Makna Ayat
Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.
Pendapat Orang-Orang
Pendapat Pertama
Pendapat orang-orang yang mengatakan demikian disebutkan oleh Ibnu Jarir, telah menceritakan kepada kami Basysyar, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, dari Sufyan, dari Abu Husain, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:
{Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya.}
Yakni sebelum kematian Isa ibnu Maryam AS meninggal dunia.
Pendapat Kedua
Pendapat orang-orang yang mengatakan demikian disebutkan oleh Ibnu Jarir, telah menceritakan kepada kami Basysyar, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, dari Sufyan, dari Abu Husain, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:
{Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya.}
Yakni sebelum kematian Isa ibnu Maryam AS meninggal dunia.
Pendapat Ketiga
Pendapat orang-orang yang mengatakan demikian disebutkan oleh Ibnu Jarir, telah menceritakan kepada kami Basysyar, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, dari Sufyan, dari Abu Husain, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:
{Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya.}
Yakni sebelum kematian Isa ibnu Maryam AS meninggal dunia.
Pendapat Keempat
Pendapat orang-orang yang mengatakan demikian disebutkan oleh Ibnu Jarir, telah menceritakan kepada kami Basysyar, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, dari Sufyan, dari Abu Husain, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:
{Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya.}
Yakni sebelum kematian Isa ibnu Maryam AS meninggal dunia.
Hadis-Hadis
Hadis Pertama
Telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Ya'qub ibnu Ibrahim, dari Abu Saleh, dari Ibnu Syihab, dari Sa'id ibnul Musayyab, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{Demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, sesungguhnya sudah dekat masa turunnya Ibnu Maryam kepada kalian sebagai hakim yang adil, lalu ia memecahkan salib, membunuh semua babi, dan menghapuskan jizyah serta harta benda menjadi berlimpah hingga tidak ada seseorang yang mau menerimanya, sehingga bersujud baginya lebih baik daripada dunia dan isinya.}
Kemudian Abu Hurairah mengatakan, "Jika kalian suka, bacalah ayat ini, yaitu firman-Nya:
{Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka#} (An-Nisa, [4:159]).
Hal yang sama diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari Al-Hasan Al-Hilwani dan Abdu ibnu Humaid; keduanya dari Ya'qub dengan lafaz yang sama.
Hadis Kedua
Telah menceritakan kepada kami Abu Bukair, telah menceritakan kepada kami Al-Lais, dari Yunus, dari Ibnu Syihab, dari Nafi' maula Abu Qatadah Alansari, bahwa Abu Hurairah RA mengatakan, "Rasulullah SAW pernah bersabda: 'Bagaimanakah dengan kalian apabila Al-Masih ibnu Maryam turun di antara kalian, sedangkan imam kalian adalah (seseorang) dari kalian?'"
Uqail dan Al-Auza'i diikutkan ke dalam sanad hadis ini.
Hal yang sama diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dari Abdur Razzaq, dari Ma'-mar, dari Usman ibnu Umar, dari Ibnu Abu Zi-b; keduanya dari Az-Zuhri dengan lafaz yang sama.
Hadis Ketiga
Telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Hammam, telah menceritakan kepada kami Qatadah, dari Abdur Rahman, dari Abu Hurairah, bahwa Nabi SAW pernah bersabda: "Para nabi itu semuanya saudara yang se-illah, yakni ibu mereka berlain-lainan, tetapi agama mereka satu. Sesungguhnya aku adalah orang yang lebih utama terhadap Isa ibnu Maryam, karena tidak ada nabi antara dia dan aku. Sesungguhnya dia akan turun. Apabila kalian melihatnya, perhatikanlah dengan baik; dia adalah seorang lelaki yang sedang tingginya, kulit merah keputih-putihan, dia memakai sepasang baju yang kedua-duanya dicelup dengan warna merah, seakan-akan rambutnya meneteskan air, padahal ia tidak terkena basah. Lalu ia pecahkan semua salib, membunuh semua babi, menghapus jizyah, dan menyeru manusia untuk masuk Islam. Di zamannya semua agama dimusnahkan oleh Allah, kecuali agama Islam. Di zamannya pula Allah membinasakan Al-Masih Ad-Dajjal. Kemudian awan menyelimuti bumi sehingga singa berdampingan dengan unta, harimau berdampingan dengan sapi, serigala berdampingan dengan kambing, dan anak-anak memainkan ular tanpa membahayakan keselamatan mereka. Isa tinggal selama empat puluh tahun, kemudian ia wafat dan disalatkan oleh kaum muslim."
