Makna Ayat
Dan di antara kasih Allah ﷻ terhadap hamba-hambaNya adalah Allah ﷻ tidak menghentikan rahmatNya dari mereka, dan tidak juga menutup pintu-pintuNya dari mereka, akan tetapi barangsiapa yang memperoleh selain yang tidak patut, Allah ﷻ akan memerintahkan kepadanya dan menyerunya untuk menutup kekurangannya dan menyempurnakan dirinya, karena itulah Allah ﷻ memerintahkan mereka untuk ikhlas dan berperang di jalanNya, dan Allah ﷻ berfirman,
فَلْيُقَاتِلْ فِي سَبِيْلِ اللَّهِ الَّذِيْنَ يَشْرُوْنَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالآخِرَةِ "Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah ﷻ"
ini adalah salah satu pendapat tentang ayat ini dan merupakan pendapat yang paling benar. Pendapat lain berkata bahwa makna ayat itu adalah agar kaum Mukminin yang sempurna iman mereka dan yang benar dalam keimanan mereka, berperang di jalan Allah ﷻ, yaitu الَّذِيْنَ يَشْرُوْنَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالآخِرَةِ "orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat" yaitu mereka menjual dunia karena tidak suka kepadanya dengan akhirat karena suka padanya; sesungguhnya merekalah orang-orang yang ditujukan kepada mereka perkataan tersebut, karena mereka adalah orang-orang yang telah menyiapkan diri mereka dan meneguhkannya untuk memerangi musuh, karena mereka memiliki keimanan yang sempurna yang menuntut akan hal tersebut.
Adapun orang-orang yang merasa keberatan tersebut, tidaklah mereka dihiraukan, baik mereka ikut berjihad ataupun tinggal diam saja, maka hal ini akan sama seperti Firman Allah ﷻ,
قُلْ آمِنُوْا بِهِ أَوْ لا تُؤْمِنُوْا إِنَّ الَّذِيْنَ أُوتُوْا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهِ إِذَا يُتْلَى عَلَيْهِمْ يَخِرُّوْنَ لِلأذْقَانِ سُجَّدًا
"...Katakanlah, 'Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah ﷻ). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila al-Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud, dan mereka berkata, 'Mahasuci Rabb kami; sesungguhnya janji Rabb kami pasti dipenuhi'. Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'. Katakanlah, 'Serulah Allah ﷻ atau serulah ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al-Asma al-Husna (nama-nama yang terbaik) dan jangan kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu'. Dan katakanlah, 'Segala puji bagi Allah ﷻ, Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaanNya dan tidak mempunyai penolong (untuk menjagaNya) dari kehinaan, dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebenar-benarnya...'" (Al-Isra`: 107-111).
Dan FirmanNya,
فَإِنْ يَكْفُرْ بِهَا هَؤُلاءِ فَقَدْ وَكَّلْنَا بِهَا قَوْمًا لَيْسُوْا بِهَا بِكَافِرِيْنَ
"Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya, maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya." (Al-An'am: 89).
Pendapat lain mengatakan, sesungguhnya makna ayat itu adalah hendaklah seorang pejuang lagi mujahid berperang menghadapi kaum kafir, yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat. Maka atas dasar ini, الَّذِيْنَ "orang-orang yang" dalam posisi manshub sebagai maf'ul (obyek), وَمَنْ يُقَاتِلْ فِي سَبِيْلِ اللَّهِ "barangsiapa yang berperang di jalan Allah ﷻ" yakni, bahwa perang itu adalah sebagai jihad yang diperintahkan oleh Allah ﷻ dan RasulNya, dan hamba tersebut ikhlas hanya untuk Allah ﷻ dan tujuannya hanya Wajah Allah ﷻ dalam jihadnya tersebut, فَيُقْتَلْ أَوْ يَغْلِبْ فَسَوْفَ نُؤْتِيْهِ أَجْرًا عَظِيمًا "lalu gugur atau memperoleh kemenangan, maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar," dengan bertambahnya keimanan dan agamanya, mendapatkan harta rampasan perang, pujian yang baik dan pahala orang-orang yang berjihad di jalan Allah ﷻ, orang-orang yang Allah ﷻ siapkan bagi mereka surga yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pula terbesit pada benak seorang manusia.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.