Firman Allah SWT
{يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ}
{#Mereka bertanya kepadamu tentang kiamat.#} (Al-A'raf, [7:187])
Pengertian Ayat
Pengertian ayat tersebut sama halnya dengan pengertian yang terdapat di dalam ayat lain, yaitu:
{يَسْـَٔلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ}
{#Manusia bertanya kepadamu tentang hari kiamat.#} (Al-Ahzab, [33:63])
Pendapat Ulama
Menurut suatu pendapat, ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang Quraisy. Sedangkan menurut pendapat lainnya ayat ini diturunkan berkenaan dengan segolongan orang-orang Yahudi. Tetapi pendapat yang pertamalah yang lebih mendekati kebenaran, mengingat ayat ini Makkiyyah.
Pertanyaan Mereka
Mereka sering menanyakan tentang terjadinya waktu kiamat, tetapi pertanyaan mereka mengandung nada tidak mempercayai keberadaannya dan mendustakannya. Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:
{وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ}
{#Dan mereka berkata, "Bilakah (terjadinya) janji ini (hari kiamat) jika kamu adalah orang-orang yang benar?#} (Yunus, [10:48]; Ya Sin, [36:48]; Al Anbiya, [21:38]; An Naml, [27:71]; Saba, [34:29]; Al-Mulk, [67:25])
{يَسْتَعْجِلُ بِهَا الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهَا وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مُشْفِقُوْنَ مِنْهَا وَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهَا الْحَقُّ اَلَآ اِنَّ الَّذِيْنَ يُمَارُوْنَ فِى السَّاعَةِ لَفِيْ ضَلٰلٍ بَعِيْدٍ}
{#Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan, dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya kiamat itu benar-benar dalam kesesatan yang jauh.#} (Asy-Syura, [42:18])
Firman Allah SWT
Adapun firman Allah SWT:
{اَيَّانَ مُرْسٰىهَا}
{#Bilakah terjadinya.#} (Al-A'raf, [7:187])
Makna Lafaz MURSĀHĀ
Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud dari lafaz MURSĀHĀ ialah batas terakhirnya, yakni bilakah terjadinya dan kapankah usia dunia berakhir, hal itu merupakan permulaan dari waktu kiamat.
Firman Allah SWT
{قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّيْ لَا يُجَلِّيْهَا لِوَقْتِهَآ اِلَّا هُوَ}
{#Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia."#} (Al-A'raf, [7:187])
Perintah Allah SWT
Allah SWT memerintahkan kepada Rasul-Nya 'bila ditanya tentang saat kiamat, hendaknya ia mengembalikan pengetahuannya kepada Allah SWT, karena sesungguhnya hanya Dialah yang mengetahui bila kiamat akan terjadi', yakni Allah SWT mengetahui perkaranya secara jelas dan mengetahui pula saat terjadinya hari kiamat secara tepat. Tidak ada seorang pun yang mengetahui hal ini kecuali hanya Allah SWT
Firman Allah SWT
{ثَقُلَتْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ}
{#Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) di langit dan di bumi.#} (Al-A'raf, [7:187])
Makna Firman-Nya
Abdur Razzaq telah meriwayatkan dari Ma'mar, dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya: {#Kiamat itu amat berat (bagi makhluk) di langit dan di bumi.#} (Al-A'raf, [7:187]) Artinya, amat berat untuk mengetahuinya bagi semua penduduk di langit dan di bumi. Dengan kata lain, mereka sama sekali tidak mengetahuinya.