Hal yang sama diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, dari Hadiyyah ibnu Khalid, dari Hammam ibnu Yahya.
Kesimpulan
Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.
Hadis Lain
Abu Abdullah Muhammad ibnu Yazid ibnu Majah mengatakan di dalam kitab sunannya, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Muhammad, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman Al-Muharibi, dari Ismail ibnu Abu Rafi', dari Abu Zar'ah Asy-Syaibani Yahya ibnu Abu Umar, dari Abu Umamah Al-Bahili yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW berkotbah kepada kami dan termasuk kebiasaan khotbahnya selalu membicarakan hal yang sedang kami bicarakan sekarang, yaitu Dajjal yang selalu kita waspadai.
Makna Kata
Makna Kata Dajjal
Dajjal adalah seorang pemuda yang berambut keriting, matanya menyembul keluar, seakan-akan menurutku mirip dengan Abdul Uzza ibnu Qatn.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Barang siapa di antara kalian yang menjumpainya, hendaklah ia membacakan ayat-ayat permulaan sural Al-Kahfi terhadapnya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Sesungguhnya dia akan muncul dari daerah perbatasan antara Syam dan Irak, lalu dia melakukan pengrusakan ke arah kanan dan ke arah kirinya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Hai hamba-hamba Allah, berteguh hatilah kalian.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kami bertanya, "Wahai Rasulullah, berapa lamakah Dajjal tinggal di muka bumi ini?"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Rasulullah SAW menjawab: Empat puluh hari, sehari sama dengan satu tahun, sehari lainnya sama dengan satu bulan, dan sehari yang lainnya lagi sama dengan satu Jumat (seminggu), sedangkan hari-hari yang lainnya sama dengan hari-hari kalian sekarang.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kami bertanya, "Wahai Rasulullah, hari yang lamanya sama dengan satu tahun itu apakah cukup bagi kami melakukan salat sehari?"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Rasulullah SAW menjawab, "Tidak, tetapi kalian harus mengira-ngira waktunya."
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kami bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimanakah kecepatannya (Dajjal) menyebar di bumi ini?"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Rasulullah SAW menjawab: bahwa kecepatan Dajjal menyebar di muka bumi sama dengan hujan yang ditiup angin.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Ia mendatangi suatu kaum, lalu menyeru mereka, akhirnya mereka beriman kepadanya dan taat kepadanya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Maka Dajjal memerintahkan kepada langit agar menurunkan hujannya, dan memerintahkan kepada bumi agar mengeluarkan tetumbuhannya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Lalu ternak mereka menjadi gemuk-gemuk dan berkembang biak dengan sangat cepatnya serta memiliki air susu yang berlimpah.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian Dajjal mendatangi suatu kaum lainnya dan menyeru mereka tetapi mereka membantah seruannya dan menolak, maka Dajjal pergi meninggalkan mereka, kemudian pada pagi harinya di tangan mereka tidak ada harta benda lagi barang sedikit pun.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Dajjal melewati sebuah kampung yang telah ditinggalkan para penghuninya, lalu ia berkata kepadanya, "Keluarkanlah semua harta perbendaharaanmu!"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Maka semua harta perbendaharaannya mengikutinya bagaikan lebah yang mengikuti ratunya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian Dajjal memanggil seorang lelaki yang muda lagi segar. lalu lelaki itu dia pukul dengan pedang hingga terbelah menjadi dua bagian dalam keadaan jatuh tergeletak, lalu ia memanggilnya, maka dengan serta merta lelaki itu hidup kembali dan datang, sedangkan wajahnya tampak berseri seraya tertawa.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Ketika Dajjal dalam keadaan demikian, tiba-tiba Allah menurunkan Al-Masih ibnu Maryam AS.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Dia diturunkan di Manaratul Baida, sebelah timur kota Damaskus, memakai baju celupan dua lapis seraya memegang kedua telapak tangannya pada sayap dua malaikat.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Apabila ia menundukkan kepalanya, meneteslah air darinya; dan apabila ia mengangkat kepalanya, mengalirlah air dari kepalanya, menetes bagaikan mutiara.