Makna Kata
- فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًا (Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan)
Yakni ketika mereka melihat awan yang nampak di ufuk.
مُّسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ(yang menuju ke lembah-lembah mereka)
Yakni yang bergerak ke arah lembah-lembah mereka.
Para ahli tafsir mengatakan bahwa kaum ‘Aad telah lama tidak dituruni hujan, kemudian Allah menggiring awan hitam kepada mereka, ketika mereka melihat awan itu bergerak ke arah mereka, maka mereka merasa sangat gembira.
Makna Ayat
Azab yang Dijadikan Awan
قَالُوا۟ هٰذَا عَارِضٌ مُّمْطِرُنَا ۚ( berkatalah mereka: “Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami”)
Yakni awan yang mengandung hujan.
Setelah mereka mengatakan ini, mereka dijawab:
بَلْ هُوَ مَا اسْتَعْجَلْتُم بِهِۦ ۖ( (Bukan!) bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera)
Yakni azab yang disegerakan.
Karena mereka telah mengatakan “datangkanlah kepada kami apa yang kamu ancamkan kepada kami.”
Azab yang Dijadikan Angin
رِيحٌ فِيهَا عَذَابٌ أَلِيمٌ ((yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih)
Yakni angin yang terbentuk dari awan yang mereka lihat itu.
Pelajaran dari Ayat
Imam Bukhari, Muslim, dan lainnya meriwayatkan dari ‘Aisyah, ia berkata: “jika Rasulullah melihat awan atau angin, maka akan terlihat perubahan pada wajahnya.”
Aku bertanya kepada beliau: “Hai Rasulullah, orang-orang jika melihat awan maka mereka akan merasa senang karena berharap akan turun hujan, namun aku melihatmu jika melihat awan, terlihat pada wajahmu ketidaksukaan?”
beliau menjawab: “Hai ‘Aisyah, apa yang dapat menjaminku, jika awan itu membawa azab? Ada suatu kaum telah diazab dengan angin, dan ada suatu kaum yang melihat azab, namun mengatakan: “awan yang datang ini akan membawa hujan bagi kita”.”