Berikut adalah teks yang telah diformat menjadi Markdown:
Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya, sementara di antara kita ada yang lebih pantas daripada dirinya? Sebenarnya ia hanyalah seorang yang banyak berbohong dan mengingkari nikmat.
54|26|Kelak, pada hari diturunkannya azab, mereka akan mengetahui siapa sebenarnya yang berdusta dan mengingkari nikmat: merekakah atau Shâlih, rasul mereka?
54|27|Kami, sungguh, akan mengirim unta betina--sebagai mukjizat Shâlih, rasul Kami--untuk menguji mereka. Nantikan dan lihatlah tindakan mereka. Bersabarlah dalam menghadapi tindakan mereka yang menyakitkan sampai keputusan Allah tiba.
54|28|Beritahukan mereka bahwa air itu milik bersama antara mereka dan unta betina itu. Masing-masing mendapat giliran minum pada hari yang ditentukan.
54|29|Mereka memanggil kawannya yang kemudian bersiap-siap menangkap dan menyembelih unta itu. Alangkah dahsyatnya siksa dan peringatan-Ku bagi orang-orang yang melanggar!
54|30|Mereka memanggil kawannya yang kemudian bersiap-siap menangkap dan menyembelih unta itu. Alangkah dahsyatnya siksa dan peringatan-Ku bagi orang-orang yang melanggar!
54|31|Kami, sungguh, menimpakan kepada mereka satu bunyi yang amat keras. Seketika, mereka menjadi seperti pohon kering yang dikumpulkan oleh orang yang punya kandang.
54|32|Kami telah memudahkan al-Qur'ân untuk dijadikan sebagai nasihat dan pelajaran. Adakah yang mau menjadikannya pelajaran?
54|33|Kaum Lûth telah mendustakan peringatan-peringatan rasulnya.
54|34|Kami telah meniupkan angin keras yang melemparkan bebatuan kepada mereka, kecuali kaum Nabi Lûth yang beriman yang Kami selamatkan dari azab ini saat menjelang fajar, sebagai sebuah pemberian nikmat Kami untuk mereka. Dengan nikmat yang besar seperti itu, Kami memberikan balasan kepada orang yang mensyukuri nikmat Kami dengan cara beriman dan patuh.
54|35|Kami telah meniupkan angin keras yang melemparkan bebatuan kepada mereka, kecuali kaum Nabi Lûth yang beriman yang Kami selamatkan dari azab ini saat menjelang fajar, sebagai sebuah pemberian nikmat Kami untuk mereka. Dengan nikmat yang besar seperti itu, Kami memberikan balasan kepada orang yang mensyukuri nikmat Kami dengan cara beriman dan patuh.
54|36|Sesungguhnya Nabi Lûth telah mengingatkan kaumnya tentang azab Kami yang pedih. Tetapi mereka mengeluh--sebagai bentuk pendustaan--dengan peringatan-peringatan itu.
54|37|Mereka membujuk Lûth supaya menyerahkan tamunya kepada mereka. Mata mereka kemudian Kami butakan sebagai balasan atas keinginan mereka itu. Dengan nada mengejek, dikatakan kepada mereka, Rasakanlah azab dan ancaman-ancaman-Ku.
54|38|Pagi-pagi sekali mereka telah dikejutkan oleh siksaan yang telah ditetapkan dan kekal. Dikatakan kepada mereka, Rasakanlah azab dan ancaman-ancaman-Ku ini.
54|39|Pagi-pagi sekali mereka telah dikejutkan oleh siksaan yang telah ditetapkan dan kekal. Dikatakan kepada mereka, Rasakanlah azab dan ancaman-ancaman-Ku ini.
54|40|Kami telah memudahkan al-Qur'ân untuk dijadikan pelajaran dan nasihat. Maka adakah orang yang mau menjadikannya pelajaran?
54|41|Sungguh telah datang berbagai ancaman yang terus-menerus kepada kaum Fir'aun.
54|42|Mereka telah mendustakan ayat-ayat Kami dan mukjizat yang dibawa oleh para rasul Kami. Mereka Kami hancurkan dengan cara Sang Mahaperkasa dan Mahakuasa.
54|43|Apakah kalian, hai orang-orang kafir, lebih kuat dari kaum-kaum terdahulu yang telah dimusnahkan itu? Bahkan, apakah kalian mempunyai jaminan akan bebas dari siksaan Kami dalam kitab-kitab samawi yang telah diturunkan?
