Makna Kata
Makna Ayat
Makna Ayat Pertama
Firman Allah SWT:
{ذٰلِكَ الَّذِيْ يُبَشِّرُ اللّٰهُ عِبَادَهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ}
{#Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh.#} (Asy-Syura, [42:23])
Yakni hal ini pasti diperoleh mereka sebagai berita gembira dari Allah SWT Kepada mereka bahwa mereka akan mendapatkannya.
Makna Ayat Kedua
Firman Allah SWT:
{قُلْ لَّآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ اَجْرًا اِلَّا الْمَوَدَّةَ فِى الْقُرْبٰى}
{#Katakanlah, "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan."#} (Asy-Syura, [42:23])
Katakanlah, hai Muhammad, kepada orang-orang musyrik dari kaum Quraisy, "Aku tidak meminta sesuatu harta pun dari kamu atas penyampaian dan nasihatku kepada kalian ini sebagai imbalannya yang kamu berikan kepadaku. Sesungguhnya yang aku minta dari kalian ialah hendaknya kalian menghentikan kejahatan kalian kepadaku, dan kalian biarkan aku menyampaikan risalah-risalah Tuhanku. Jika kalian tidak mau membantuku, maka janganlah kalian menggangguku, demi hubungan kekeluargaan yang ada antara aku dan kalian."
Makna Ayat Ketiga
Firman Allah SWT:
{لَا اَسْاَلُكُمْ عَلَيْهِ اَجْرًا اِلَّا اَنْ تَوَدُّوْنِيْ فِيْ نَفْسِيْ لِقَرَابَتِيْ مِنْكُمْ وَتَحْفَظُوا الْقَرَابَةَ الَّتِيْ بَيْنِيْ وَبَيْنَكُمْ}
{#Aku tidak meminta kepada kalian atas seruanku ini suatu upah pun kecuali kecintaanmu kepadaku mengingat kekeluargaanku dengan kalian, dan hendaknya kalian pelihara kekeluargaan yang ada antara aku dan kalian ini.#}
Imam Ahmad telah meriwayatkan dari Hasan ibnu Musa, bahwa telah menceritakan kepada kami Quz'ah (yakni Ibnu Suwaid) dan Ibnu Abu Hatim, dari ayahnya, dari Muslim ibnu Ibrahim, dari Quz'ah ibnu Suwaid, dari Ibnu Abu Najih, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi SAW pernah bersabda:
{لَا اَسْاَلُكُمْ عَلٰى مَا اٰتَيْتُكُمْ مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدٰى اَجْرًا اِلَّا اَنْ تُوَادُوا اللّٰهَ وَاَنْ تَقَرَّبُوْا اِلَيْهِ بِطَاعَتِهِ}
{#Aku tidak meminta kepada kalian atas keterangan dan petunjuk yang kusampaikan kepada kalian ini sesuatu upah pun, kecuali ketaatan kalian kepada Allah dan pendekatan diri kalian kepada-Nya dengan cara taat kepada-Nya.#}
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Qatadah, dari Al-Hasan Al-Basri. Dan hal ini bagaikan pendapat yang kedua seakan-akan disebutkan:
{اِلَّا الْمَوَدَّةَ فِى الْقُرْبٰى}
{#kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan.#} (Asy-Syura, [42:23])
Yakni kecuali bila kalian mengerjakan amal ketaatan yang mendekatkan diri kalian kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.
Pendapat yang ketiga ialah seperti apa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan lain-lainnya melalui riwayat Sa'id ibnu Jubair dengan kesimpulan bahwa makna yang dimaksud yaitu, "kecuali bila kalian menunaikan hak kekeluargaan kalian denganku." Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa terkecuali kalian berbuat baik kepada kaum kerabat kalian.
Pelajaran dari Ayat
Pelajaran dari Ayat Pertama
Yakni hal ini pasti diperoleh mereka sebagai berita gembira dari Allah SWT Kepada mereka bahwa mereka akan mendapatkannya.
Pelajaran dari Ayat Kedua
Katakanlah, hai Muhammad, kepada orang-orang musyrik dari kaum Quraisy, "Aku tidak meminta sesuatu harta pun dari kamu atas penyampaian dan nasihatku kepada kalian ini sebagai imbalannya yang kamu berikan kepadaku. Sesungguhnya yang aku minta dari kalian ialah hendaknya kalian menghentikan kejahatan kalian kepadaku, dan kalian biarkan aku menyampaikan risalah-risalah Tuhanku. Jika kalian tidak mau membantuku, maka janganlah kalian menggangguku, demi hubungan kekeluargaan yang ada antara aku dan kalian."
Pelajaran dari Ayat Ketiga
Aku tidak meminta kepada kalian atas seruanku ini suatu upah pun kecuali kecintaanmu kepadaku mengingat kekeluargaanku dengan kalian, dan hendaknya kalian pelihara kekeluargaan yang ada antara aku dan kalian ini.
Makna Ayat
Makna Ayat Pertama
Firman Allah SWT:
{وَمَنْ يَّقْتَرِفْ حَسَنَةً نَّزِدْ لَهٗ فِيْهَا حُسْنًا}
{#Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu.#} (Asy-Syura, [42:23])
Yakni barang siapa yang mengerjakan suatu kebaikan, maka Kami tambahkan baginya dalam kebaikan itu kebaikan lagi, sebagai imbalan dan pahalanya. Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:
{اِنَّ اللّٰهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ وَاِنْ تَكُ حَسَنَةً يُّضٰعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَّدُنْهُ اَجْرًا عَظِيْمًا}
{#Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang, walaupun sebesar zarrah. Dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar.#} (An-Nisa, [4:40])
Sebagian ulama salaf mengatakan bahwa sesungguhnya sebagian dari pahala kebaikan ialah kebaikan yang lain sesudahnya, dan sesungguhnya balasan keburukan ialah keburukan lain sesudahnya.
Makna Ayat Kedua
Firman Allah SWT:
{اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ}
{#Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.#} (Asy-Syura, [42:23])
Artinya, Dia mengampuni orang yang banyak dosanya dan memperbanyak pahala kebaikan bagi orang yang beramal sedikit. Maka Dia menutupi, mengampuni, dan melipat gandakannya sebagai tanda terima kasih dari-Nya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.