Hadis Nabi SAW
Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abul Yaman, telah menceritakan kepada kami Syu'aib, telah menceritakan kepada kami Abuz Zanad, dari Abdur Rahman, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
{لَا تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتّٰى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا فَاِذَا طَلَعَتْ فَرَاٰهَا النَّاسُ اٰمَنُوا اَجْمَعُوْنَ فَذٰلِكَ حِيْنَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا اِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ اٰمَنَتْ مِنْ قَبْلُ اَوْ كَسَبَتْ فِيْ اِيْمَانِهَا خَيْرًا وَلَتَقُوْمَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ نَشَرَ الرَّجُلَانِ ثَوْبَهُمَا بَيْنَهُمَا فَلَا يَتَبَايَعَانِهٖ وَلَا يَطْوِيَانِهٖ. وَلَتَقُوْمَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ انْصَرَفَ الرَّجُلُ بِلَبَنِ لِقْحَتِهٖ فَلَا يَطْعَمُهٗ. وَلَتَقُوْمَنَّ السَّاعَةُ وَهُوَ يُلِيْطُ حَوْضَهٗ فَلَا يَسْقِي فِيْهِ. وَلَتَقُوْمَنَّ السَّاعَةُ وَالرَّجُلُ قَدْ رَفَعَ اَكْلَتَهٗ اِلٰى فِيْهِ فَلَا يَطْعَمُهَا}
{#"Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum matahari terbit dari arah baratnya, apabila matahari telah terbit dari arah baratnya dan manusia melihatnya, berimanlah mereka semuanya. Yang demikian itu terjadi di masa tidak bermanfaat iman seseorang bagi dirinya jika ia tidak beriman sebelumnya, atau semasa imannya itu ia tidak mengerjakan suatu kebaikan pun. Dan sesungguhnya hari kiamat itu terjadi ketika dua orang lelaki sedang menggelarkan kain dagangan di antara keduanya, sehingga keduanya tidak sempat melakukan jual beli dan tidak sempat melipat kainnya. Dan sesungguhnya hari kiamat terjadi ketika seseorang pulang dengan membawa air susu hasil perahannya, sehingga ia tidak sempat meminumnya. Dan sesungguhnya hari kiamat terjadi ketika seseorang sedang memperbaiki penampungan airnya, sehingga ia tidak sempat meminum airnya. Dan sesungguhnya hari kiamat terjadi ketika seseorang sedang menyuapkan makanan ke mulutnya sehingga ia tidak sempat memakannya."#}
Hadis Nabi SAW
Imam Muslim di dalam kitab Sahih-nya mengatakan, telah menceritakan kepadaku Zuhair ibnu Harb, telah menceritakan kepada kami Sufyan ibnu Uyaynah, dari Abuz Zanad, dari Al-A'raj, dari Abu Hurairah yang mengatakan, Rasulullah SAW telah memberitahukan kepadanya bahwa:
{تَقُوْمُ السَّاعَةُ وَالرَّجُلُ يَحْلِبُ اللِّقْحَةَ فَمَا يَصِلُ الْاِنَاءُ اِلَى فِيهِ حَتَّى تَقُومَ وَالرَّجُلَانِ يَتَبَايَعَانِ الثَّوْبَ فَمَا يَتَبَايَعَانِهِ حَتَّى تَقُوْمَ. وَالرَّجُلُ يَلِطُ فِي حَوْضِهِ فَمَا يَصْدُرُ حَتَّى تَقُومَ}
{#"Hari kiamat terjadi ketika seseorang sedang memerah hewan perahannya; tetapi sebelum ia sempat mencicipi hasilnya, kiamat telah terjadi. Ketika dua orang lelaki sedang tawar menawar pakaian; sebelum keduanya melakukan transaksi jual beli hari kiamat telah terjadi. Dan ketika seorang lelaki sedang membersihkan kolam penampungan airnya; tetapi sebelum ia selesai dari pekerjaannya, hari kiamat telah terjadi."#}
Firman Allah SWT
{يَسْـَٔلُوْنَكَ كَاَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا}
{#Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.#} (Al-A'raf, [7:187])
Makna Firman-Nya
Para ulama tafsir berbeda pendapat mengenai maknanya. Suatu pendapat mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalah seperti apa yang diriwayatkan oleh Al-Aufi dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman–Nya : {#Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.#} (Al-A'raf, [7:187]) Makna yang dimaksud ialah seakan-akan di antara kamu dan mereka terdapat hubungan yang intim, seakan-akan kamu adalah teman mereka.
Hadis Nabi SAW
Malaikat Jibril AS datang dalam rupa seorang Arab Badui untuk mengajarkan kepada manusia perkara agama mereka, lalu ia duduk di hadapan Rasulullah SAW seperti duduknya orang yang mau bertanya, kemudian memohon petunjuk. Maka Jibril AS bertanya kepada Nabi SAW tentang Islam, lalu tentang iman dan thsan, kemudian ia bertanya, "Bilakah hari kiamat itu?" Maka Rasulullah SAW menjawabnya melalui sabdanya: "Orang yang ditanya mengenainya tidaklah lebih mengetahui daripada sipenanya."
Hadis Nabi SAW
Hadis ini mempunyai banyak jalur yang bermacam-macam di dalam kitab Sahihain dan kitab-kitab lainnya dari sejumlah sahabat, dari Rasulullah SAW, bunyi hadisnya adalah seperti berikut:
{الْمَرْءُ مَعَ مَنْ اَحَبَّ}
{#"Seseorang itu (akan dihimpunkan) bersama orang yang dicintainya."#}
Hadis Nabi SAW
Imam Muslim di dalam kitab Sahih-nya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar ibnu Abu Syaibah dan Abu Kuraib; keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Usamah, dari Hisyam, dari ayahnya, dari Siti Aisyah RA yang menceritakan bahwa orang-orang Badui apabila datang menghadap kepada Rasulullah SAW sering menanyakan kepada Rasulullah SAW tentang terjadinya hari kiamat. Maka Rasulullah SAW memandang kepada seseorang yang paling muda di antara mereka, lalu bersabda: "Jika orang ini tetap hidup, sebelum dia mengalami usia pikun, maka terjadilah atas kalian kiamat kalian."