54|44|Atau apakah orang-orang kafir itu mengatakan, Kami adalah golongan yang bersatu yang pasti menang dan tidak terkalahkan oleh musuh?
54|45|Golongan ini pasti akan terkalahkan. Mereka akan lari mundur ke belakang.
54|46|Hari kiamat adalah saat penyiksaan mereka. Dan hari kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit lagi.
54|47|Sesungguhnya para pelaku kejahatan itu akan berada dalam kehancuran dan di neraka yang menyala-nyala.
54|48|Pada hari ketika mereka diseret ke neraka di atas muka mereka. Dikatakan kepada mereka, Rasakanlah sakit dan panasnya neraka jahanam ini!
54|49|Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran yang sesuai dengan hikmah.
54|50|Jika Kami menghendaki sesuatu, maka Kami hanya akan mengatakan, Jadilah, maka sesuatu itu pun terjadi dengan sekejap mata.
54|51|Kami telah memusnahkan orang-orang yang kafir seperti kalian. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
54|52|Segala sesuatu yang mereka kerjakan di dunia telah tercatat dalam buku-buku catatan.
54|53|Segala perbuatan, baik yang kecil maupun yang besar, semuanya tercatat. Tak ada yang terlewatkan sedikit pun.
54|54|Orang-orang yang bertakwa benar-benar berada dalam surga-surga yang tinggi dan dengan sungainya yang beraneka ragam.
54|55|Di tempat yang benar, tak ada main-main dan dosa, di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.
Al-Rahmân, Tuhan Yang Maha Pengasih. Dia mengajarkan al-Qur'ân kepada manusia dan memudahkan jalan untuk itu.
55|2|Al-Rahmân, Tuhan Yang Maha Pengasih. Dia mengajarkan al-Qur'ân kepada manusia dan memudahkan jalan untuk itu.
55|3|Dia menciptakan dan mengajarkan manusia kemampuan menjelaskan apa yang ada dalam dirinya, untuk membedakan dirinya dari makhluk lain.
55|4|Dia menciptakan dan mengajarkan manusia kemampuan menjelaskan apa yang ada dalam dirinya, untuk membedakan dirinya dari makhluk lain.
55|5|Matahari dan bulan beredar pada porosnya menurut perhitungan dan ketetapan yang tanpa cacat. (1) (1) Ayat ini menunjukkan bahwa matahari dan bulan beredar sesuai dengan suatu sistem yang sangat akurat sejak awal penciptaannya. Hal ini baru ditemukan manusia secara pasti belakangan ini, yaitu sekitar 300 tahun yang lalu. Penemuan itu menyatakan bahwa matahari yang, kelihatannya, mengelilingi bumi dan bulan yang juga mengelilingi bumi itu berada pada garis edarnya masing-masing mengikuti hukum gravitasi. Perhitungan peredaran itu, terutama pada bulan, terjadi demikian telitinya.
55|6|Tetumbuhan yang tak berbatang dan pepohonan yang berbatang dan berdiri tegak, semuanya tunduk kepada kehendak dan ketentuan Allah yang berlaku padanya.
55|7|Langit diciptakan-Nya begitu tinggi. Dia menetapkan keadilan agar kalian tidak melampaui batas.
55|8|Langit diciptakan-Nya begitu tinggi. Dia menetapkan keadilan agar kalian tidak melampaui batas.
55|9|Maka dari itu, tegakkanlah timbangan itu secara adil pada setiap transaksi yang kalian lakukan. Janganlah kalian mengurangi timbangan itu.
55|10|Dan bumi diratakan dan dipersiapkan untuk semua makhluk agar dapat dimanfaatkan.
55|11|Di bumi itu terdapat berbagai macam buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang tempat buahnya.
55|12|Di sana juga terdapat biji-bijian yang berkulit sebagai rezeki untuk kalian dan hewan-hewan ternak kalian. Juga terdapat segala tumbuh-tumbuhan yang harum aromanya.
55|13|Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari, hai manusia dan jin?
55|14|Dia menciptakan bangsa manusia dari tanah kering yang tidak dibakar seperti tembikar. Sedangkan bangsa jin diciptakan-Nya dari nyala api yang murni.
55|15|Dia menciptakan bangsa manusia dari tanah kering yang tidak dibakar seperti tembikar. Sedangkan bangsa jin diciptakan-Nya dari nyala api yang murni.
