Surat Al-A’raf ayat 16
Ketika ia sudah putus asa dari rahmat Allah.
qāla fa bimā agwaitanī la'aq‘udanna lahum ṣirāṭakal-mustaqīm
(Iblis) menjawab, "Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,
Ketika ia sudah putus asa dari rahmat Allah.
16-17. Kemudian Iblis mengancam Adam dan keturunannya: “Karena Engkau telah menyesatkanku karena Adam, maka sungguh aku akan menggodanya dan keturunannya, dan aku akan menghalangi mereka dari agama Islam; aku akan mendatangi mereka dari segala sudut kebenaran dan kebatial, dan dari segala penjuru untuk menyesatkan mereka, agar aku dapat menghalangi mereka dari kebenaran. Akan aku hiasi kebatilan bagi mereka, dan Engkau akan mendapati mayoritas mereka tidak mentaati-Mu dan tidak bersyukur atas karunia-Mu.
Syeikh as-Syinqithi berkata, firman Allah: (ولا تجد أكثرهم شاكرين), apa yang disebutkan Iblis bahwa dia dapat melakukannya terhadap bani Adam adalah prasangkanya dapat menjadikan mereka mentaati ajakannya, sehingga dia dapat membinasakan mereka. Dan Allah menjelaskan dalam surat Saba’ bahwa prasangka ini benar-benar terjadi pada manusia, Dia berfirman:
ولقد صدق إبليس ظنه فاتبعوه
“Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya.” (Saba’: 20).
Karena dengki dan iri terhadap Adam, Iblîs berkata, "Karena Engkau telah menetapkan aku dalam kesesatan, aku bersumpah akan menyesatkan keturunan Adam.
Akan aku palingkan mereka dari jalan kebenaran dengan menggunakan segala cara.
Aku akan memalingkan dan menyesatkan mereka dari jalan-Mu sebagaimana aku yang tersesat (berpaling) dari sujud kepada bapak mereka, Adam.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Iblis yang dilaknat Allah berkata: "Karena Engkau telah menyesatkan aku, aku akan berusaha keras menyesatkan Bani Adam dari jalan-Mu yang lurus, dan aku akan menghalang-halangi mereka dari agama Islam sebagai fitrah mereka."
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Yakni iblis berkata manakala dia telah putus harapan dan putus asa dari rahmat Allah, فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi)" mereka, yakni manusia
صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ "dari jalanMu yang lurus."
Yakni aku akan menguntit jalan dan aku benar-benar akan berusaha dengan segenap kemampuanku untuk mencegah orang-orang darinya agar tidak melewati jalan itu.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Iblis menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku menyesatkan aku sungguh aku akan selalu menghalangi mereka dari jalanMu yang lurus Sungguh aku akan merintangi mereka dari jalanMu yang lurus dengan cara mencegat agar mereka terhalang darinya
Iblis menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku menyesatkan aku sungguh aku akan selalu menghalangi mereka dari jalanMu yang lurus Sungguh aku akan merintangi mereka dari jalanMu yang lurus dengan cara mencegat agar mereka terhalang darinya
Iblis menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku menyesatkan aku sungguh aku akan selalu menghalangi mereka dari jalanMu yang lurus Sungguh aku akan merintangi mereka dari jalanMu yang lurus dengan cara mencegat agar mereka terhalang darinya
Allah SWT menceritakan bahwa setelah Dia memberikan masa tangguh kepada iblis sampai hari mereka dibangkitkan, dan setelah iblis terikat dengan janji itu, maka mulailah ia bersikap ingkar dan melampiaskan dendamnya. Untuk itu ia berkata:
{فَبِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَ}
{#Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.#} (Al-A'raf, [7:16])
Yakni sebagaimana Engkau telah menyesatkan aku. Menurut Ibnu Abbas, sebagaimana Engkau telah menghukumi saya tersesat. Sedangkan menurut lainnya, sebagaimana Engkau telah binasakan saya, maka sesungguhnya saya benar-benar akan menghalang-halangi hamba-hamba-Mu yang Engkau ciptakan dari keturunan orang ini (Adam) yang menjadi penyebab Engkau jauhkan diriku dari rahmat-Mu, agar mereka tidak menempuh jalan-Mu yang lurus, yaitu jalan yang hak dan jalan keselamatan. Sesungguhnya saya benar-benar akan menyesatkan mereka dari jalan tersebut agar mereka tidak menyembah-Mu dan tidak pula mentauhidkan-Mu, karena Engkau telah memutuskan kesesatan terhadap diriku.
Sebagian ulama nahwu mengatakan bahwa huruf ba dalam ayat ini mengandung makna sumpah. Jadi, seakan-akan iblis mengatakan, "Maka demi kesesatan yang telah Engkau putuskan terhadap diriku, maka aku benar-benar akan menghalang-halangi mereka dari jalan-Mu yang lurus."
Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: {#jalan Engkau yang lurus.#} (Al-A'raf, [7:16]) Yaitu jalan yang hak. Muhammad ibnu Suqah meriwayatkan dari Aun, dari Abdullah, bahwa makna yang dimaksud ialah jalan ke Mekah.
Ibnu Jarir mengatakan, yang benar pengertian siratal mustaqim lebih umum daripada semuanya.
Menurut kami (dikatakan lebih umum) karena ada sebuah hadis diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Hasyim ibnul Qasim, telah menceritakan kepada kami Abu Uqail (yakni As-Saqafi, yaitu Abdullah ibnu Uqail), telah menceritakan kepada kami Musa ibnul Musayyab, telah menceritakan kepadaku Salim ibnu Abul Ja'd, dari Sirah ibnu Abul Fakih yang mengatakan bahwa ia telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
{اِنَّ الشَّيْطَانَ قَعَدَ لِابْنِ اٰدَمَ بِطُرُقِهٖ فَقَعَدَ لَهٗ بِطَرِيْقِ الْاِسْلَامِ فَقَالَ اَتُسْلِمُ وَتَذَرُ دِيْنَكَ وَدِيْنَ اٰبَائِكَ. قَالَ فَعَصَاهُ وَاَسْلَمَ قَالَ وَقَعَدَ لَهٗ بِطَرِيْقِ الْهِجْرَةِ فَقَالَ: اَتُهَاجِرُ وَتَدَعُ اَرْضَكَ وَسَمَاءَكَ وَاِنَّمَا مَثَلُ الْمُهَاجِرِ كَالْفَرَسِ فِي الطِّوَلِ. فَعَصَاهُ وَهَاجَرَ ثُمَّ قَعَدَ لَهٗ بِطَرِيْقِ الْجِهَادِ وَهُوَ جِهَادُ النَّفْسِ وَالْمَالِ فَقَالَ: تُقَاتِلُ فَتُقْتَلُ فَتُنْكَحُ الْمَرْاَةُ وَيُقَسَّمُ الْمَالُ. قَالَ فَعَصَاهُ فَجَاهَدَ}
{#Sesungguhnya setan selalu duduk menghalangi jalan anak Adam, maka setan menghalang-halangi jalan Islamnya, lalu berkata kepadanya, "Apakah engkau mau masuk Islam dan meninggalkan agamamu, yaitu agama nenek moyangmu?" Tetapi ia tidak menuruti kata setan dan tetap masuk Islam. Lalu setan menghalang-halangi jalan hijrahnya dan mengatakan kepadanya, "Apakah engkau hijrah dan rela meninggalkan tanah airmu sendiri? Sesungguhnya perumpamaan orang yang berhijrah sama dengan orang yang menempuh jalan ke negeri Persia jauhnya." Tetapi ia mendurhakai setan dan tetap berhijrah. Kemudian setan menghalang-halangi jalan jihadnya, yaitu jihad dengan jiwa dan harta benda, lalu berkata setan, "Engkau mau berperang, pada akhirnya engkau terbunuh, istrimu akan dikawini orang dan hartamu dibagi-bagikan." Tetapi ia tidak menuruti kata setan dan tetap berjihad.#}
Rasulullah SAW bersabda:
{فَمَنْ فَعَلَ ذٰلِكَ مِنْهُمْ فَمَاتَ كَانَ حَقًّا عَلَى اللّٰهِ اَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ اَوْ قُتِلَ كَانَ حَقًّا عَلَى اللّٰهِ عَزَّ وَجَلَّ اَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ وَاِنْ غَرِقَ كَانَ حَقًّا عَلَى اللّٰهِ اَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ اَوْ وَقَصَتْهُ دَابَّةٌ كَانَ حَقًّا عَلَى اللّٰهِ اَنْ يَدْخُلَهُ الْجَنَّةَ}
{#"Barang siapa yang berbuat demikian di antara mereka, lalu ia meninggal dunia, maka pasti Allah akan memasukkannya ke dalam surga. Dan jika ia terbunuh (gugur), pasti Allah akan memasukkannya ke surga. Dan jika ia tenggelam, maka pasti Allah akan memasukkannya ke surga. Dan jika ia tertendang oleh unta kendaraannya (hingga mati), maka pasti Allah akan memasukkannya ke dalam surga."#}
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Allah SWT memberitahukan bahwa setelah Dia memberikan masa tangguh kepada iblis (sampai hari mereka dibangkitkan) (Surah Al-A'raf: 14) lalu iblis terikat dengan hal itu, lalu dia mulai berbuat ingkar dan pertentangan. Lalu dia berkata: (Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus) yaitu sebagaimana Engkau telah menyesatkanku.
