Makna Ayat
Tatkala Nabi ﷺ Ibrahim mengetahui bahwa tamu-tamu yang datang kepadanya adalah para malaikat. Mereka datang bukan hanya sekedar memberi kabar bahwa beliau akan memiliki seorang anak meskipun sudah berusia tua, begitu juga dengan istrinya yang kondisinya mandul. Akan tetapi, ada urusan lainnya yang lebih penting. Maka dari itu, Nabi ﷺ Ibrahim bertanya kepada mereka sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam ayat ini.
قَالُوا إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَى قَوْمٍ مُجْرِمِينَ
“Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth).”
Ayat ini menjelaskan bahwa para malaikat diutus oleh Allah ﷻ dengan tujuan memberikan azab kepada kaum yang berbuat dosa, yaitu kaum Nabi ﷺ Luth.(54)
Hubungan Nabi Luth dengan Nabi Ibrahim
Para ulama mengatakan bahwa Nabi ﷺ Luth adalah keponakan Nabi ﷺ Ibrahim. Ini termasuk Di antara salah satu fenomena dimana ada dua Nabi ﷺ yang hidup dalam satu zaman. Seperti halnya Nabi ﷺ Musa dengan Nabi ﷺ Khodhir dan Nabi ﷺ Harun. Begitu juga dengan Nabi ﷺ Isa yang hidup satu masa dengan Nabi ﷺ Zakariya dan Nabi ﷺ Yahya.
Azab yang Ditimpakan kepada Kaum Nabi Luth
لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ طِينٍ. مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ
“Agar Kami menimpa mereka dengan batu-batu dari tanah (yang keras). Yang ditandai dari Tuhanmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas.”
Sifat Kaum Nabi Luth
Kaum Nabi ﷺ Luth dikenal dengan dua sifat. Pertama, adalah kaum yang berdosa. Kedua, adalah kaum yang melampaui batas dalam melakukan suatu dosa yaitu homoseksual. Selain berbuat dosa syirik, mereka juga berbuat suatu kemaksiatan besar berupa homoseksual. Kemaksiatan yang mereka perbuat sangat aneh, karena mereka menyukai sesama jenis mereka. Kaum lelaki tidak mempunyai gairah untuk mencumbui istrinya, namun mereka lebih bergairah kepada lelaki semisalnya. Begitu juga kaum perempuan dari mereka.(55)
Makna Kata (طِيْن)
Kata (طِيْن) memiliki makna tanah yang keras atau batu. Para ulama menyebutkan bahwa maksud dari kata (مُسَوَّمَة) adalah batu-batu yang dilemparkan kepada kaum Nabi ﷺ Luth memiliki tanda tertentu. Tanda tersebut menunjukkan bahwa batu itu bukan termasuk batu-batu dunia. Akan tetapi, batu khusus yang ditimpakan untuk membinasakan kaum Nabi ﷺ Luth. Dari sisi warnanya yang mungkin kemerah-merahan atau hitam dan menunjukkan bahwa batu tersebut dikirimkan sebagai azab bagi mereka(56). Ada juga sebagian ulama yang menafsirkan bahwa maksud dari ayat ini adalah setiap batu telah diberikan tanda oleh Allah ﷻ untuk membinasakan masing-masing dari kaum Nabi ﷺ Luth. Sehingga, jika ada sebagian kaum Nabi ﷺ Luth yang sedang bepergian, maka mereka akan tertimpa batu tersebut. Dimanapun mereka berada, maka mereka tertimpa batu itu. Hingga tidak ada satupun dari mereka yang lolos dari azab Allah ﷻ . (57)