ada di bumi: Sungai-sungai, buah-buahan dan binatang-binatang.
- Nikmat-nikmat-Nya yang nyata dan tersembunyi: Nikmat-nikmat Allah yang dapat dilihat dan tidak dapat dilihat.
- Di antara manusia ada yang membantah: Di antara manusia ada yang menolak atau membantah tentang Zat dan sifat-sifat Allah.
- Tanpa bukti dan petunjuk: Tanpa bukti dan petunjuk yang didapatkan dari seorang nabi.
- Tanpa wahyu yang menerangi jalan kebenaran: Tanpa wahyu yang menerangi jalan kebenaran.
Makna Ayat
31|21|Dan apabila dikatakan kepada mereka, Ikutilah kebenaran dan petunjuk yang diturunkan Allah, mereka menjawab, Tidak, kami hanya akan mengikuti apa yang kami dapatkan dari nenek moyang kami. Apakah mereka akan mengikuti nenek moyang mereka itu, walaupun mereka sebenarnya diseru oleh setan untuk menuju kepada kesesatan yang membawa mereka kepada siksa neraka?
Makna Kata
- Ikutilah kebenaran dan petunjuk: Ikuti kebenaran dan petunjuk yang diturunkan Allah.
- Mereka menjawab, Tidak: Mereka menolak untuk mengikuti kebenaran dan petunjuk.
- Kami hanya akan mengikuti apa yang kami dapatkan dari nenek moyang kami: Kami hanya akan mengikuti apa yang kami dapatkan dari nenek moyang kami.
- Apakah mereka akan mengikuti nenek moyang mereka itu: Apakah mereka akan mengikuti nenek moyang mereka itu.
- Walaupun mereka sebenarnya diseru oleh setan: Walaupun mereka sebenarnya diseru oleh setan untuk menuju kepada kesesatan.
- Membawa mereka kepada siksa neraka: Membawa mereka kepada siksa neraka.
Makna Ayat
31|22|Barangsiapa yang menghadap kepada Allah dengan hati dan wajahnya, dan menyerahkan segala urusannya kepada-Nya, serta selalu berbuat baik dalam setiap perbuatannya, maka sebenarnya dia telah berpegang pada tali terkuat yang akan mengantarkannya kepada keridaan Allah. Dan kepada-Nyalah tempat kembali segala urusan.
Makna Kata
- Menghadap kepada Allah: Menghadap kepada Allah dengan hati dan wajah.
- Menyerahkan segala urusannya: Menyerahkan segala urusannya kepada Allah.
- Selalu berbuat baik: Selalu berbuat baik dalam setiap perbuatannya.
- Tali terkuat: Tali yang paling kuat yang akan mengantarkannya kepada keridaan Allah.
- Keridaan Allah: Keridaan Allah yang akan diterima oleh orang yang berbuat baik.
- Tempat kembali segala urusan: Tempat kembali segala urusan yang akan diterima oleh Allah.
Makna Ayat
31|23|Dan barangsiapa yang tidak menjadikan dirinya hanya untuk Allah semata, maka jangan sampai kedurhakaan dan keberpalingan mereka itu menyedihkanmu. Hanya kepada Kami semata tempat kembali mereka pada hari kiamat. Lalu Kami akan menunjukkan perbuatan-perbuatan mereka, karena ilmu Kami meliputi apa yang ada di dalam jiwa. lebih-lebih lagi perbuatan-perbuatan mereka yang lahir.
Makna Kata
- Barangsiapa yang tidak menjadikan dirinya hanya untuk Allah semata: Barangsiapa yang tidak menjadikan dirinya hanya untuk Allah semata.
- Kedurhakaan dan keberpalingan: Kedurhakaan dan keberpalingan yang akan menyedihkanmu.
- Hanya kepada Kami semata: Hanya kepada Kami semata tempat kembali mereka pada hari kiamat.
- Ilmu Kami meliputi apa yang ada di dalam jiwa: Ilmu Kami meliputi apa yang ada di dalam jiwa.
- Perbuatan-perbuatan mereka yang lahir: Perbuatan-perbuatan mereka yang lahir.
Makna Ayat
31|24|Kami akan memberikan kenikmatan kepada mereka dalam waktu yang tidak lama di dunia. Kemudian mereka Kami paksa untuk masuk ke dalam neraka yang keras dan tak tertahankan.
Makna Kata
- Kami akan memberikan kenikmatan: Kami akan memberikan kenikmatan kepada mereka dalam waktu yang tidak lama di dunia.
- Neraka yang keras dan tak tertahankan: Neraka yang keras dan tak tertahankan.
Makna Ayat
31|25|Dan Aku bersumpah kepadamu, wahai Nabi, jika kamu menanyakan kepada mereka, Siapakah yang menciptakan langit dan bumi? mereka pasti menjawab, Yang menciptakannya adalah Allah. Katakanlah, Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan bukti-bukti keesaan-Nya, yang menghapuskan perbuatan mereka untuk menyekutukan Allah dengan selain-Nya dalam beribadah. Tetapi kebanyakan dari mereka tidak mengetahui bahwa dengan pengakuan mereka itu, sebenarnya mereka telah membuat alasan atas mereka sendiri, yang membuktikan tentang kerusakan akidah mereka.
