Makna Syuhada
Makna Kata
Syuhada adalah orang-orang yang gugur dalam perang atau pertempuran, tetapi mereka tidak mati secara benar karena mereka masih hidup di sisi Allah SWT dengan mendapat rezeki.
Makna Ayat
Ayat Al-Qur'an yang berkenaan dengan nasib mereka itu adalah:
{بَلِّغُوْا عَنَّا قَوْمَنَا اَنَّا قَدْ لَقِيْنَا رَبَّنَا فَرَضِيَ عَنَّا وَرَضِيْنَا عَنْه ثُمَّ نُسِخَتْ فَرُفِعَتْ بَعْدَ مَا قَرَأْنَاهُ زَمَنًا}
{#Sampaikanlah dari kami kepada kaum kami, bahwasanya kami telah menjumpai Tuhan kami, dan Dia rida dengan kami serta kami pun rida (puas) dengan (pahala)-Nya.#}
Kemudian ayat tersebut dimansukh dan diangkat kembali sesudah kami membacanya selama beberapa waktu, dan sebagai gantinya Allah SWT menurunkan firman-Nya:
{وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتًا بَلْ اَحْيَاۤءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَ}
{#Janganlah kalian mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.#} (Ali Imran, [3:169])
Pelajaran dari Ayat
Ayat ini menunjukkan bahwa syuhada tidak mati secara benar karena mereka masih hidup di sisi Allah SWT dengan mendapat rezeki. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis
Hadis yang semisal diriwayatkan pula melalui hadis Anas dan Abu Sa'id.
Hadis yang lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Abdus Samad. telah menceritakan kepada kami Hammad, telah menceritakan kepada kami Sabit, dari Anas, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{مَا مِنْ نَفْسٍ تَمُوْتُ لَهَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ يَسُرُّهَا اَنْ تَرْجِعَ اِلَى الدُّنْيَا اِلَّا الشَّهِيْدُ فَاِنَّهٗ يَسُرُّهٗ اَنْ يَرْجِعَ اِلَى الدُّنْيَا فَيُقْتَلَ مَرَّةً اُخْرٰى لِمَا يَرٰى مِنْ فَضْلِ الشَّهَادَةِ}
{#Tiada seorang pun yang meninggal dunia, sedangkan di sisi Allah dia memperoleh kebaikan yang menggembirakannya, lalu ia menginginkan dikembalikan ke dunia, kecuali hanya orang yang mati syahid. Karena sesungguhnya dia sangat gembira bila dikembalikan ke dunia, lalu gugur sekali lagi (di jalan Allah) karena apa yang dirasakannya dari keutamaan mati syahid.#}
Hadis ini hanya diriwayatkan oleh Imam Muslim melalui jalur Hammad.
Hadis yang lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dikatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Abdullah Al-Madini, telah menceritakan kepada kami Sufyan ibnu Muhammad ibnu Ali ibnu Rabi'ah As-Sulami, dari Abdullah ibnu Muhammad ibnu Aqil, dari Jabir yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda kepadanya: Aku telah diberi tahu bahwa Allah menghidupkan kembali ayahmu, lalu berfirman kepadanya. "Mintalah kamu!" Ayahmu berkata kepada-Nya, "Aku ingin dikembalikan ke dunia dan gugur lagi di jalan-Mu sekali lagi." Allah berfirman, "Sesungguhnya Aku telah memutuskan bahwa mereka tidak akan dikembalikan lagi ke dunia."
Ditinjau dari segi ini, hanya Imam Ahmad sendirilah yang meriwayatkannya.
