Firman Allah SWT
{وَهُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً}
{#Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit.#} (Al-An'am, [6:99])
Yakni dengan kepastian dalam keadaan diberkati sebagai rezeki buat hamba-hamba Allah, untuk menyuburkan, dan sebagai pertolongan buat semua makhluk dan rahmat dari Allah buat mereka semua.
{فَاَخْرَجْنَا بِهٖ نَبَاتَ كُلِّ شَيْءٍ}
{#Lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan.#} (Al-An'am, [6:99])
Ayat yang Sama
Ayat ini semakna dengan firman Allah SWT yang lain, yaitu:
{وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاۤءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ}
{#Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.#} (Al-Anbiya, [21:30]).
Firman Allah SWT
{فَاَخْرَجْنَا مِنْهُ خَضِرًا}
{#Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau.#} (Al-An'am, [6:99])
Artinya, tanaman dan pepohonan yang hijau; sesudah itu Kami ciptakan padanya biji-bijian dan buah-buahan. Karena itu, dalam firman selanjutnya disebutkan:
{نُخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُّتَرَاكِبًا}
{#Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak.#} (Al-An'am, [6:99])
Yakni sebagian darinya bertumpang tindih dengan sebagian yang lain seperti pada bulir-bulirnya dan lain sebagainya.
{وَمِنَ النَّخْلِ مِنْ طَلْعِهَا قِنْوَانٌ}
{#dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai.#} (Al-An'am, [6:99])
QINWĀN
QINWĀN adalah bentuk jamak dari qinwun, artinya tangkai ketandan (mayang) kurma.
{دَانِيَةٌ}
{#yang menjulai.#} (Al-An'am, [6:99])
Maksudnya, dekat untuk dipetik dan mudah memetiknya
Perihal QINWĀN
Perihalnya sama dengan apa yang dikatakan oleh Ali ibnu Abu Talhah Al-Walibi, dari Ibnu Abbas, sehubungan dengan makna firman-Nya: {#tangkai-tangkai yang menjulai.#} (Al-An'am, [6:99]) Yakni tangkai yang menjulai ke bawah bagi pohon kurma yang pendek, sehingga mayangnya yang dipenuhi dengan tangkai buah berada dekat tanah dan mudah dipetik. Demikianlah menurut riwayat Ibnu Jarir.
Definisi QINWĀN
Sehubungan dengan ini orang-orang Hijaz mengatakan bahwa QINWĀNUN artinya tangkai-tangkai mayang, begitu pula halnya yang dikatakan oleh orang-orang Bani Qais. Sedangkan orang-orang Bani Tamim mengatakan bentuk jamaknya adalah {#qin-yan#} dengan memakai YA. Ibnu Jarir mengatakan bahwa {#qinwān#} adalah bentuk jamak dari {#qinwun#}, sebagaimana lafaz {#sinwān#} adalah bentuk jamak dari lafaz {#sinwun#}.
Firman Allah SWT
{وَجَنّٰتٍ مِّنْ اَعْنَابٍ}
{#dan kebun-kebun anggur.#} (Al-An'am, [6:99])
Arti Kebun-kebun Anggur
Artinya, Kami keluarkan pula darinya kebun-kebun anggur; kedua jenis buah-buahan ini (yakni kurma dan anggur) menurut penduduk Hijaz termasuk buah-buahan yang paling digemari, dan barangkali keduanya merupakan buah-buahan yang terbaik di dunia. Perihal kedua buah itu disebutkan oleh Allah kepada hamba-hamba-Nya dalam firman-Nya:
{وَمِنْ ثَمَرٰتِ النَّخِيْلِ وَالْاَعْنَابِ تَتَّخِذُوْنَ مِنْهُ سَكَرًا وَّرِزْقًا حَسَنًا}
{#Dan dari buah kurma dan anggur, kalian buat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik.#} (An-Nahl, [16:67])
Firman Allah SWT
{وَالزَّيْتُوْنَ وَالرُّمَّانَ مُشْتَبِهًا وَّغَيْرَ مُتَشَابِهٍ}
{#dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa.#} (Al-An'am, [6:99])
Arti Zaitun dan Delima
Qatadah dan lain-lainnya mengatakan bahwa gairu mutasyabih artinya yang tidak serupa dedaunannya, tetapi bentuknya serupa; sebagian darinya serupa dengan sebagian yang lain, tetapi berbeda dalam buah yang dihasilkannya, baik dari bentuk, rasa, maupun kandungannya.
Firman Allah SWT
{اُنْظُرُوْٓا اِلٰى ثَمَرِهٖٓ اِذَآ اَثْمَرَ وَيَنْعِهٖ}
{#Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikanlah pula) kematangannya.#} (Al-An'am, [6:99])
Arti Perhatikanlah Buahnya
Yakni bila telah masak, menurut Al-Barra ibnu Azib, Ibnu Abbas, Ad-Dahhak, Ata Al-Khurrasani, As-Saddi, Qatadah, dan lain-lainnya. Dengan kata lain, perhatikanlah kekuasaan Penciptanya yang telah menciptakannya dari tidak ada menjadi ada. Pada mulanya berupa tumbuh-tumbuhan, lalu menjadi pohon, dan menghasilkan buah; ada yang menghasilkan anggur, ada yang menghasilkan kurma, dan lain sebagainya dari semua jenis tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan yang berbeda-beda warna dan bentuknya serta berbeda-beda rasa dan bau hasil buahnya. Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:
{وَفِى الْاَرْضِ قِطَعٌ مُّتَجٰوِرٰتٌ وَّجَنّٰتٌ مِّنْ اَعْنَابٍ وَّزَرْعٌ وَّنَخِيْلٌ صِنْوَانٌ وَّغَيْرُ صِنْوَانٍ يُّسْقٰى بِمَاۤءٍ وَّاحِدٍ وَّنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلٰى بَعْضٍ فِى الْاُكُلِ}
{#Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman, dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama, Kami melebihkan sebagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya.#} (Ar-Ra'd, [13:4]), hingga akhir ayat.
Tanda-Tanda Kekuasaan Allah
Karena itulah dalam ayat ini disebutkan:
{اِنَّ فِيْ ذٰلِكُمْ لَاٰيٰتٍ}
{#Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah).#} (Al-An'am, [6:99])
Yakni tanda-tanda yang menunjukkan kesempurnaan kekuasaan Pencipta semuanya itu, kebijaksanaan, dan rahmat-Nya.
{لِقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ}
{#bagi orang-orang yang beriman.#} (Al-An'am, [6:99])
Maksudnya, orang-orang yang percaya kepada-Nya dan mengikuti rasul-rasul-Nya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.