55|16|Nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|17|Tuhan yang memelihara dua tempat terbitnya matahari, pada musim panas dan musim dingin, dan Tuhan yang memelihara dua tempat terbenamnya matahari pada kedua musim tersebut. (1) (1) Yang dimaksud ayat ini, bisa jadi, adalah dua tempat terbit dan terbenamnya matahari dan bulan. Dengan demikian, ayat ini menunjuk kepada adanya gejala siang dan malam yang juga terdapat pada surat al-Qashash ayat 71, 72 dan 73. Tetapi, bisa jadi juga, yang dimaksudkan dalam ayat ini hanya matahari saja, karena matahari merupakan sumber kehidupan di planet bumi ini. Dengan demikian, ayat ini menunjukkan adanya dua tempat terbit dan terbenamnya matahari, yaitu pada musim dingin dan musim panas. Pendapat ini dianut oleh kebanyakan ahli tafsir. Fenomena terbit dan terbenamnya matahari di dua tempat ini disebabkan oleh kecondongan garis edar bumi selama mengedari matahari sekitar 523,5 derajat. Oleh karena itu belahan utara bumi condong ke arah matahari pada musim panas yang mengakibatkan siang menjadi lebih panjang daripada malam. Dan begitu seterusnya hingga mencapai puncaknya, yaitu ketika matahari terbit dan terbenam di ujung sebelah utara dari garis bujur timur dan barat. Setelah itu kembali sedikit demi sedikit dari hari ke hari hingga mencapai garis lurus pada musim gugur. Belahan utara bumi ini kemudian mulai berpaling meninggalkan arah matahari yang mengakibatkan malam menjadi lebih panjang daripada siang. Begitu seterusnya, matahari terus bergeser ke arah selatan sampai pada titik paling selatan pada musim dingin. Setelah itu matahari bergeser lagi ke arah utara sedikit demi sedikit, hari demi hari hingga mencapai garis bujur timur dan barat pada musim semi. Peredaran yang demikian ini berlaku pula di belahan bumi sebelah selatan. Perbedaannya terletak pada geraknya yang berlawanan. Peredaran yang sedemikian teraturnya itu tentu saja mengandung hikmah dan manfaat yang besar bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Contohnya, sebagai akibat dari perputaran itu, terdapat apa yang kita kenal dengan empat musim yang pada gilirannya memiliki kekhususan sendiri-sendiri (seperti musim tanam, musim panen, dan sebagainya) sehingga memberikan kemudahan kepada manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan dalam beraktifitas.
55|18|Lalu, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|19|Allah melepas dua lautan, tawar dan asin, saling berdampingan dan bertemu pada permukaannya. Di antara kedua lautan itu terdapat pembatas yang merupakan kekuasaan Allah. Masing-masing tidak melampaui yang lain sehingga tidak bercampur.
55|20|Allah melepas dua lautan, tawar dan asin, saling berdampingan dan bertemu pada permukaannya. Di antara kedua lautan itu terdapat pembatas yang merupakan kekuasaan Allah. Masing-masing tidak melampaui yang lain sehingga tidak bercampur.
55|21|Lalu, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|22|Dari kedua lautan itu keluar mutiara dan merjan yang dapat kalian jadikan perhiasan. (1) (1) Lihat catatan kaki ayat 12 surat Fâthir.
55|23|Lalu, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|24|Di bawah kekuasaan-Nyalah bahtera-bahtera buatan kalian yang berlayar di samudra. Bahtera-bahtera itu besar bagaikan gunung-gunung yang menjulang.
55|25|Lalu, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|26|Semua yang ada di muka bumi akan binasa, kecuali Allah yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
55|27|Semua yang ada di muka bumi akan binasa, kecuali Allah yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
55|28|Lalu, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|29|Semua makhluk yang ada di langit dan di bumi selalu meminta keperluan mereka kepada-Nya. Setiap saat Dia selalu memberikan kemuliaan dan kehinaan, memberi dan menolak.
55|30|Lalu, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|31|Kami akan menghisab kalian pada hari kiamat, hai jin dan manusia.
55|32|Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|33|Wahai jin-jin dan manusia semua, jika kalian mampu menembus penjuru langit dan bumi, tembuslah! Kalian tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan dan kekuasaan. Dan sekali-kali kalian tidak akan dapat melakukan hal itu. (1) (1) Sampai saat ini terbukti betapa besarnya upaya dan tenaga yang dibutuhkan untuk dapat menembus lingkup gravitasi bumi. Kesuksesan eksperimen perjalanan luar angkasa selama waktu yang sangat sedikit dan terbatas jika dibandingkan dengan besarnya alam raya itu saja memerlukan upaya yang luar biasa di bidang sains dengan segala cabangnya: teknik, matematika, seni, geologi, dan sebagainya. Belum lagi ditambah dengan biaya sangat besar. Hal ini membuktikan dengan jelas bahwa upaya menembus langit dan bumi yang berjarak jutaan tahun cahaya itu mustahil dapat dilakukan oleh jin dan manusia.
