Makna Ayat
Surat Al-Ma’idah ayat 88: Dalam ayat ini, Allah Subhaanahu wa Ta'aala memerintahkan kaum mukmin untuk menyelisihi orang-orang musyrik yang mengharamkan apa yang dihalalkan Allah Ta'ala.
Makanan Halal dan Baik
Makanan halal adalah makanan yang tidak haram, bukan makanan yang didapatkan dari mencuri, merampas dan mengambil tanpa hak. Sedangkan makanan yang baik adalah makanan yang tidak kotor.
Keimanan dan Takwa
Keimanan kepada Allah menghendaki pelakunya bertakwa kepada-Nya dan memperhatikan hak-Nya, di samping itu, iman tidaklah sempurna kecuali dengannya. Ayat di atas juga menunjukkan bahwa apabila seseorang mengharamkan yang halal baik berupa makanan, minuman atau lainnya, maka yang demikian tidaklah menjadikan makanan atau minuman itu haram. Akan tetapi, jika dia memakannya atau meminumnya, maka ia harus membayar kaffarat yamin/sumpah (lih. At Tahrim: 2). Lihat perincian kaffarat yamin di ayat 89 setelahnya. Dan jika yang diharamkan adalah istrinya, maka kaffaratnya adalah kaffarat Zhihar (lih. Al Mujaadilah: 3-4).
Pelajaran dari Ayat
Ayat ini juga menunjukkan, bahwa tidak layak bagi seseorang menjauhi sesuatu yang baik-baik dan mengharamkan yang demikian bagi dirinya, bahkan seharusnya ia memanfaatkannya dan menggunakannya untuk ketaatan kepada Tuhannya.