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Tidak sekali-kali embusan napasnya mengenai orang kafir itu, melainkan orang kafir itu mati seketika itu juga; embusan napasnya menjangkau areal yang luas sekali sepanjang penglihatannya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian Isa AS mengejar Dajjal dan dapat mengejarnya di pintu kota Lud (Lad), lalu dibunuhnya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Lalu Isa AS mendatangi suatu kaum yang dipelihara oleh Allah dari gangguan Dajjal, maka ia mengusap kepala mereka dan menceritakan kepada mereka perihal derajat mereka masing-masing di dalam surga.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Ketika Nabi Isa dalam keadaan demikian, Allah SWT mewahyukan kepadanya bahwa Dia telah mengeluarkan hamba-hamba-Nya yang tidak ada seorang pun mampu memerangi mereka.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Allah memerintahkan kepadanya, "Bawalah hamba-hamba-Ku (yang mukmin) berlindung di Bukit Tur."
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Allah SWT mengeluarkan Yajuj dan Majuj.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Mereka muncul dari semua tempat yang tinggi dengan cepatnya bagaikan air bah.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Gelombang pertama mereka melewati Danau Tabriyah (Laut Mati), lalu mereka meminum semua air yang ada padanya; dan gelombang terakhir dari mereka melewatinya, lalu mereka berkata, "Sesungguhnya di tempat ini pernah ada danau."
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Nabi Allah Isa dan semua sahabatnya tiba di tempat yang diperintahkan.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Mereka dalam keadaan sengsara sehingga sebuah kepala sapi bagi seseorang di antara mereka lebih baik daripada seratus dinar yang kalian miliki sekarang.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Lalu Nabi Isa dan semua temannya berdoa kepada Allah SWT, mohon diselamatkan dari Yajuj dan Majuj.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Maka Allah mengirimkan kepada Yajuj dan Majuj ulat yang menggerogoti leher mereka.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Pada pagi harinya semua Yajuj dan Majuj dalam keadaan mati, bagaikan matinya seorang manusia.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Setelah itu Nabi Allah Isa dan teman-temannya turun ke dataran rendah.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Mereka menjumpai tiada satu jengkal tanah pun melainkan dipenuhi oleh bangkai Yajuj dan Majuj dan bau busuk mereka.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian Nabi Isa dan teman-temannya berdoa lagi kepada Allah.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Maka Allah mengirimkan burung-burung raksasa yang besarnya sama dengan unta yang paling besar, lalu burung-burung itu membawa mereka terbang dan melemparkan bangkai mereka ke tempat yang dikehendaki oleh Allah SWT
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Setelah itu Allah mengirimkan hujan lebat yang tiada satu rumah pun atau satu kemah pun, melainkan pasti hanyut olehnya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Hujan itu mencuci bumi hingga bumi bersih kembali dan berkilauan bagaikan kaca.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian diperintahkan kepada bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya dan mengembalikan berkahnya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Maka pada masa itu satu buah delima dapat mengenyangkan sejumlah orang, dan mereka dapat bernaung pada dedaunannya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Allah memberkati ternak, hingga seekor anak unta dapat mencukupi sejumlah besar dari manusia.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Ketika mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba Allah mengirimkan angin yang baik lagi wangi, dan angin itu mengambil mereka dari bagian bawah ketiak mereka, maka Allah mencabut roh setiap orang mukmin dan setiap orang muslim.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Yang masih hidup hanyalah orang-orang yang durhaka, mereka hidup berhura-hura di muka bumi bagaikan keledai, dan hari kiamat itu terjadi di masa mereka.