Ayat 50-61
Allah SWT memberitahukan tentang penghuni surga, bahwa sebagian dari mereka berhadapan dengan sebagian lain sambil saling bertanya yaitu tentang keadaan mereka, dan bagaimana kehidupan mereka di dunia serta penderitaan mereka di dunia. Demikian itu merupakan pembicaraan mereka di tempat mereka minum, berkumpul, dan bergaul dengan yang lain, sambil duduk di atas ranjang-ranjang mereka. Sedangkan para pelayan berada di sekitar mereka menyuguhkan kebaikan yang besar kepada mereka berupa berbagai macam makanan, minuman, pakaian, dan selain itu yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, dan belum pernah terbesit di hati seorang manusia pun.
(Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman" (51)) Mujahid berkata bahwa itu adalah setan.
Sesungguhnya setan itu adakalanya dari kalangan jin yang menggoda jiwa manusia, adakalanya dari kalangan manusia yang berbicara dengannya. Keduanya itu saling membantu. Allah SWT berfirman: (sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)) (Surah Al-An'am: 112) Masing-masing darikeduanya selalu menggoda, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia (1) Raja manusia (2) sembahan manusia (3) dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi (4) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia (5) dari (golongan) jin dan manusia" (6)) (Surah An-Nas) Oleh karena itu Allah berfirman: (Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman (51) yang berkata, “Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)'?" (52)) yaitu apakah kamu percaya dengan adanya hari kebangkitan, hari perhitungan dan hari pembalasan? Dia mengatakannya dengan maksud heran, tidak percaya, menganggap mustahil, dan mengingkarinya.
(Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan? (53)) Mujahid dan As-Suddi berkata, "Benar-benar dihisab"
Allah SWT berfirman: (Berkata pulalah ia, "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?” (54)) yaitu menengok. Ini dikatakan seorang mukmin kepada teman-temannya dari kalangan penghuni surga (Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala (54))
Ibnu Abbas, Sa'id bin Jubair, Khulaid Al-Ashari, Qatadah, As-Suddi, dan ‘Atha’ Al-Khurasani berkata bahwa maknanya adalah di tengah-tengah neraka Jahim.
(Ia berkata (pula), "Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku” (56))
Orang mukmin berkata kepada orang kafir,"Demi Allah, kamu hampir saja mencelakakanku sekiranya aku menaatimu" (Jikalau tidaklah karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka) (57)) yaitu sekiranya bukan karena karunia Allah, maka aku menjadi orang yang sepertimu di tengah-tengah neraka Jahim, tempat kamu berada dan diseret bersamamu ke dalam azab. Tetapi karena Dia memberi karunia dan rahmat kepadaku, maka Dia memberiku petunjuk kepada keimanan dan membimbingku untuk mengesakanNya (Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi petunjuk kepada kami) (Surah Al-A'raf: 43)
Firman Allah SWT: (Maka apakah kita tidak akan mati (58) melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)? (59)) Ini merupakan perkataan orang mukmin yang merasa kagum dengan apa yang diberikan Allah kepadanya berupa kehidupan yang kekal di dalam surga dan bertempat di tempat yang terhormat tanpa mati dan diazab. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar (60)) Firman Allah: (Untuk kemenangan seperti ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja (61)) Qatadah berkata bahwa ini merupakan perkataan penghuni surga. Ibnu Jarir berkata bahwa ini adalah firman Allah SWT yang maknanya adalah untuk meraih kenikmatan dan kemenangan ini hendaklah orang-orang di dunia beramal agar mereka dapat meraihnya di akhirat.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.