Makna Kata
- Siapakah yang menciptakan langit dan bumi: Siapakah yang menciptakan langit dan bumi.
- Mereka pasti menjawab, Yang menciptakannya adalah Allah: Mereka pasti menjawab, Yang menciptakannya adalah Allah.
- Segala puji bagi Allah: Segala puji bagi Allah.
- Bukti-bukti keesaan-Nya: Bukti-bukti keesaan-Nya.
- Menghapuskan perbuatan mereka: Menghapuskan perbuatan mereka untuk menyekutukan Allah dengan selain-Nya.
- Kerusakan akidah mereka: Kerusakan akidah mereka.
Makna Ayat
31|26|Milik Allahlah segala yang ada di langit dan di bumi, penciptaan, ukuran dan pengurusannya. Maka bagaimana mungkin mereka meninggalkan ibadah kepada-Nya? Dan sesungguhnya Allah Mahakaya, tidak membutuhkan ciptaan dan peribadatan mereka kepada-Nya. Dia Maha Terpuji Zat-Nya dan Yang paling berhak untuk dipuji oleh hamba-hamba-Nya.
Makna Kata
- Milik Allahlah segala yang ada di langit dan di bumi: Milik Allahlah segala yang ada di langit dan di bumi.
- Penciptaan, ukuran dan pengurusannya: Penciptaan, ukuran dan pengurusannya.
- Maka bagaimana mungkin mereka meninggalkan ibadah: Maka bagaimana mungkin mereka meninggalkan ibadah kepada-Nya.
- Allah Mahakaya: Allah Mahakaya.
- Tidak membutuhkan ciptaan dan peribadatan: Tidak membutuhkan ciptaan dan peribadatan mereka kepada-Nya.
- Dia Maha Terpuji Zat-Nya: Dia Maha Terpuji Zat-Nya.
- Yang paling berhak untuk dipuji: Yang paling berhak untuk dipuji oleh hamba-hamba-Nya.
Makna Ayat
31|27|Dan seandainya seluruh pohon yang ada di bumi berubah menjadi pena, dan seluruh air laut yang sangat banyak itu menjadi tinta untuk digunakan untuk menuliskan ilmu Allah (kalimât), niscaya pena-pena itu akan rusak dan air laut itu akan habis sebelum habisnya ilmu Allah. Karena Allah Mahaperkasa, tidak ada sesuatu pun yang dapat mengalahkan-Nya; Mahabijaksana, tidak ada sesuatu pun yang keluar dari ilmu dan hikmah-Nya. Maka ilmu dan hikmah-Nya tidak akan ada habisnya.
Makna Kata
- Seluruh pohon yang ada di bumi: Seluruh pohon yang ada di bumi.
- Berubah menjadi pena: Berubah menjadi pena.
- Seluruh air laut yang sangat banyak: Seluruh air laut yang sangat banyak.
- Menjadi tinta: Menjadi tinta untuk digunakan untuk menuliskan ilmu Allah.
- Kalimât: Kalimât.
- Pena-pena itu akan rusak: Pena-pena itu akan rusak.
- Air laut itu akan habis: Air laut itu akan habis.
- Ilmu Allah: Ilmu Allah.
- Mahaperkasa: Mahaperkasa.
- Tidak ada sesuatu pun yang dapat mengalahkan-Nya: Tidak ada sesuatu pun yang dapat mengalahkan-Nya.
- Mahabijaksana: Mahabijaksana.
- Tidak ada sesuatu pun yang keluar dari ilmu dan hikmah-Nya: Tidak ada sesuatu pun yang keluar dari ilmu dan hikmah-Nya.
- Maka ilmu dan hikmah-Nya tidak akan ada habisnya: Maka ilmu dan hikmah-Nya tidak akan ada habisnya.
Makna Ayat
31|28|Awal penciptaan kalian dan juga pembangkitan kalian setelah kematian di depan kekuasaan Allah tidak lebih hanyalah bagaikan penciptaan atau pembangkitan satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar perkataan orang-orang musyrik yang memungkiri kebangkitan. Dia juga Maha Melihat perbuatan-perbuatan mereka, lalu Dia memberikan balasan atasnya.
Makna Kata
- Awal penciptaan kalian: Awal penciptaan kalian.
- Pembangkitan kalian setelah kematian: Pembangkitan kalian setelah kematian.
- Di depan kekuasaan Allah: Di depan kekuasaan Allah.
- Tidak lebih hanyalah bagaikan penciptaan atau pembangkitan satu jiwa saja: Tidak lebih hanyalah bagaikan penciptaan atau pembangkitan satu jiwa saja.
- Sesungguhnya Allah Maha Mendengar: Sesungguhnya Allah Maha Mendengar.
- Perkataan orang-orang musyrik: Perkataan orang-orang musyrik.
- Memungkiri kebangkitan: Memungkiri kebangkitan.
- Dia juga Maha Melihat: Dia juga Maha Melihat.
- Perbuatan-perbuatan mereka: Perbuatan-perbuatan mereka.
- Lalu Dia memberikan balasan atasnya: Lalu Dia memberikan balasan atasnya.
Makna Ayat
31|29|Tidakkah kamu perhatikan, wah