Makna Ayat
Dalam ayat ini Allah ﷻ menjelaskan tentang keadaan اَلْمُحْتَضِر yaitu orang yang akan meninggal dunia, ketika datang malaikat maut menghampirinya maka dia berkata dalam hatinya: “Ya Allah, jangan Engkau matikan aku sekarang dan tundakanlah kematianku sebentar saja, aku ingin bersedekah”, di sini Allah ﷻ menyebutkan bahwa sedekah adalah amalan yang sangat ingin dilakukan oleh orang yang akan meninggal, ini menunjukkan bahwa sedekah adalah amalan shalih yang sangat luar biasa.
Manfaat Sedekah
Sedekah memiliki faidah yang sangat banyak di dunia maupun di akhirat, diantaranya bahwa sedekah akan menambah rezeki seseorang sebagaimana yang Rasulullah ﷺ sabdakan yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:
«مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ، إِلَّا عِزًّا، وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللهُ»
Keutamaan Sedekah
Kemudian juga Rasulullah ﷺ menjelaskan manfaat sedekah di akhirat kelak, dari ‘Uqbah bin ‘Amir dia berkata:
سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: " كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَّاسِ - أَوْ قَالَ: يُحْكَمَ بَيْنَ النَّاسِ - "
Sedekah Jariyah
Apalagi sedekah tersebut berupa sedekah jariyah, seperti membangun masjid, menyebarkan ilmu, mencetak buku, dan yang lainnya, maka ketika dia telah meninggal pahalanya akan terus mengalir. Dan ini adalah salah satu keistimewaan sedekah. Bahkan dengan sedekah dia bisa berbuat baik kepada orang yang sudah meninggal, dia bisa bersedekah atas nama orang tuanya, gurunya, saudaranya, atau kawannya yang intinya sedekah manfaatnya sangat banyak.
Kesalahan Orang yang Meninggal
Lalu mengapa orang yang akan meninggal di sini hanya menyebutkan bahwa dia ingin bersedekah saja? Maka mungkin saja ini dikarenakan dia telah melakukan kesalahan yaitu dia belum pernah bersedekah, karena ayat-ayat sebelumnya menjelaskan tentang sedekah, maka dia menyesal ketika sebelum datangnya kematian dia tidak bersedekah.
Cerita Syaikh
Penulis pernah mendapatkan sebuah cerita dari seorang Syaikh, bahwa ada seorang lelaki yang sangat mencintai keluarganya, suatu ketika dia pergi ke mall atau supermarket dia melihat ada anggur yang kelihatannya enak, lalu dia teringat bahwa keluarganya sangat menyukai anggur, dikarenakan dia ada pekerjaan maka dia menyuruh orang lain untuk mengantarkan anggur yang telah dia beli ke rumahnya untuk keluarganya sedangkan dia melanjutkan pekerjaannya. Ketika dia pulang ke rumahnya dan dia pulang agak telat dari waktu biasanya, iapun makan bersama keluarganya. Lalu ia pun bertanya kepada istrinya: mana anggur yang telah aku belikan?. Istrinya pun menjawab bahwa anggurnya telah habis dan dia lupa untuk menyisakan anggur tersebut untuk suaminya. Ketika mendengar jawaban istrinya dia pun terkejut lalu ia berkata dalam hatinya, “Aku masih hidup saja sudah istriku telah melupakanku lalu bagaimana bila aku meninggal?”. Akhirnya dia baru sadar bahwa ketika dia meninggal nanti dia akan dilupakan, akhirnya dia pun bangkit lalu membeli tanah dan membangun masjid, karena dia yakin pahala dari membangun masjid ini terus akan mengalir walaupun dia sudah meninggal dan Allah ﷻ tidak akan pernah melupakan amalan kebaikannya dan Allah ﷻ akan senantiasa mengingatnya.
Kesimpulan
Intinya sedekah seseorang akan kembali manfaatnya untuk dirinya sendiri, boleh bagi dia untuk sayang kepada anak-anaknya dan istri-istrinya namun jangan sampai dia melupakan untuk sayang pada dirinya juga, maka hendaknya dia memperbanyak bersedekah untuk aset dan bekal dia di akhirat kelak.
Ayat Al-Quran
Intinya ayat ini menjelaskan orang yang dalam keadaan maut menghampirinya dia menyesal karena sebelumnya dia termasuk orang yang lalai dalam bersedekah, hingga ia pun teringat mengapa dahulu ia tidak bersedekah. Ia pun meminta kepada Allah ﷻ menunda kematiannya dan berkata فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ “maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh”, dan ini seperti perkataan orang yang firmankan di dalam Al-Quran:
حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ ۚ كَلَّا ۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا ۖ وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