Pelajaran dari Hadis
Hadis ini menunjukkan bahwa syuhada tidak mati secara benar karena mereka masih hidup di sisi Allah SWT dengan mendapat rezeki. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Ayat Lain
Ayat Al-Qur'an yang berkenaan dengan nasib mereka itu adalah:
{وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتًا بَلْ اَحْيَاۤءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَ}
{#Janganlah kalian mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.#} (Ali Imran, [3:169])
Pelajaran dari Ayat Lain
Ayat ini menunjukkan bahwa syuhada tidak mati secara benar karena mereka masih hidup di sisi Allah SWT dengan mendapat rezeki. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis Lain
Hadis yang lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dinyatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ya'qub, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Al-Haris ibnu Fudail Al-Ansari, dari Mahmud ibnu Labid, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{الشُّهَدَاءُ عَلٰى بَارِقِ نَهَرٍ بِبَابِ الْجَنَّةِ فِيْ قُبَّةٍ خَضْرَاءَ يَخْرُجُ عَلَيْهِمْ رِزْقُهُمْ مِنْ الْجَنَّةِ بُكْرَةً وَعَشِيًّا}
{#"Orang-orang yang mati syahid berada di tepi sungai yang ada di pintu surga, padanya terdapat kubah hijau, rezeki mereka dikeluarkan dari dalam surga setiap pagi dan petang."#}
Hadis ini hanya diriwayatkan oleh Imam Ahmad sendiri. Tetapi telah diriwayatkan pula oleh Ibnu Juraij, dari Abu Kuraib yang mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Sulaiman dan Ubaidah, dari Muhammad ibnu Ishaq dengan lafaz yang sama. Sanadnya dinilai jayyid.
Pelajaran dari Hadis Lain
Hadis ini menunjukkan bahwa syuhada tidak mati secara benar karena mereka masih hidup di sisi Allah SWT dengan mendapat rezeki. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis Lain
Hadis lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dinyatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ya'qub, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Al-Haris ibnu Fudail Al-Ansari, dari Mahmud ibnu Labid, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{نَسَمَةُ الْمُؤْمِنِ طَائِرٌ يُعَلِّقُ فِيْ شَجِرِ الْجَنَّةِ حَتّٰى يُرْجِعَهُ اللّٰهُ اِلٰى جَسَدِهٖ يَوْمَ يَبْعَثُهٗ}
{#"Jiwa orang mukmin merupakan burung yang bergantungan di pepohonan surga sebelum Allah mengembalikannya ke jasadnya pada hari Allah membangkitkannya."#}
Sabda Nabi SAW yang mengatakan, "Yu'alliqu," artinya bergantungan. Makna yang dimaksud ialah memakan buah-buahan surga. Dari hadis ini disimpulkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga.
Pelajaran dari Hadis Lain
Hadis ini menunjukkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis Lain
Hadis lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dinyatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ya'qub, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Al-Haris ibnu Fudail Al-Ansari, dari Mahmud ibnu Labid, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{الشُّهَدَاءُ عَلٰى بَارِقِ نَهَرٍ بِبَابِ الْجَنَّةِ فِيْ قُبَّةٍ خَضْرَاءَ يَخْرُجُ عَلَيْهِمْ رِزْقُهُمْ مِنْ الْجَنَّةِ بُكْرَةً وَعَشِيًّا}
{#"Orang-orang yang mati syahid berada di tepi sungai yang ada di pintu surga, padanya terdapat kubah hijau, rezeki mereka dikeluarkan dari dalam surga setiap pagi dan petang."#}
Hadis ini hanya diriwayatkan oleh Imam Ahmad sendiri. Tetapi telah diriwayatkan pula oleh Ibnu Juraij, dari Abu Kuraib yang mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Sulaiman dan Ubaidah, dari Muhammad ibnu Ishaq dengan lafaz yang sama. Sanadnya dinilai jayyid.