55|34|Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|35|Kalian akan terkena nyala api dan cairan tembaga yang meleleh, lalu kalian tidak dapat menahan siksaan tersebut. (1) Tembaga adalah unsur metal yang pertama kali dikenal manusia sejak zaman dahulu. Di antara kelebihan tembaga ini adalah bahwa ketinggian suhunya dapat mencapai 1,083 derajat pada saat melebur. Apabila cairan tembaga panas itu dituangkan ke badan maka rasa sakit yang dirasakan merupakan bentuk penderitaan dan siksaan yang paling pedih.
55|36|Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|37|Apabila langit terbelah, ia akan berwarna merah tua seperti minyak yang terbakar.
55|38|Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|39|Pada hari ketika langit terbelah, manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
55|40|Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|41|Manusia dan jin yang berdosa dikenali dari tanda-tandanya. Ubun-ubun dan kaki mereka kemudian diangkat lalu mereka dilemparkan ke neraka jahanam.
55|42|Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kalian ingkari?
55|43|Dikatakan kepada mereka
AL-WAQI'AH (HARI KIAMAT)
Pendahuluan
Surat ini diawali dengan penjelasan tentang terjadinya hari kiamat dan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari itu yang dilanjutkan dengan penjelasan bahwa manusia, pada hari itu, terbagi ke dalam tiga golongan. Diikuti, kemudian, dengan penjelasan rinci tentang kenikmatan dan siksaan yang sesuai dengan kadar kesalehan dan kekafiran masing-masing golongan. Ayat-ayat selanjutnya memaparkan beberapa bentuk karunia Allah, wujud nyata kemahakuasaan-Nya yang ada pada ciptaan-Nya seperti tanaman, air dan neraka, sehingga menjadikan-Nya pantas untuk dipuji dan disucikan. Ayat-ayat dalam surat ini juga bersumpah atas kedudukan al-Qur'ân yang harus disucikan dan mencela sikap orang-orang kafir yang mendustakannya. Padahal seharusnya mereka bersyukur. Setelah itu, surat ini membicarakan secara global tiga golongan yang telah disebut secara rinci di muka beserta kenikmatan dan siksaan yang berhak diterima oleh masing-masing. Surat ini ditutup dengan penegasan bahwa apa yang ada dalam surat ini merupakan keyakinan yang jelas dan kebenaran yang tetap sehingga Allah pantas untuk disucikan.
Hari Kiamat
Apabila hari kiamat terjadi, tidak seorang pun dapat mendustakan kejadiannya. Kiamat itu merendahkan orang-orang yang sengsara dan meninggikan orang-orang yang bahagia.
Bencana Alam
Ayat ini menjelaskan betapa dahsatnya bencana yang menimpa alam ini pada hari kiamat. Di antaranya adalah bencana alam yang berdampak pada bumi dan lapisan-lapisannya. Bumi yang kita huni ini pada hakikatnya tidak tetap dan seimbang. Bumi terdiri atas lapisan-lapisan batu yang bertumpuk-tumpuk dan tidak teratur. Terkadang lapisannya tidak sama dengan sebelahnya sehingga membentuk apa yang disebut dengan rongga geologi di banyak tempat. Rongga-rongga inilah yang sejak dahulu, bahkan sampai sekarang, menjadi pusat terjadinya gempa berskala besar. Itu dimungkinkan karena rongga-rongga itu berada di bawah pengaruh daya tarik-menarik yang sangat kuat yang terjadi saat lapisan-lapisan tanah itu terbelah. Maka, apabila kekuatan ini tidak seimbang akibat pengaruh faktor-faktor eksternal lainnya, akan terjadi hentakan yang sangat kuat mengakibatkan goncangan bumi yang dapat menghancurkan permukaan bumi terdekat dari pusat gempa.
