A4 A6
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَّالْاَحْزَابُ مِنْۢ بَعْدِهِمْۙ وَهَمَّتْ كُلُّ اُمَّةٍۢ بِرَسُوْلِهِمْ لِيَأْخُذُوْهُ وَجَادَلُوْا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّ فَاَخَذْتُهُمْۗ فَكَيْفَ كَانَ عِقَابِ

każżabat qablahum qaumu nūḥiw wal-aḥzābu mim ba‘dihim wa hammat kullu ummatim birasūlihim liya'khużūhu wa jādalū bil-bāṭili liyud-ḥiḍū bihil-ḥaqqa fa akhażtuhum, fa kaifa kāna ‘iqāb

Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu setelah mereka telah mendustakan (rasul) dan setiap umat telah merencanakan (tipu daya) terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran; karena itu Aku tawan mereka (dengan azab). Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?