Ayat 16-18
Allah SWT berfirman seraya mengancam orang-orang yang menghalangi orang yang beriman dari jalan Allah. (Dan orang-orang yang membantah (agama) Allah sesudah agama itu diterima) yaitu mereka membantah orang-orang mukmin yang memenuhi seruan Allah dan rasulNya, agar bisa menghalangi mereka dari jalan petunjuk (Maka bantahan mereka itu sia-sia saja di sisi Tuhan mereka) yang bathil di sisi Allah (mereka mendapat kemurkaan) dariNya (dan bagi mereka azab yang keras) pada hari kiamat.
Penjelasan Ayat
Mujahid berkata bahwa mereka mendebat orang-orang mukmin setelah orang-orang mukmin memenuhi seruan Allah dan rasulNya, untuk menghalangi mereka dari jalan petunjuk dan menginginkan agar orang-orang mukmin itu kembali ke jalan Jahiliyah.
Qatadah berkata bahwa mereka adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani. Mereka berkata kepada orang-orang mukmin, "Agama kami lebih baik daripada agama kalian, dan nabi kami ada sebelum nabi kalian. Maka kami lebih baik daripada kalian dan lebih diutamakan oleh Allah daripada kalian" Padahal mereka berdusta dalam hal itu.
Keterangan Kitab Suci
Kemudian Allah berfirman: (Allah-lah yang menurunkan kitab dengan (membawa) kebenaran) yaitu kitab-kitab yang diturunkan dari sisiNya kepada para nabiNya (dan (menurunkan) neraca (keadilan)) yaitu keadilan. Pendapat ini dikatakan oleh Mujahid dan Qatadah. Ini sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan) (Surah Al-Hadid: 25) dan firman Allah: (Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan) (7) Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu (8) Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu (9)) (Surah Ar-Rahman)
Peringatan Hari Kiamat
Firman Allah: (Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu (sudah) dekat?) Di dalamnya terkandung anjuran, peringatan, dan berzuhud di dunia.
Firman Allah: (Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan) Mereka berkata ( "Bilakah janji hari kiamat itu? Jika kamu memang orang-orang yang benar") (Surah Saba’: 29) Dan sesungguhnya mereka mengatakan demikian hanya karena mendustakannya, menganggap mustahil kejadiannya, kafir, dan mengingkarinya (Dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya) yaitu khawatir dan takut terhadap kejadiannya (dan mereka yakin bahwa kiamat itu adalah benar) yaitu pasti terjadi, jadi mereka bersiap untuk menyambutnya dengan melakukan amal shalih sebagai bekalnya.
Keterangan Ayat
Firman Allah SWT: (Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah pentang terjadinya kiamat itu) yaitu mereka membantah tentang keberadaannya dan menganggap mustahil kejadiannya (benar-benar dalam kesesatan yang jauh) yaitu di dalam kebodohan yang nyata, karena sesungguhnya Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi mampu menghidupkan kembali orang-orang mati dan itu lebih mudah. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikannya (menghidupkannya) kembali, dan menghidupkan kembali itu lebih mudah bagi-Nya) (Surah Ar-Rum: 27)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.