Firma Allah SWT
{لِيُوَفِّيَهُمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ}
{#agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya.#} (Fathir, [35:30])
Yakni agar Allah menyempurnakan pahala amal perbuatan mereka dan melipat gandakannya dengan tambahan-tambahan yang belum pernah terdetik dalam kalbu mereka.
{اِنَّهٗ غَفُوْرٌ}
{#Sesungguhnya Allah Maha Pengampun.#} (Fathir, [35:30]) terhadap dosa-dosa mereka.
{شَكُوْرٌ}
{#lagi Maha Bersyukur.#} (Fathir, [35:30])
Yaitu tetap akan membalas amal perbuatan mereka betapapun kecilnya amal perbuatan mereka.
Qatadah mengatakan bahwa Mutarrif rahimahullah bila membaca ayat ini mengatakan bahwa ini adalah ayat mengenai ahli qurra (membaca Al-Qur'an).
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Haiwah, telah menceritakan kepada kami Salim ibnu Gailan yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Darij alias Abus Samah menceritakan hadis berikut dari Abul Haisam, dari Abu Sa'id Al-Khudri RA yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
{اِنَّ اللّٰهَ تَعَالٰى اِذَا رَضِيَ عَنِ الْعَبْدِ اَثْنٰى عَلَيْهِ سَبْعَةَ اَصْنَافٍ مِنَ الْخَيْرِ لَمْ يَعْمَلْهُ وَاِذَا سَخِطَ عَلَى الْعَبْدِ اَثْنٰى عَلَيْهِ سَبْعَةَ اَصْنَافٍ مِنَ الشَّرِّ لَمْ يَعْمَلْهُ}
{#Sesungguhnya Allah SWT apabila rida kepada hamba-Nya, maka Dia memujinya dengan tujuh macam kebaikan yang tidak dikerjakannya. Dan apabila murka kepada hamba-Nya, maka Dia menyebut-nyebutnya dengan tujuh macam keburukan yang tidak dilakukannya.#}
Hadis ini berpredikat garib.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.