Makna Ayat
Allah SWT berfirman bahwa Dialah yang menciptakan seluruh alam semesta ini, termasuk langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari. Hal seperti ini disebutkan di dalam Al-Qur'an melalui bukan hanya satu ayat.
Makna Hari-Hari
Yang dimaksud dengan enam hari ialah Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Pada hari Jumat semua makhluk kelak dihimpunkan, dan pada hari Jumat pula Allah menciptakan Adam AS.
Para ulama berselisih pendapat mengenai pengertian makna hari-hari tersebut. Dengan kata lain, apakah yang dimaksud dengan hari-hari tersebut sama dengan hari-hari kita sekarang, seperti yang kita pahami dengan mudah. Ataukah yang dimaksud dengan setiap hari adalah yang lamanya sama dengan seribu tahun, seperti apa yang telah dinaskan oleh Mujahid dan Imam Ahmad ibnu Hambal, yang hal ini diriwayatkan melalui Ad-Dahhak dari Ibnu Abbas.
Hadis Abu Hurairah
Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam kitab musnadnya menyebutkan, telah menceritakan kepada kami Hajjaj, telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij, telah menceritakan kepadaku Ismail ibnu Umayyah, dari Ayyub ibnu Khalid, dari Abdullah ibnu Rafi' maula Ummu Salamah, dari Abu Hurairah yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW memegang tangannya, lalu bersabda:
Allah menciptakan bumi pada hari Sabtu, menciptakan gunung-gunung yang ada di bumi pada hari Ahad, menciptakan pepohonan yang ada di bumi pada hari Senin, menciptakan hal-hal yang tidak disukai pada hari Selasa, menciptakan nur pada hari Rabu, menebarkan hewan-hewan di bumi pada hari Kamis, dan menciptakan Adam sesudah asar pada hari Jumat sebagai akhir makhluk yang diciptakan di saat yang terakhir dari saat-saat hari Jumat, tepatnya di antara waktu asar dan malam hari.
Makna Ayat Al-A'raf
Mengenai firman Allah SWT yang mengatakan:
lalu Dia beristiwa di atas Arasy. (Al-A'raf, [7:54])
Sehubungan dengan makna ayat ini para ulama mempunyai berbagai pendapat yang cukup banyak, rinciannya bukan pada kitab ini.
Makna Ayat Ya Sin
Firman Allah SWT:
Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Al-A'raf, [7:54])
Yakni menghilangkan kegelapan malam hari dengan cahaya siang hari, dan menghilangkan cahaya siang hari dengan gelapnya malam hari. Masing-masing dari keduanya mengikuti yang lainnya dengan cepat dan tidak terlambat.
Makna Ayat Al-A'raf
Firman Allah SWT yang mengatakan:
dan malam pun tidak dapat mendahului siang. (Ya Sin, [36:40])
Artinya, tidak akan terlambat darinya serta tidak akan ketelatan darinya, bahkan yang satunya datang sesudah yang lainnya secara langsung tanpa ada jarak waktu pemisah di antara keduanya.
Makna Ayat Al-A'raf
Firman Allah SWT yang mengatakan:
dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan, dan bintang-bintang; (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. (Al-A'raf, [7:54])
Di antara ulama ada yang membaca nasab, ada pula yang membaca rafa' tetapi masing-masing dari kedua bacaan mempunyai makna yang berdekatan. Dengan kata lain, semuanya tunduk di bawah pengaturanNya dan tunduk di bawah kehendak-Nya.
Makna Ayat Al-A'raf
Firman Allah SWT yang mengatakan:
Ingatlah, menciptakan dan memerintahkan hanyalah hak Allah. Mahasuci Allah, Tuhan semesta alam. (Al-A'raf, [7:54])
Sama dengan yang disebutkan di dalam firman-Nya:
Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang. (Al-Furqan, [25:61]), hingga akhir ayat.
Doa Abu Darda
Di dalam sebuah doa yang ma'tsur (bersumber) dari Abu Darda dan telah diriwayatkan secara marfu' disebutkan:
Ya Allah, bagi-Mu semua kekuasaan, dan bagi-Mu semua pujian, dan hanya kepada Engkaulah semua urusan dikembalikan. Saya memohon kepada-Mu semua kebaikan, dan saya berlindung kepada-Mu dari semua kejahatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.