Ayat 13-16
Allah SWT berfirman, "Katakanlah, wahai Muhammad, sebagai seorang utusan Allah SWT: ('Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku) yaitu hari kiamat. Ini merupakan syarat, sedangkan makna yang dimaksudnya adalah sindiran kepada yang lain dengan cara yang lebih utama dan lebih kuat (Katakanlah, "Hanya Allah sajalah yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku” (14) Maka sembahlah olehmu (hai orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia) Ini juga merupakan ancaman dan bentuk melepaskan diri dari mereka (Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang rugi”) yaitu hanyalah orang-orang yang sangat merugi (orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat) yaitu mereka tercerai berai dan tidak akan bertemu lagi selamanya, apakah keluarga mereka dimasukkan ke dalam surga, sedangkan mereka sendiri masuk neraka atau semuanya menjadi penghuni neraka. Akan tetapi tidak ada kebersamaan dan kebahagiaan bagi mereka (Ingatlah, yang demikian itu adalah kerugian yang nyata) yaitu, yang demikian itu adalah kerugian yang jelas, gamblang, dan terang.
Kerugian Orang-orang yang Rugi
Kemudian Allah menggambarkan keadaan mereka di neraka dan berfirman: (Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah mereka pun lapisan-lapisan (dari api)) sebagaimana Allah SWT berfirman: (Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim (41)) (Surah Al-A'raf)
Tujuan Firman Allah
Firman Allah: (Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu) yaitu sesungguhnya Dia menceritakan berita yang pasti terjadi ini untuk menakuti hamba-hambaNya agar mereka menjauhi hal-hal yang diharamkan dan perbuatan dosa. Firman Allah SWT: (Maka bertakwalah kepada-Ku, hai hamba-hambaKu) yaitu, takutlah terhadap kemurkaan, siksaan, dan pembalasanKu
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.