Pelajaran dari Hadis Lain
Hadis ini menunjukkan bahwa syuhada tidak mati secara benar karena mereka masih hidup di sisi Allah SWT dengan mendapat rezeki. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis Lain
Hadis lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dinyatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ya'qub, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Al-Haris ibnu Fudail Al-Ansari, dari Mahmud ibnu Labid, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{نَسَمَةُ الْمُؤْمِنِ طَائِرٌ يُعَلِّقُ فِيْ شَجِرِ الْجَنَّةِ حَتّٰى يُرْجِعَهُ اللّٰهُ اِلٰى جَسَدِهٖ يَوْمَ يَبْعَثُهٗ}
{#"Jiwa orang mukmin merupakan burung yang bergantungan di pepohonan surga sebelum Allah mengembalikannya ke jasadnya pada hari Allah membangkitkannya."#}
Sabda Nabi SAW yang mengatakan, "Yu'alliqu," artinya bergantungan. Makna yang dimaksud ialah memakan buah-buahan surga. Dari hadis ini disimpulkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga.
Pelajaran dari Hadis Lain
Hadis ini menunjukkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis Lain
Hadis lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dinyatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ya'qub, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Al-Haris ibnu Fudail Al-Ansari, dari Mahmud ibnu Labid, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{نَسَمَةُ الْمُؤْمِنِ طَائِرٌ يُعَلِّقُ فِيْ شَجِرِ الْجَنَّةِ حَتّٰى يُرْجِعَهُ اللّٰهُ اِلٰى جَسَدِهٖ يَوْمَ يَبْعَثُهٗ}
{#"Jiwa orang mukmin merupakan burung yang bergantungan di pepohonan surga sebelum Allah mengembalikannya ke jasadnya pada hari Allah membangkitkannya."#}
Sabda Nabi SAW yang mengatakan, "Yu'alliqu," artinya bergantungan. Makna yang dimaksud ialah memakan buah-buahan surga. Dari hadis ini disimpulkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga.
Pelajaran dari Hadis Lain
Hadis ini menunjukkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis Lain
Hadis lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dinyatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ya'qub, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Al-Haris ibnu Fudail Al-Ansari, dari Mahmud ibnu Labid, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{نَسَمَةُ الْمُؤْمِنِ طَائِرٌ يُعَلِّقُ فِيْ شَجِرِ الْجَنَّةِ حَتّٰى يُرْجِعَهُ اللّٰهُ اِلٰى جَسَدِهٗ يَوْمَ يَبْعَثُهٗ}
{#"Jiwa orang mukmin merupakan burung yang bergantungan di pepohonan surga sebelum Allah mengembalikannya ke jasadnya pada hari Allah membangkitkannya."#}
Sabda Nabi SAW yang mengatakan, "Yu'alliqu," artinya bergantungan. Makna yang dimaksud ialah memakan buah-buahan surga. Dari hadis ini disimpulkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga.
Pelajaran dari Hadis Lain
Hadis ini menunjukkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis Lain
Hadis lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dinyatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ya'qub, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Al-Haris ibnu Fudail Al-Ansari, dari Mahmud ibnu Labid, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{نَسَمَةُ الْمُؤْمِنِ طَائِرٌ يُعَلِّقُ فِيْ شَجِرِ الْجَنَّةِ حَتّٰى يُرْجِعَهُ اللّٰهُ اِلٰى جَسَدِهٗ يَوْمَ يَبْعَثُهٗ}
{#"Jiwa orang mukmin merupakan burung yang bergantungan di pepohonan surga sebelum Allah mengembalikannya ke jasadnya pada hari Allah membangkitkannya."#}
Sabda Nabi SAW yang mengatakan, "Yu'alliqu," artinya bergantungan. Makna yang dimaksud ialah memakan buah-buahan surga. Dari hadis ini disimpulkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga.
Pelajaran dari Hadis Lain
Hadis ini menunjukkan bahwa roh orang mukmin itu dalam bentuk burung di dalam surga. Mereka tidak perlu khawatir tentang nasib mereka karena Allah SWT telah menjamin mereka akan hidup di sisi-Nya dengan mendapat rezeki.
Makna Hadis Lain
Hadis lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Dinyatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ya'qub, telah menceritakan kepada kami ay
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.