Ibnu Abbas berkata,"Sebagaimana Engkau telah menyesatkanku" Ulama' lain berkata,"Sebagaimana Engkau membinasakanku, maka sungguh aku benar-benar akan menghalang-halangi hamba-hambaMu yang Engkau ciptakan dari keturunan orang ini yang menjadi sebab Engkau menjauhkanku dari (jalanMu yang lurus) yaitu jalan kebenaran dan keselamatan. Sungguh aku benar-benar akan menyesatkan mereka dari jalan itu agar mereka tidak menyembahMu dan tidak mengesakanMu, karena Engkau telah memutuskan kesesatan atas diriku.
Sebagian ulama nahwu berkata bahwa huruf “ba’” di sini mengandung makna sumpah, seakan-akan dia berkata,"Jadi demi kesesatan yang telah Engkau putuskan atas diriku, maka aku benar-benar akan menghalang-halangi mereka dari jalanMu yang lurus"
Mujahid berkata bahwa makna “jalanMu yang lurus” adalah kebenaran.
Firman Allah SWT: (kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka). Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka mereka) yaitu akan akan membuat mereka ragu terhadap akhirat mereka (dan dari belakang mereka) aku membuat mereka menyukai dunia mereka (dan dari kanan mereka) aku akan mengaburkan mereka terhadap urusan agama mereka (dan dari kiri mereka) aku akan membuat mereka berhasrat kepada kemaksiatan.
Diriwayatkan dari Qatadah, bahwa dia datang (dari arah depan mereka) lalu memberitahu mereka bahwa tidak ada hari kebangkitan, surga, dan tidak pula neraka (dari arah belakang mereka) yaitu dari urusan dunia mereka, dia menghiasinya dan mengajak mereka untuk kepada hal itu. (dari kanan mereka) yaitu dari kebaikan-kebaikan mereka, dan memperlambat mereka dari hal itu (dan dari arah kiri mereka) dia menghiasi bagi mereka keburukan dan kemaksiatan serta mengajak mereka dan memerintahkan mereka untuk melakukannya. Wahai anak Adam, dia mendatangimu dari semua arah, tetapi tidak dari atasmu; dia tidak bisa menghalangi antara dirimu dan rahmat Allah SWT.
Mujahid berkata,"Dari depan dan dari kanan mereka tanpa mereka bisa melihatnya, serta dari belakang dan dari kiri mereka tanpa mereka bisa melihatnya juga" Ibnu Jarir memilih pendapat bahwa maksud dari semua jalan kebaikan dan kejahatan. Yaitu jika kebaikan, maka dia akan menghalangi mereka dari hal itu, dan jika kejahatan, maka dia menghias hal itu untuk mereka.
Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan tentang firmanNya: (Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur) dia berkata yaitu orang-orang yang mengesakan Allah.
Perkataan iblis ini hanya sangkaan dan khayalannya saja. Namun hal itu juga sesuai dengan kenyataan, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman (20) Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu (21)) (Surah Saba')
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
(Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menyesatkan saya) Engkau telah menghukum saya; huruf ba mengandung makna qasam/sumpah dan sebagai jawabnya ialah (saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka) yaitu anak-anak Adam (dari jalan Engkau yang lurus) maksudnya dari jalan yang dapat mempertemukan mereka kepada Engkau.
(Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menyesatkan saya) Engkau telah menghukum saya; huruf ba mengandung makna qasam/sumpah dan sebagai jawabnya ialah (saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka) yaitu anak-anak Adam (dari jalan Engkau yang lurus) maksudnya dari jalan yang dapat mempertemukan mereka kepada Engkau.
(Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menyesatkan saya) Engkau telah menghukum saya; huruf ba mengandung makna qasam/sumpah dan sebagai jawabnya ialah (saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka) yaitu anak-anak Adam (dari jalan Engkau yang lurus) maksudnya dari jalan yang dapat mempertemukan mereka kepada Engkau.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir ini kosong pada sumber data.
Mendengar pernyataan Allah tersebut, Iblis menjawab, Karena Engkau telah menyesatkan aku dengan menetapkan kesesatan padaku sampai hari kiamat, aku bersumpah pasti aku akan selalu menghalangi mereka, Adam dan anak cucunya, dari jalan-Mu yang lurus, yaitu jalan kebaikan yang dapat mengantarkan manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Tafsir ini kosong pada sumber data.
Yakni karena Engkau telah menjadikanku tersesat sehingga aku tidak bersujud kepada Adam lalu Engkau menghukumku dengan hukuman yang membinasakan maka aku akan bersungguh-sungguh dalam menyesatkan manusia agar mereka rusak perbuatannya karenaku sebagaimana perbuatanku rusak karena aku enggan bersujud kepada bapak mereka.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.