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Imam Ahmad meriwayatkannya -demikian pula ahlus sunan- melalui hadis Abdur Rahman ibnu Yazid ibnu Jabir dengan lafaz yang sama.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Hadis ini akan kami ketengahkan melalui Imam Ahmad pada tafsir firman Allah SWT dalam surat Al Anbiya, yaitu: {#Hingga apabila dibukakan (tembok) Yajuj dan Majuj.#} (Al-Anbiya, [21:96]), hingga akhir ayat.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Hadis lain diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Mu'az Al Anbari, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari An-Nu'man ibnu Salim yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Ya'qub ibnu Asin ibnu Urwah ibnu Mas'ud AS-Saqafi mengatakan bahwa ia pernah mendengar Abdullah ibnu Amr mengemukakan hadis berikut ketika ada seorang lelaki datang kepadanya, lalu lelaki itu bertanya, "Hadis apakah yang kamu kemukakan kepada orang-orang yang di dalamnya disebutkan bahwa hari kiamat akan terjadi sampai anu dan anu terjadi?"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Maka Ibnu Amr menjawab, "Mahasuci Allah, atau tidak ada Tuhan selain Allah, atau kalimat yang serupa dengan keduanya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Sesungguhnya aku telah bertekad untuk tidak menceritakan sesuatu pun dari hadis ini kepada seseorang untuk selama-lamanya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Sesungguhnya aku hanya mengatakan bahwa sesungguhnya kalian tidak lama lagi akan menyaksikan suatu peristiwa yang besar; Baitullah dibakar dan kelak akan terjadi anu dan anu."
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian Abdullah ibnu Amr melanjutkan kisahnya, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kelak Dajjal akan muncul di kalangan umatku selama empat puluh, apakah empat puluh hari, empat puluh bulan, atau empat puluh tahun, aku tidak mengetahuinya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Lalu Allah SWT menurunkan Isa ibnu Maryam, seakan-akan dia mirip dengan Urwah ibnu Mas'ud, lalu ia mengejar Dajjal dan membinasakannya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian manusia tinggal selama tujuh tahun tanpa ada suatu permusuhan pun di antara dua orang.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Selanjutnya Allah mengirimkan angin sejuk dari arah Syam, maka tidak ada seorang pun yang tersisa di muka bumi ini dari kalangan orang-orang yang di dalam hatinya terdapat kebaikan -atau iman- sebesar zarrah, melainkan angin itu mencabut nyawanya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Sehingga andaikata seseorang di antara kalian memasuki perut bukit, niscaya angin itu memasukinya, lalu mencabut nyawanya.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Abdullah ibnu Amr berkata bahwa ia mendengarnya dari Rasulullah SAW:
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Selanjutnya yang tinggal hanyalah orang-orang yang durhaka saja, mereka ringan seperti burung dan beranganangan seperti binatang buas; mereka tidak mengenal perkara yang bajik dan tidak mengingkari perkara yang mungkar.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian setan menampakkan dirinya kepada mereka dan berkata, "Tidakkah kalian menaatiku?"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Mereka menjawab, "Apakah yang hendak engkau perintahkan kepada kami?"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Maka setan menyuruh mereka menyembah berhala, sedangkan keadaan mereka yang demikian itu beroleh rezeki yang berlimpah dan kehidupan yang baik.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Selanjutnya sangkakala ditiup. maka tidak ada seorang manusia pun yang mendengarnya melainkan ia pasti mati; dalam keadaan mendengarnya atau tidak, ia tetap mati.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Mula-mula orang yang mendengarnya adalah seorang lelaki yang sedang memasuki tempat minum ternak untanya. lalu ia binasa dan semua manusia binasa pula.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Setelah itu Allah mengirimkan atau menurunkan hujan yang rupanya seperti air susu atau air yang agak kental,- ragu dari pihak Nu'man-.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Lalu tumbuhlah darinya semua jasad umat manusia.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian sangkakala ditiup kedua kalinya, maka dengan serta merta mereka berdiri seraya melihat.