Hadis Nabi SAW
Makna yang dimaksud ialah kematian mereka, yang mengantarkan mereka ke alam barzakh, lalu ke akhirat.
Hadis Nabi SAW
Imam Muslim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar ibnu Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Yunus ibnu Muhammad, dari Hammad ibnu Salamah, dari Sabit, dari Anas, bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah SAW tentang hari kiamat. Maka Rasulullah SAW bersabda: "Jika pemuda ini tetap hidup, mudah-mudahan sebelum ia mencapai usia pikun hari kiamat akan terjadi."
Hadis Nabi SAW
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim secara munfarid.
Hadis Nabi SAW
Imam Muslim mengatakan pula bahwa, telah menceritakan kepadaku Hajjaj ibnu Asy Sya'ir, telah menceritakan kepada kami Sulaiman ibnu Harb, telah menceritakan kepada kami Hammad ibnu Zaid, telah menceritakan kepada kami Sa'id ibnu Abu Hilal Al-Masri, dari Anas ibnu Malik RA, bahwa pernah seorang lelaki bertanya kepada Nabi SAW, "Bilakah hari kiamat terjadi?" Rasulullah SAW diam sejenak, beliau memandang ke arah seorang pemuda yang ada di hadapannya dari kalangan Azd Syanuah, lalu bersabda: "Jika pemuda ini berusia panjang, sebelum dia mencapai usia pikun hari kiamat akan terjadi." Anas ibnu Malik mengatakan, "Pemuda tersebut sebaya dengan usiaku."
Hadis Nabi SAW
Imam Muslim mengatakan pula bahwa, telah menceritakan kepada kami Harun ibnu 'Abdullah, telah menceritakan kepada kami Affan ibnu Muslim, telah menceritakan kepada kami Hammam, telah menceritakan kepada kami Qatadah, dari Anas yang mengatakan bahwa seorang pemuda (pelayan) milik Al-Mugirah ibnu Syu'bah yang seusia denganku lewat, lalu Nabi SAW bersabda: "Jika pemuda ini berusia panjang, sebelum dia mengalami usia pikun kiamat akan terjadi."
Hadis Nabi SAW
Imam Bukhari telah meriwayatkannya di dalam Kitabul Adab, bagian dari kitab Sahih-nya: dari Amr ibnu Asim, dari Hammam, dari Yahya, dari Qatadah, dari Anas, bahwa seorang lelaki Badui bertanya, "Wahai Rasulullah, bilakah hari kiamat terjadi?" Lalu Imam Bukhari menuturkan hadis ini, dan pada akhirnya ia menyebutkan "Kemudian Lewatlah seorang pelayan milik Al-Mugirah ibnu Syu'bah," hingga akhir hadis.
Hadis Nabi SAW
Pengertian mutlak yang terdapat di dalam riwayat-riwayat ini dapat diartikan kiamat secara khusus bagi yang bersangkutan, yakni pengertian yang terbatas, seperti pengertian yang terdapat di dalam hadis Siti Aisyah RA.
Hadis Nabi SAW
Ibnu Juraij mengatakan, telah menceritakan kepadaku Abuz Zubair; dia pernah mendengar Jabir ibnu Abdullah mengatakan bahwa dia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda sebulan sebelum beliau wafat: "Kalian sering bertanya kepadaku tentang hari kiamat, sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat hanya ada di sisi Allah Dan aku bersumpah dengan nama Allah, bahwa tiada seorang pun yang ada pada hari ini di muka bumi dapat tahan hidup bila telah datang kepadanya masa seratus tahun." (Riwayat Muslim)
Hadis Nabi SAW
Di dalam kitab Sahihain disebutkan hal yang semisal, dari Ibnu Umar. Ibnu Umar mengatakan, "Sesungguhnya yang dimaksud oleh Rasulullah SAW dengan ungkapan ini hanyalah surutnya generasi tersebut."
Hadis Nabi SAW
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hasyim, telah menceritakan kepada kami Al-Awam, dari Jabalah ibnu Suhaim, dari Muassir ibnu Afarah, dari Ibnu Mas'ud RA, dari Nabi SAW yang telah bersabda, "Aku bersua dengan Ibrahim, Musa, dan Isa pada malam ketika aku menjalani Is
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.