Penafsiran Ayat
Penafsiran ayat ini melalui pendekatan sains tidak jauh dari sudut pandang agama. Sebab, mungkin saja Allah menciptakan hukum alam yang demikian banyak dan beragam itu meyatu pada suatu hukum yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya. Dengan begitu, reaksinya yang dahsyat akan merupakan penyebab langsung bagi hancurnya dunia. Dari situ, penafsiran ayat ini dengan menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan berjalan seirama dengan ayat-ayat yang mengingatkan betapa besarnya bencana yang akan terjadi itu. Semuanya akan terjadi bila Allah berkehendak memusnahkan.
Tiga Golongan
Pada hari itu, berdasarkan amal perbuatan kalian, kalian semua menjadi tiga golongan.
Golongan Kanan
Pertama, golongan kanan yang mempunyai kedudukan tinggi. Alangkah mulianya kedudukan golongan itu! Kedua, golongan kiri yang merupakan golongan terendah. Alangkah buruknya keadaan mereka!
Golongan Kiri
Tentang golongan kiri, tidak ada seorang pun yang tahu azab bagi golongan kiri. Mereka dalam siksaan angin panas yang menembus pori-pori dan mengelilingi mereka. Air yang panas mendidih diminumkan kepada mereka dan dituangkan ke kepala. Mereka berada di bawah naungan asap panas yang hitam, tidak sejuk sehingga dapat meringankan panasnya udara dan tidak menyenangkan bila mereka menghirupnya.
Golongan Tengah
Ketiga, orang-orang yang berbuat kebaikan di dunia di garis terdepan. Mereka itulah orang-orang yang terlebih dahulu akan memperoleh derajat yang tinggi di akhirat. Mereka adalah orang-orang yang didekatkan kepada Allah. Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.
Kenikmatan Golongan Kanan
Mereka berada di atas dipan yang dihiasi dengan permata-permata yang indah sambil bertelekan dengan tenang. Wajah mereka berhadap-hadapan sebagai tanda bertambahnya kecintaan. Mereka dikelilingi oleh dua anak yang selalu muda yang siap melayani mereka dengan membawa ceret dan sloki yang dipenuhi dengan minuman surga. Mereka juga membawa gelas yang penuh dengan khamar dari mata air yang mengalir. Mereka yang meminumnya tidak akan merasa pusing dan mabuk, dan tidak akan hilang akal. Para pelayan itu juga membawakan buah-buahan, dengan berbagai macam jenis yang dapat mereka pilih dan lihat, dan daging burung yang mereka inginkan.
Kenikmatan Golongan Tengah
Di sana juga terdapat wanita-wanita yang bermata lebar. Kebeningan dan keanggunannya bagaikan mutiara yang terlindungi. Balasan ini diberikan kepada mereka yang berbuat saleh di dunia. Di sana juga terdapat wanita-wanita yang bermata lebar. Kebeningan dan keanggunannya bagaikan mutiara yang terlindungi. Balasan ini diberikan kepada mereka yang berbuat saleh di dunia.
Kenikmatan Golongan Kiri
Mereka berada di antara pohon bidara yang tidak berduri dan pohon pisang yang bersusun-susun buahnya, naungan yang terbentang luas, air yang dituangkan ke bejana sesuka mereka, buah-buahan yang banyak macam dan jenisnya yang tidak terputus-putus setiap masa dan tidak terlarang bagi yang menghendakinya dan kasur yang tebal dan empuk.
Penciptaan Bidadari
Sesungguhnya Kami yang memulai penciptaan bidadari dalam bentuk gadis-gadis perawan. Bidadari tersebut sangat dicintai oleh pasangan-pasangan mereka. Masing-masing dengan umur yang berdekatan. Mereka itu disediakan untuk golongan kanan.
Golongan Kanan
Golongan kanan itu adalah kelompok yang banyak dari umat-umat terdahulu dan umat Muhammad.
Azab Golongan Kiri
Tentang golongan kiri, tidak ada seorang pun yang tahu azab bagi golongan kiri. Mereka dalam siksaan angin panas yang menembus pori-pori dan mengelilingi mereka. Air yang panas mendidih diminumkan kepada mereka dan dituangkan ke kepala. Mereka berada di bawah naungan asap panas yang hitam, tidak sejuk sehingga dapat meringankan panasnya udara dan tidak menyenangkan bila mereka menghirupnya.
Sikap Orang-orang Kafir
Mereka terus menerus melakukan dosa besar. Mereka bersumpah kepada Allah dengan sebenar-benarnya bahwa Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati. Dengan mengingkari kebangkitan, mereka berkata, Apakah, apabila kami mati dan sebagian badan kami menjadi tanah dan sebagian yang lainya menjadi tulang belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?