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Lalu dikatakan kepada umat manusia, "Kemarilah menghadap kepada Tuhan kalian!"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya (dimintai pertanggungjawabannya).
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian dikatakan, "Keluarkanlah kiriman yang ke neraka!"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Lalu ditanyakan, "Dari berapa banyak?"
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Dijawab, "Dari tiap-tiap seribu orang sebanyak sembilan ratus sembilan puluh sembilan" (yakni dari seribu, yang masuk surga hanya seorang).
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Selanjutnya Rasulullah SAW bersabda; Yang demikian itu terjadi di hari yang menjadikan anak-anak beruban, dan hari itu adalah hari betis disingkapkan (karena sangat ketakutan).
Makna Kata Dajjal (Lanjutan)
Kemudian Imam Muslim dan Imam Nasai meriwayatkannya di dalam kitab tafsir, dari Muhammad ibnu Basysyar, dari Gundar, dari Syu'bah, dari Nu'man ibnu Salim dengan lafaz yang sama.
Makna Ayat
Semua hadis yang disebutkan berdasarkan lafaz Imam Bukhari. Dalam hadis terdahulu melalui hadis Abdur Rahman ibnu Adam, dari Abu Hurairah, disebutkan bahwa Isa AS tinggal di bumi sesudah turun selama empat puluh tahun, kemudian wafat dan disalatkan oleh kaum muslim.
Di dalam hadis Abdullah ibnu Umar yang ada pada Imam Muslim disebutkan bahwa Nabi Isa tinggal di bumi selama tujuh tahun. Dengan interpretasi bahwa makna yang dimaksud ialah masa lamanya tinggal di bumi secara keseluruhan adalah empat puluh tahun sejak ia belum diangkat dan sesudah ia diturunkan ke bumi. Karena sesungguhnya ketika diangkat ke langit, ia berusia tiga puluh tiga tahun. Hal ini disebutkan di dalam hadis yang menceritakan gambaran tentang ahli surga. Dikatakan bahwa tubuh mereka sama dengan Nabi Adam (yakni enam puluh hasta) dan usia mereka sama dengan Isa (yaitu tiga puluh tiga tahun).
Apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari sebagian ulama yang menyebutkan bahwa Nabi Isa diangkat ke langit dalam usia seratus lima puluh tahun, riwayat ini syadz (menyendiri), garib (aneh), lagi jauh dari kebenaran.
Al-Hafiz Abul Qasim ibnu Asakir di dalam riwayat Nabi Isa ibnu Maryam dari kitab tarikhnya menyebutkan dari sebagian ulama Salaf, bahwa kelak Nabi Isa dikebumikan bersama Nabi SAW di dalam hujrah (kamar)nya.
Firman Allah SWT:
{وَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يَكُوْنُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًا}
{#Dan di hari kiamat Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.#} (An-Nisa, [4:159])
Qatadah mengatakan, kelak Nabi Isa menjadi saksi terhadap mereka bahwa dirinya telah menyampaikan risalah dari Allah kepada mereka, dan melakukan pengakuan bahwa Dia hanya menyembah kepada Allah SWT semata. Makna ayat ini sama dengan ayat yang terdapat di akhir surat Al-Maidah, yaitu firman-Nya:
{يٰعِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ ءَاَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُوْنِيْ وَاُمِّيَ اِلٰهَيْنِ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ}
{#"Wahai Isa putra Maryam! Engkaukah yang mengatakan kepada orang-orang, jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?"#} (Al-Maidah, [5:116])
sampai dengan firman-Nya:
{فَاِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ}
{#maka sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.#} (Al-Maidah, [5:118])
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.