Ayat 65-69
Allah SWT berfirman, "Sebagaimana Kami mengutus nabi Nuh kepada kaumnya, Kami juga mengutus kepada kaum 'Ad saudara mereka, yaitu nabi Hud" Muhammad bin Ishaq,”Mereka adalah keturunan dari ‘Ad bin Iram bin ‘Aush bin Sam bin Nuh.
Makna kata
Saya berkata,”Mereka adalah kaum 'Ad pertama yang disebut Allah. Mereka adalah keturunan dari 'Ad bin Iram yang bertempat tinggal di gedung-gedung tinggi. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Apakah kamu belum memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Ad? (6) (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi (7) yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain (8)) (Surah Al-Fajr) Hal itu karena besarnya dan kuatnya tubuh mereka, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Adapun kaum 'Ad, maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata.”Siapakah yang lebih besar kekuatannya daripada kami?” Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami (15)) (Surah Fushshilat) Tempat tinggal mereka di Yaman, di Ahqaf, yakni bukit-bukit pasir.
Makna ayat
(Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata) “Al-Mala’”, adalah para pembesar dan pemuka dari mereka. ("Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta” (66)) yaitu dalam kesesatan dimana kalian mengajak kami untuk meninggalkan menyembah berhala-berhala, dan hanya menyembah Allah saja. Sebagaimana para pemuka Quraisy terkejut dengan seruan kepada menyembah kepada Tuhan yang Maha Esa, lalu mereka berkata: (Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Maha Esa?) (Surah Shad: 5) dan (Hud berkata, "Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam” (67)) yaitu tidaklah aku seperti apa yang kalian sangkakan, bahkan aku datang kepada kalian dengan membawa kebenaran dari Allah yang Menciptakan segala sesuatu, Dia adalah Tuhan dan Pemilik segala sesuatu. (Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepada kalian, dan aku hanyalah pemberi nasihat yang dapat dipercaya bagi kalian (68)) Sifat-sifat ini adalah sifat yang disifatlkan untuk para rasul, yaitu menyampaikan, memberi nasihat, dan dipercaya (Apakah kalian (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kalian peringatan dari Tuhan kalian yang dibawa oleh seorang laki-laki di antara kalian untuk memberi peringatan kepada kalian) yaitu janganlah kalian heran jika Allah mengirim seorang rasul kepada kalian untuk memberi peringatan kepada kalian tentang hari-hari bertemu dengan Allah, melainkan pujilah Allah atas keadaan sakit kalian (Dan ingatlah oleh kalian di waktu Allah menjadikan kalian sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh) yaitu ingatlah nikmat Allah kepada kalian dalam menjadikan kalian dari keturunan nabi Nuh yang dengan doanya Allah membinasakan seluruh penduduk bumi ketika mereka menentangnya dan mendustakannya (dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakan kalian (daripada kaum Nuh itu)) yaitu Dia menjadikan tinggi kalian, yaitu Allah menjadikan kalian lebih tinggi daripada tubuh anak-anak dari jenis kalian dalam kisah Thalut (dan menambahinya dengan ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa) (Surah Al-Baqarah: 247) (Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah) yaitu nikmat, dan karuniaNya kepada kalian (supaya kalian mendapat keberuntungan) “Al-Ala’” adalah bentuk jamak dari “Alun” dan dikatakan juga “ilan”
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.