Ayat 17-33
Perumpamaan Orang-Orang Kafir Quraisy
Ayat 17-33 ini merupakan perumpamaan yang dibuat Allah SWT untuk menggambarkan tentang orang-orang kafir Quraisy yang telah Dia beri anugerah kepada mereka berupa rahmat yang agung, dan Dia telah memberi mereka nikmat yang besarnya, yaitu dengan pengutusan nabi Muhammad SAW kepada mereka.
Kebun yang Dijadikan Perumpamaan
Kebun yang dijelaskan dalam ayat ini merupakan perumpamaan dari kebun-kebun yang dimiliki oleh orang-orang Quraisy. Kebun ini memiliki berbagai macam buah-buahan dan merupakan contoh dari kekayaan yang dimiliki oleh orang-orang Quraisy.
Sumpah yang Dibuat oleh Orang-Orang Quraisy
Orang-orang Quraisy membuat sumpah bahwa mereka akan memetik buah kebun mereka di pagi hari, sehingga tidak ada seorang fakir pun yang dapat memanen buah kebun mereka. Namun, Allah SWT tidak memperkenankan sumpah mereka dan mengutus malapetaka ke atas kebun mereka.
Malapetaka yang Ditimpa Kebun
Kebun yang tadinya hijau dan subur menjadi hitam legam seperti malam yang gelap gulita. Orang-orang Quraisy yang tadinya berpikir bahwa mereka akan memanen buah kebun mereka, sekarang berpikir bahwa mereka telah salah jalan.
Kesadaran dan Kesalahan
Orang-orang Quraisy menyadari atas kesalahan mereka dan mengakui bahwa mereka telah berbuat salah. Mereka berkata bahwa mereka telah melampaui batas dan telah berbuat aniaya.
Azab yang Ditimpa Orang-Orang Quraisy
Allah SWT berfirman bahwa azab yang ditimpa orang-orang Quraisy seperti itulah azab bagi orang yang menentang perintah Allah dan bersikap kikir terhadap apa yang diberikan dan dianugerahkan Allah kepadanya. Azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui.
Daftar Ayat yang Dibahas
- Ayat 17: (Sesungguhnya Kami telah menguji mereka)
- Ayat 18: (ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil)nya di pagi hari)
- Ayat 19: (lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur)
- Ayat 21: (lalu mereka panggil-memanggil di pagi hari)
- Ayat 22: (Pergilah di waktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya)
- Ayat 23: (Maka pergilah mereka saling berbisik-bisikan)
- Ayat 24: (Pada hari ini janganlah ada seorang miskin pun masuk ke dalam kebunmu)
- Ayat 25: (Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin), padahal mereka mampu (menolongnya))
- Ayat 26: (padahal mereka mampu (menolong orang-orang miskin itu))
- Ayat 27: (bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya))
- Ayat 28: (Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, mengapa kamu tidak bertasbih (kepada Tuhanmu)?)
- Ayat 29: (Mereka mengucapkan, "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”)
- Ayat 30: (Lalu sebagian mereka menghadapi sebagian yang lain seraya saling mencela)
- Ayat 31: (Aduhai, celakalah kita, sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas)
- Ayat 32: (Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita)
- Ayat 33: (Seperti itulah azab (di dunia))
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.