Makna ayat
Kemudian Allah SWT berfirman:
{وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللّٰهُ النَّاسَ بِمَا كَسَبُوْا مَا تَرَكَ عَلٰى ظَهْرِهَا مِنْ دَاۤبَّةٍ}
{#Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun.#} (Fathir, [35:45])
Yaitu sekiranya Allah menghukum mereka karena dosa-dosa mereka, tentulah akan binasa semua penduduk langit dan bumi dan segala sesuatu yang dimiliki oleh mereka berupa hewan ternak (harta kekayaan) dan sumber-sumber penghidupan mereka.
Makna kata
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Sinan, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Sufyan As-Saurr, dari Abu Ishaq, dari Abul Ahwas, dari Abdullah yang mengatakan bahwa hampir saja serangga tanah disiksa di dalam liangnya karena dosa yang dilakukan oleh anak manusia. Kemudian Abdullah (Ibnu Mas'ud RA) membaca firman-Nya: {#Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun.#} (Fathir, [35:45])
Makna ayat
Sa'id ibnu Jubair dan As-Saddi telah mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah SWT: {#niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun.#} (Fathir, [35:45]) Yakni niscaya Allah tidak memberi mereka air hujan, akhirnya semua hewan melata pun binasa semuanya.
{وَلٰكِنْ يُّؤَخِّرُهُمْ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى}
{#Akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu.#} (Fathir, [35:45])
Pelajaran dari ayat
Maksudnya, Allah menangguhkan mereka sampai hari kiamat, lalu Dia akan menghisab mereka di hari itu dan setiap orang akan mendapat balasan dari amal perbuatannya. Orang yang taat akan mendapat pahala, sedangkan orang yang durhaka akan mendapat azab dan siksaan. Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:
{فَاِذَا جَاۤءَ اَجَلُهُمْ فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِعِبَادِهٖ بَصِيْرًا}
{#maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.#} (Fathir, [35:45])
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.