Makna kata
{ﺗﺠﺮﻱ ﻣﻦ ﺗﺤﺘﻬﺎ اﻷﻧﻬﺎﺭ} tajrii min tahtihal anhaar: mengalir sungai-sungai dari sela-sela pohon dan istananya.
{ﻣﻄﻬﺮﺓ} muthohharoh: suci dari penyakit dan kotoran secara mutlak.
{ﻇﻼ ﻇﻠﻴﻼ} dhillan dhaliila: rimbun selalu tanpa ada panas menyengat dan dingin menggigit.
Makna ayat
Adapun ayat yang kedua (57) berisi kabar gembira untuk orang-orang yang beriman dan beramal sholih dengan menjauhi kesyirikan serta maksiat. Allah berfirman : {ﻭاﻟﺬﻳﻦ ﺁﻣﻨﻮا ﻭﻋﻤﻠﻮا اﻟﺼﺎﻟﺤﺎﺕ} “dan orang-orang yang beriman serta beramal sholih” yaitu setelah mereka meninggalkan kesyirikan dan maksiat. {ﺳﻨﺪﺧﻠﻬﻢ ﺟﻨﺎﺕ ﺗﺠﺮﻱ ﻣﻦ ﺗﺤﺘﻬﺎ اﻷﻧﻬﺎﺭ ﺧﺎﻟﺪﻳﻦ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﺑﺪا ﻟﻬﻢ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﺯﻭاﺝ ﻣﻄﻬﺮﺓ} “Kami akan memasukkan mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selamanya”, maksudnya adalah para bidadari. Mereka adalah para wanita yang suci dari segala yang dapat mengganggu atau mengurangi kemolekan dan kecantikan mereka, terbebas dengan tanpa ada buang hajat kecil, besar ataupun haid. Allah berfirman {ﻭﻧﺪﺧﻠﻬﻢ ﻇﻼ ﻇﻠﻴﻼ} “dan Kami masukkan kedalam naungan yang teduh” rimbun dan sejuk terlindung dari panas dan dingin. Rasulullah bersabda pada suatu hari, “di surga ada sebuat pohon dinamakan pohon al khuld, penunggang kuda menyusuri naungannya sepanjang seratus tahun dan tidaklah naungannya itu terhenti.”
Pelajaran dari ayat
- Iman dan amal sholih beserta dengan meninggalkan kesyirikan dan kemaksiatan adalah sebab didapatnya kenikmatan akhirat.
- Surga adalah tempat kenikmatan yang terbebas dari hal-hal kotor yang merusak kemurniannya serta kebahagiaannya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.