Makna Ayat
Kemudian Allah SWT mengingatkan hamba-hamba-Nya dan memberi petunjuk kepada mereka, bahwa Dia menerima tobat hamba-hamba-Nya dari semua dosa apa pun, sekalipun dari kekufuran atau kemusyrikan atau kemunafikan atau perpecahan. Dalam ayat selanjutnya disebutkan oleh firman-Nya:
{وَالَّذِيْنَ عَمِلُوا السَّيِّاٰتِ ثُمَّ تَابُوْا مِنْ بَعْدِهَا وَاٰمَنُوْٓا اِنَّ رَبَّكَ}
{#Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertobat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhanmu#} (Al-A'raf, [7:153]) hai Muhammad, hai Rasul tobat, hai Nabi pembawa rahmat.
{مِنْ بَعْدِهَا}
{#sesudah itu#} (Al-A'raf, [7:153])
Yakni sesudah tobat yang disertai dengan iman itu.
{لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ}
{#adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.#} (Al-A'raf, [7:153])
Ibnu Abu Hatim Menceritakan Hadits
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Muslim ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Aban, telah menceritakan kepada kami Qatadah, dari Azrah, dari Al-Hasan, Al-Urni, dari Alqamah, dari Abdullah ibnu Mas'ud, bahwa ia pernah ditanya mengenai masalah tersebut, yakni masalah seorang lelaki yang berbuat zina dengan seorang wanita, lalu lelaki itu mengawininya. Maka Abdullah ibnu Mas'ud membacakan firman-Nya: {#Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertobat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah tobat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.#} (Al-A'raf, [7:153])
Abdullah Ibnu Mas'ud Membaca Ayat
Abdullah ibnu Mas'ud membaca ayat ini sepuluh kali tanpa ber-amar makruf dan ber-nahi munkar terhadap mereka.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.